Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Ku Bersyukur Buat Kasih Mu - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani Video Lirik

kubersyukur buat kasihMU,
menyelamatkan hidupku,
oh Yesus, Tuhan dan Rajaku.

dengan apa kan kubalas,
anugrahMU yang ajaib,
biarlah hidupku selalu,
menyenangkan hatiMU.

betapa kagum ku melihat,
perbuatan tanganMU,
ajaib dan mulianya kuasaMU,
nyata dalam hidupku.

sungguh ku tak dapat mengerti,
besarnya karyaMU,
oh indahnya,
oh heran kasihMU.


Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

Mujizat Masih Ada - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani Video Lirik

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tak ada yang tak mungkin bagiMu
Kau yang tlah berfirman
Dan semuanya jadi

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tak ada yang tak mungkin bagiMu
S’mua yang kusaksikan
Perbuatan tanganMu

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Sungguh kupercaya
Tiada yang mustahil
Mujizat masih ada dalam hidupku
Sembuhkan sakitku
Pulihkan jiwaku
Mujizat masih ada bagiku

Sungguh kupercaya
Tiada yang mustahil
Mujizat masih ada dalam hidupku
Sembuhkan sakitku
Pulihkan jiwaku
Mujizat masih ada bagiku


Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

Ujilah Aku Tuhan - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani + Lirik

UJILAH AKU TUHAN
COBALAH AKU TUHAN
SELIDIKI BATINKU DAN HATIKU
MATAKU TERTUJU PADA-MU

AKU CINTA PADA-MU TUHAN
AKU RINDU HADIRAT-MU TUHAN
AKU INGIN SELALU DEKAT PADA-MU
MENIKMATI KEHADIRAN-MU

REFF :
KU NYANYI HOSANA
BAGI RAJAKU YANG DUDUK DI TAHTA
AKU MULIAKAN DAN KUAGUNGKAN
KAU LAYAK DISEMBAH Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

Sekalipun Aku Dalam Lembah Kelam - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani

Sekalipun...
Aku dalam lembah kelam
Ku tak takut
S'bab kau besertaku

Sekalipun...
Badai , topan datang menerpa
Ku tak gentar
S'bab kau disisiku

Reff :
Aku percaya..
Berkat-Mu atasku melimpah
Kebajikan , kemurahan , s'lalu mengikutiku
Kupuji , kusembah Kau Tuhan

Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

TUHAN YESUS Adalah Sumber Pertolongan

Baca: Lukas 8:40-56

"Anakmu sudah mati, jangan lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru!" Lukas 8:49

Ketika dilanda permasalahan, hal pertama yang kita butuhkan adalah suatu pertolongan. Pertolongan yang bagaimana? Semua orang pasti mengharapkan pertolongan yang datang tepat pada waktunya, bukan pertolongan yang datangnya terlambat atau tertunda. Bagaimana rasanya jika pertolongan yang ditunggu-tunggu ternyata datangnya sangat terlambat? Saat itulah orang pasti akan marah, jengkel, kecewa, bersungut-sungut dan akhirnya meninggalkan Tuhan dengan menyimpan kepahitan yang akut. Yang tidak kita sadari adalah adakalanya Tuhan mengijinkan pertolongan itu sepertinya datang terlambat karena Ia memiliki tujuan dan rencana yang indah di balik keterlambatan tersebut.

Pertolongan yang sepertinya tertunda dan sangat terlambat juga dialami oleh Yairus, seorang kepala rumah ibadat yang mengalami masalah berat karena anak perempuan satu-satunya, yang berumur kira-kira dua belas tahun, hampi…

Kuat Karena Bergaul Karib

Baca: Mazmur 9:1-21

"Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN." Mazmur 9:11

Saat diterjang oleh ganasnya badai dan gelombang permasalahan kebanyakan orang Kristen malah tidak lagi mau berdoa dan semakin menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah. Adalah mudah sekali menemukan iman dalam diri seseorang ketika segala sesuatunya berjalan dengan baik dan lancar. Sebaliknya ketika masalah datang secara beruntun dan bertubi-tubi, masihkan kita menjaga konsistensi iman kepada Tuhan? Justru dalam situasi-situasi sulit inilah kesempatan bagi kita untuk makin mendekat kepada Tuhan dan membangun persekutuan dengan Dia, "Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." (1 Korintus 15:58).

Ketika orang-orang dalam kepanikan dan tidak lagi bisa berpikir jernih, Paulus menunjukkan kualitas imannya. Kita bisa menyimak dari pernyataan Paulus ini, "Karena tadi mala…

Jadilah Padamu Menurut Imanmu

Baca: Matius 9:27-31

"Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Matius 9:28

Kalau kita mempelajari secara teliti di dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, sesaat sebelum Tuhan Yesus melakukan suatu mujizat, hal pertama yang Ia lakukan adalah bertanya terlebih dahulu kepada orang yang meminta pertolongan kepada-Nya. Tuhan tidak pernah bertanya, "Berapa uang yang kamu miliki? Berapa banyak harta kekayaanmu? Atau apa jabatanmu?" Hal pertama yang Dia tanyakan adalah tentang iman percayanya, "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" (ayat nas).

Jika kita memiliki iman dan percaya, maka mujizat apa pun bisa terjadi, sebab ada tertulis: "Jadilah kepadamu menurut imanmu." (Matius 9:29). Sebaliknya jika di dalam hati kita masih dipenuhi oleh kekuatiran, kebimbangan dan keragu-raguan, jangan harap mujizat dapat terjadi. Itu bukan karena Tuhan tidak sanggup, tapi kita sendiri yang menghalangi Tuhan bekerja. Karena itu Tuhan…

IMAN: Mujizat Di Tengah Badai

Baca: Kisah Para Rasul 27:27-44

"Tidak seorangpun di antara kamu akan kehilangan sehelaipun dari rambut kepalanya." Kisah 27:34b

Ketika menghadapi masalah yang berat, terlebih-lebih yang mengancam keselamatan jiwa, semua orang pasti mengalami ketakutan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata takut memiliki arti: merasa cemas terhadap sesuatu yang dianggap membahayakan, merasa gentar terhadap sesuatu yang diyakini menimbulkan bencana. Alkitab mencatat, "Dan karena takut, bahwa kami akan terkandas di salah satu batu karang, mereka membuang empat sauh di buritan, dan kami sangat berharap mudah-mudahan hari lekas siang." (Kisah 27:29). Karena rasa takut yang menyerang, sampai-sampai orang-orang memutuskan untuk membuang empat sauh sekaligus.

Apa itu sauh? Sauh adalah alat berkait yang terbuat dari besi, yang dilabuhkan dari kapal ke dasar laut dengan tujuan supaya kapal dapat berhenti; sauh disebut juga jangkar. Jadi sauh digunakan untuk membuat kapal berd…

Kekuatan Makin Bertambah-Tambah

Baca: Mazmur 84:1-13

"Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!" Mazmur 84:6

Di tengah dunia yang semakin hari semakin dipenuhi gejolak ini banyak orang Kristen yang malah menjauh dan meninggalkan Tuhan, karena beranggapan bahwa mengikuti jalan Tuhan ternyata lebih complicated, banyak masalah dan ujian, sementara mereka melihat hari-hari yang dijalani orang-orang dunia sepertinya mulus tanpa aral. Secara manusia pergumulan yang harus kita hadapi memang cukup berat dan kita memiliki alasan untuk menjadi lemah dan putus asa, tetapi justru Tuhan menghendaki kita makin lama makin kuat: kuat doa, kuat ibadah, kuat pelayananan, kuat iman, kuat pengharapan dalam Tuhan, kuat dalam mempraktekkan kasih kita kepada Tuhan dan juga terhadap sesama.

Bani Korah, yaitu anak-anak Korah bin Yizhar bin Kehat bin Lewi, yang turut dalam pemberontakan terhadap Musa dan kemudian berpartisipasi aktif dalam pelayanan di Kemah Suci, bertugas sebagai p…

Firman Tuhan Sebagai Fondasi Hidup

Baca: Matius 7:24-27

"Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu." Matius 7:25

Sekarang pembangunan gedung-gedung bertingkat yang tinggi menjulang seperti hotel, mal dan apartemen semakin menjamur di kota-kota besar seperti di Jakarta, Surabaya dan kota-kota lainnya. Hampir-hampir tiada lagi lahan yang kosong karena semua dipergunakan untuk area bisnis.

Pernahkah kita mengamati proses pembangunan gedung bertingkat? Kekuatan bangunan sangat ditentukan oleh kualitas fondasinya, sama seperti kekuatan sebuah pohon sangat ditentukan oleh kekuatan akarnya. Mengapa? Fondasi menentukan tingginya sebuah bangunan. Jika fondasinya biasa-biasa saja tidak akan mampu menopang bangunan yang tinggi diatasnya. Semakin tinggi bangunan gedung semakin dalam dan semakin kokoh pula fondasi yang harus ditanam. Fondasi juga menentukan daya tahan sebuah bangunan. Semakin kuat fondasi sebuah bangunan se…

Hobi dan Kesenangan Berhala Modern

Baca: Yakobus 4:1-10

"Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah." Yakobus 4:4

Setiap orang pasti punya kesenangan dan hobi tertentu, yang adakalanya dilakukan untuk sekedar melepas penat atau sebatas mengisi waktu luang, seperti memancing, nonton televisi, nonton bioskop, nonton konser musik, nge-gym, bermain futsal, tenis, badminton, golf, hiking, travelling, browsing internet atau bermain game dan masih banyak lagi. Semua itu adalah sah-sah saja dan wajar. Namun adalah berbahaya sekali bila waktu-waktu yang sediakan untuk hobi dan kesenangan itu melebihi porsi sampai-sampai menyita sebagian besar waktu dan perhatian kita, bahkan membuat kita kecanduan.

Banyak orang rela mengeluarkan uang banyak dan bersikap royal demi hobi dan memuaskan hasrat pribadi, namun bila hendak memberikan persembahan untuk pekerjaa…

HARTA YANG SEJATI: Nama Baik

Baca: Matius 6:19-24

"Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." Matius 6:20

Jika dibaca sepintas ayat firman Tuhan hari ini yang perikopnya tentang mengumpulkan harta, kita akan berpikir bahwa Tuhan tidak menghendaki umat-Nya mengumpulkan harta selama menjalani hidup di dunia ini. Tidak demikian! Tuhan Yesus sediri berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10b). Ada banyak tokoh di dalam Alkitab yang hidupnya diberkati Tuhan secara melimpah alias kaya raya, salah satu contohnya adalah Ishak. Alkitab menyatakan bahwa Ishak "...menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya." (Kejadian 26:13).

Yang Tuhan inginkan adalah tidak semata-mata kita mengejar materi duniawi atau berlomba-lomba mengumpulkan harta yang sifatnya hanya sementara dan tidak abadi, "Sebab …

Bisnis dan Jabatan Berhala Modern

Baca: 1 Yohanes 2:15-17

"Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." 1 Yohanes 2:17

Bentuk lain berhala-berhala masa kini adalah bisnis dan jabatan. Berbisnis, bekerja, berkarir dan menduduki sebuah jabatan merupakan impian semua orang. Tetapi kalau seseorang tidak mampu menjaga sikap hatinya, maka bisnis atau pekerjaan dan juga jabatan bisa saja menjadi berhala bagi dirinya. Bagaimana mungkin bisnis dan jabatan bisa menjadi berhala? Kalau begitu kita tidak perlu bekerja dan berusaha. Bukankah kita perlu makan dan memenuhi kebutuhan hidup lainnya? Kalau kita tidak bekerja, bagaimana mungkin kita mendapatkan uang dan bisa bertahan hidup?

Memang benar sekali bahwa setiap orang perlu bekerja untuk mencari nafkah, tapi ada orang-orang tertentu yang bekerja sepanjang hari dan menempatkan pekerjaan atau karir sebagai hal yang jauh lebih penting dan paling utama dalam hidupnya. Hari-harinya disibukk…

Cinta Uang Berhala Modern

Baca: 1 Timotius 6:7-10

"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang." 1 Timotius 6:10a

Tak bisa dipungkiri bahwa semua orang pasti memerlukan uang. Dengan uang kita dapat membeli segala sesuatu yang menjadi kebutuhan kita selama hidup di dunia ini. Karena itu banyak orang beranggapan bahwa uang adalah segala-galanya. Pepatah Tiongkok kuno: "Uang bukan segalanya, tetapi tanpa uang manusia tidak dapat berbuat apa-apa."

Urusan uang benar-benar menjadi sesuatu yang sangat sensitif bagi semua orang. Di satu sisi kita semua menyadari pentingnya uang dalam kehidupan ini, tapi di sisi lain uang juga dapat menimbulkan masalah besar bagi yang memilikinya, karena dapat mempengaruhi prinsip dan gaya hidup semua orang. Berhati-hatilah! Uang bisa menjadi hamba yang baik, namun juga bisa menjadi tuan yang sangat jahat tergantung bagaimana menyikapinya. Ada orang-orang tertentu yang rela mengorbankan harga diri/menjual diri demi mendapatkan uang, ada yang menempuh jalan…

Harta Kekayaan Berhala Modern

Baca: Pengkotbah 5:7-19

"Ada kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri." Pengkotbah 5:12

Mungkin ada di antara kita berkata, "Aku tidak menyembah patung atau benda-benda lain, jadi tidak ada yang perlu dikuatirkan." Orang mengira penyembahan berhala itu hanya berkaitan dengan patung-patung atau benda-benda keramat dan segala jenisnya. Itu tidaklah salah, yang seperti itu adalah berhala-berhala kuno, tetapi ada bentuk-bentuk berhala lain di masa sekarang ini yang seringkali tidak kita sadari.

Patut diketahui bahwa segala sesuatu yang kita prioritaskan, kita nomor satukan, kita idolakan, kita hargai, kita hormati sampai-sampai menyita sebagian besar waktu, tenaga, pikiran, dan aktivitas hidup kita, di mana hati dan pikiran kita lebih fokus, condong dan berpaut kepadanya melebihi kasih kita kepada Tuhan, sehingga hal ini menggeser posisi Tuhan ke urutan kesekian dalam hidup kita itu s…

Jangan Menyembah Berhala

Baca: Imamat 26:1-13

"Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu." Imamat 26:1

Mendengar kata berhala, hampir semua orang pikirannya langsung tertuju kepada sesuatu yang berwujud patung, pohon besar, kuburan kuno, keris, ukiran, jimat, atau hal-hal yang berkaitan dengan dunia perdukunan, yang didewakan, disembah, dikultuskan, diagungkan dan dipuja-puja. Itu memang benar! Semuanya adalah bentuk-bentuk berhala yang secara kasat mata dapat terlihat, di mana banyak orang datang untuk menyembah. Dalam teks bahasa Yunani, berhala adalah idololatres, ini berkaitan erat dengan pengabdian atau pelayanan. Jadi berhala adalah sesuatu yang menggerakkan seseorang untuk melakukan pengabdian atau pelayanan terhadap suatu obyek tertentu, selain daripada Tuhan.

Alkitab menyatakan bahwa menyembah berhala adalah suatu pe…

Memasyhurkan Nama TUHAN

Baca: 1 Korintus 4:6-21

"...supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain." 1 Korintus 4:6

Secara umum, panggilan Tuhan adalah beban yang Tuhan taruh di dalam diri orang percaya untuk melayani dan berkarya bagi Dia. Tuhan berkata, "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah..." (Yohanes 15:16). Artinya Tuhanlah yang memilih kita, bukan kita yang memilih Dia, bahkan Ia menyelamatkan dan mengangkat kita untuk menjadi anak-anak-Nya dan umat pilihan-Nya. Apa tujuan Tuhan memilih dan memanggil kita? Supaya kita memasyhurkan nama-Nya melalui perbuatan kita dengan menjalankan peran kita sebagai saksi-saksi-Nya di tengah-tengah dunia ini.

Panggilan untuk memasyhurkan nama Tuhan inilah yang telah dilupkan dan diabaikan oleh jemaat di Korintus! Rasul Paulus pun mempertegas, mengingatkan dan meluruskan kembali mo…

Persekutuan Dengan Sesama

Baca: 1 Yohanes 1:5-7

"Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa." 1 Yohanes 1:7

Selain kita dipanggil untuk memiliki persekutuan yang karib dengan Tuhan, kita juga harus hidup dalam persekutuan dengan sesama. Dengan sifatnya sebagai makhluk sosial, secara natural manusia akan membentuk suatu komunitas karena setiap orang memiliki kebutuhan untuk saling berinteraksi, saling berbagi rasa, saling mencurahkan kasih sayang dan sebagainya, di mana aspek ini tidak bisa dipenuhi bila kita hidup seorang diri, melainkan melalui hubungan dan persekutuan dengan orang lain. Jadi beberapa alasan utama manusia membentuk komunitas adalah untuk keamanan, identitas dan juga kebutuhan emosional.

Adapun tanda bahwa kita memiliki persekutuan dengan sesama adalah ketika kita hidup di dalam kasih, atau mempraktekkan kasih sebagaimana …

PANGGILAN TUHAN: Persekutuan Dengan Tuhan

Baca: 1 Korintus 1:4-9

"Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia." 1 Korintus 1:9

Selain dipanggil Tuhan untuk hidup dalam kekudusan, kita juga dipanggil untuk memiliki persekutuan dengan Tuhan, sebab kekristenan sesungguhnya bukanlah suatu agama, melainkan menunjuk kepada suatu hubungan karib antara Allah dan umat pilihan-Nya.

Hubungan karib yang sempat terputus dan terhalang oleh dosa dan pelanggaran manusia kini telah pulih kembali melalui karya pengorbanan Kristus di Golgota, dan ditandai dengan "...tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah..." (Matius 27:51); artinya sudah tidak ada lagi yang menghalangi kita untuk bisa memandang dan masuk serta melihat kemuliaan Tuhan dan bersekutu denganNya. "...Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan," (Efesus 2:14); Kita yang dahulu terpisah dari …

Melihat Seperti Yesus Melihat

Lukas 19:1-10
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."  Lukas 19:5Seorang dosen memutar video pendek di depan kelas dan minta para mahasiswa memerhatikan dan menghitung berapa kali orang berkaos putih mengoper bola. Di video itu, dua kelompok (satu berbaju hitam dan satu berbaju putih) saling mengoper bola. “Ada yang lihat gorilanya?” Tanya sang dosen setelah video selesai. Para mahasiswa bingung. Gorila? Sang dosen memutar video itu lagi, kali ini para mahasiswa tak usah menghitung. Ternyata benar, di tengah video, seorang berkostum gorila hitam jalan santai, sempat berhenti, memukul dadanya, lalu pergi. Tapi tak ada yang melihatnya! Semua fokus menghitung jumlah operan bola. Inilah kondisi psikologis yang disebut “Inattentional blindness”, atau kebutaan akibat tidak memerhatikan. Penelitian ini dilakukan Christopher Chabris and Daniel Simons. Video berjudul “Invisible Goril…