Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Tuhan Yang Memuaskan

Baca: Mazmur 107:4-9

"sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan." Mazmur 107:9

Banyak orang berlimpah harta duniawi namun tidak merasakan kebahagiaan sejati. Mengapa? Karena mereka tidak lapar dan haus akan kebenaran, alias mengabaikan perkara rohani, "...mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air." (Yeremia 2:13), serta "...kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup!" (Yesaya 55:2-3a). Mereka melupakan dan meninggalkan Tuhan, Sumber Air Hidup dan Roti kehidupan itu.

Tuhan Yesus menegaskan bahwa orag-orang yang tidak memiliki rasa lapar dan haus ak…

KEBENARAN: Kebutuhan Hakiki Manusia

Baca: Matius 5:1-12

"Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan." Matius 5:6

Setiap manusia pasti pernah dan selalu merasa lapar dan haus secara jasmani. Kita lapar terhadap makanan dan haus akan minuman. Rasa lapar dan haus ini menggambarkan kebutuhan hidup jasmaniah manusia yang harus dipenuhi. Jika kedua kebutuhan ini (makanan dan minuman) tidak terpenuhi bisa berakibat sangat fatal dan berujung kepada kematian. Tetapi rasa lapar dan haus yang dimaksudkan Tuhan Yesus dalam ayat ini berbeda dengan konsep umum manusia tentang rasa lapar dan haus secara jasmani.

Rasa lapar dan haus yang dimaksudkan oleh Tuhan Yesus adalah lapar dan haus akan kebenaran; dan ketika seseorang merasa lapar dan haus aka kebenaran ia akan disebut sebagai orang yang berbahagia. Lapar dan haus ini berbicara mengenai suatu keinginan atau hasrat yang kuat dari dalam diri seseorang. Adapun keinginan dan hasrat yang dimaksudkan memiliki makna yang pos…

Tanaman Yang Berhasil

Baca: Mazmur 67:1-8

"Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita." (Mazmur 67:7)








Harapan dari setiap orang yang menanam pohon adalah pohonnya berakar kuat, bertumbuh dengan baik dan dapat dinikmati buahnya. Tiga perkara (berakar, bertumbuh dan berbuah) inilah yang menjadi kehendak Tuhan bagi setiap orang percaya, sehingga keberadaannya seperti pohon tarbantin.

Akar tumbuhnya pasti ke dalam tanah. Akar yang bekerja di dalam tanah inilah yang memungkinkan sebuah pohon dapat bertumbuh dan berbuah. Semakin dalam akar itu menembus tanah semakin ia mencapai sumber air dan mendapatkan sari-sari makanan. Berakar kuat berarti kita tinggal di dalam firman-Nya, sebab "...iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17). Bagaimana agar kita berakar atau tinggal di dalam firman? Yakobus menyampaikan tahap-tahap bagaimana kita berakar dalam firman (baca Yakobus 1:21-25) yaitu harus menerima firman dengan hati y…

Seperti Pohon Tarbantin

Baca: Yesaya 61:1-11

"...sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN." Yesaya 61:9







Ada berbagai jenis tanaman atau pohon yang tercatat di dalam Alkitab yang seringkali dipakai sebagai ilustrasi untuk menggambarkan keadaan hidup manusia, salah satunya adalah pohon tarbantin. Melalui nabi Yesaya Tuhan mengingatkan bahwa kehidupan orang percaya di tengah-tengah dunia ini seharusnya seperti pohon tarbantin ini. "supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya." (ayat 3).

Pohon tarbantin adalah salah satu pohon terbesar di Timur Tengah, tumbuh di daerah padang gurun. Pohon ini memiliki ukuran yang cukup besar dan berdaun lebat. Yang luar biasa lagi dan mungkin tak terpikirkan oleh kita adalah akar-akarnya yang dapat menjulur sampai kedalaman 45-65 m untuk mencari sumber mata air murni untuk pertumbuhannya. Karena ber…

Kelaparan Rohani

Baca: Amos 8:11-14

"Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN." Amos 8:11







 Nabi Amos menubuatkan bahwa di masa-masa akhir zaman ini akan terjadi kelaparan hebat melanda umat manusia. Namun kelaparan yang dimaksud bukanlah kelaparan fisik karena kekurangan makanan melainkan kelaparan secara rohani yaitu kelaparan akan kebenaran firman Tuhan. Mengapa bisa terjadi? Sebab "...akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng." (2 Timotius 4:3-4). Banyak orang lebih memilih mengejar perkara-perkara duniawi sehingga mereka mengabaikan perkara-perkara rohani.

Makanan adalah sesuatu yang sangat penting dan dibutuhkan oleh manusia. Tak seorang pun dapat bertahan hidup ji…

Kebahagiaan Orang Percaya

Baca: Mazmur 25:1-22

"Oleh karena nama-Mu, ya TUHAN, ampunilah kesalahanku, sebab besar kesalahan itu." Mazmur 25:11








Firman Tuhan berulang kali mengingatkan bahwa keberadaan orang percaya di tengah-tengah dunia seharusnya memiliki kualitas hidup yang berbeda dari orang-orang yang belum percaya. "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini," (Roma 12:2).

Salah satu sikap yang membedakan orang percaya dengan orang dunia adalah hal kebahagiaan. Bahagia memiliki arti keadaan atau suasana hati yang tenteram dan damai, bebas dari rasa susah. Umumnya rasa bahagia yang dimiliki orang-orang dunia sangat ditentukan oleh situasi-situasi yang terjadi atau bergantung pada sesuatu yang dimilikinya. Namun fakta membuktikan bahwa sukacita yang mereka rasakan tidak bertahan lama atau bersifat musiman saja. Itulah kebahagiaan semu yang diberikan oleh dunia! Mungkin kita akan berkata, "Bagaimana bisa berbahagia kalau masalah yang kita hadapi datang secara bertubi-t…

Cemburu=tanda Cinta?

Nats : Kasih itu sabar; kasih itu baik hati; ia tidak cemburu (1Korintus 13:4)
Bacaan : 1Korintus 13:4-7Cemburu adalah perasaan marah atau pahit yang muncul ketika ada orang yang kita anggap akan merebut kekasih kita. Banyak orang mengatakan, cemburu adalah tanda cinta. Bukankah orang menjadi cemburu karena merasa sangat memiliki dan tidak rela kehilangan kekasihnya?Sebenarnya cemburu tidak selalu identik dengan tanda cinta. Alkitab menyatakan "kasih ... tidak cemburu" (1Korintus 13:4). Kadang kala sikap cemburu justru menunjukkan kurangnya kasih sejati. Mengapa demikian? Sebab rasa cemburu bisa muncul dari sikap egois. Kita memperlakukan kekasih seperti barang milik kita. Tanpa sadar, kita berusaha "mencetaknya" menjadi seperti yang kita inginkan. Ia tidak diberi ruang untuk bebas bergerak. Kita mencurigai segala hubungannya dengan orang lain. Kita tidak suka melihatnya bercanda dan tertawa bersama orang lain. Kita merampas sukacita hidupnya!Rasa cemburu kerap kal…

Jangan Melepas Kepercayaan

Baca: Ibrani 10:32-39

"Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya." Ibrani 10:35








 Iblis tahu benar titik lemah yang seringkali membuat manusia mengalami kejatuhan, yaitu berkenaan dengan materi dan segala kenyamanan daging. Iming-iming uang atau kekayaan, kedudukan atau pangkat, popularitas dan juga soal jodoh seringkali membuat banyak orang tidak tahan dan akhirnya bertekuk lutut.

Setelah gagal mencobai Yesus di padang gurun, "...ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik." (Lukas 4:13). Artinya Iblis tidak pernah menyerah begitu saja, ia menunggu waktu yang tepat dengan mencari celah sekecil apa pun untuk menjatuhkan manusia. "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh," (1 Petrus 5:8-9). Menjelang kedatangan Tuhan yang semakin dekat hari penghukuman bagi Ib…

Kebangkitan Kristus: Beritakanlah Kepada Dunia

Baca: Markus 16:1-8

"Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu." Markus 16:7









Apa yang diperbuat Maria Magdalena, maria ibu Yakobus dan Salome setelah mendapati kubur Yesus telah kosong sebagai bukti Ia telah bangkit? "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia. Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu." (Markus 16:6-7). Meski sempat gentar dan takut mereka merespons apa yang disampaikan malaikat. Maka "Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya." (Markus 16:8).

Sebagai orang-orang yang telah diselamatkan kita diperint…

KEBANGKITAN KRISTUS: Kemenangan Orang Percaya

Baca: Lukas 24:13-35

"Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem," Lukas 24:13

Kebangkitan Kristus seharusnya menjadi titik balik bagi kehidupan orang Kristen, sebab kebangkitan-Nya berarti kemenangan terhadap masalah terbesar yang dihadapi oleh manusia yaitu dosa, yang telah diselesaikan-Nya, "'Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?' Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita." (1 Korintus 15:54-57). Jika masalah terbesar manusia saja sudah diselesaikan-Nya, alangkah mudahnya masalah kehidupan kita sehari-hari. "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita." (Matius 8:17), sehingga kita menjadi "...lebih dari pada orang-orang yang me…

Kematian Kristus Adalah Fakta

Baca: 1 Korintus 15:1-11

"...Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" 1 Korintus 15:4

Bagi umat Kristiani Paskah merupakan peringatan hari kebangkitan Yesus Kristus. Perayaan ini disebut pula dengan Minggu Paskah, Hari Kebangkitan atau Minggu Kebangkitan. Paskah berasal dari kata bahasa Ibrani Pesakh, yang arti harafiahnya adalah lewat atau Tuhan lewat. Hal ini menunjuk pada kisah Perjanjian Lama yaitu peristiwa kematian semua anak sulung di tanah Mesir, baik manusia maupun binatang. Di situ Allah berjalan melewati (pesakh) setiap rumah yang pintunya ada tanda darah. Sedangkan rumah-rumah tanpa tanda darah akan mengalami tulah pemusnahan.

Pengertian Paskah dalam Perjanjian Baru secara harafiah adalah Kristus telah bangkit; arti rohaninya adalah Anak Domba Allah yang dikorbankan. Kematian Yesus Kristus bukanlah kematian yang bisa disamakan dengan kematian para nabi atau tokoh-tokoh besar dunia mana pun…

KEMATIAN KRISTUS Kasih Karunia Allah

Baca: Roma 11:25-36

"Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya." Roma 11:29

Peristiwa kematian Yesus Kristus mengingatkan kita tentang kasih terbesar Allah bagi umat-Nya. "Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya." (1 Yohanes 4:9). Oleh kasih karunia Allah melalui kematian Putera-Nya kita menerima pengampunan dosa.

Apa itu kasih karunia? Kasih karunia adalah anugerah atau kemurahan Allah yang sebenarnya tidak layak kita terima, tetapi oleh karena kasih-Nya kita dilayakkan menerimanya. Kita yang seharusnya menanggung hukuman sebagai akibat dari dosa, oleh kasih-Nya Allah berinisiatif menyelamatkan kita. Tindakan inilah yang disebut tindakan pembenaran, suatu tindakan yang dikerjakan Allah membenarkan manusia yang berdosa melalui iman percaya kepada Yesus Kristus. "Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati un…

KEMATIAN KRISTUS: Membayar Hutang Dosa

Baca: Kolose 2:6-15

"dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:" Kolose 2:14

Hari ini seluruh umat Tuhan memperingati hari Jumat Agung di mana kita kembali diingatkan tentang pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib sebagai bukti ketaatan-Nya secara total melakukan kehendak Bapa.

Kematian Yesus Kristus di atas kayu salib bukanlah suatu peristiwa kematian yang umum seperti peristiwa kematian dalam sejarah hidup manusia. Mungkin saja orang beranggapan bahwa kematian Yesus itu tidak lebih dari kematian seorang pahlawan atau pejuang Kristen yang rela mati demi mempertahankan prinsip atau ajaran-Nya, sehingga mereka menyamaratakan kematian Yesus Kristus itu 'sebelas duabelas' (tidak jauh berbeda) dengan kematian para martir yaitu orang yang rela menderita atau mati daripada menyerah karena mempertahankan agama atau kepercayaan, orang yang mati dalam me…

Ketekunan, Kunci Untuk Bertahan

Baca: 2 Korintus 4:16-18

"Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal." 2 Korintus 4:18

Melihat sisi positif setiap pencobaan yang terjadi dalam hidup ini akan memampukan kita bertahan dan tidak akan mengurangi sedikit pun rasa bahagia di dalam hati, karena kita memiliki alasan yang kuat. Apa alasannya?

Kita percaya bahwa Tuhan pasti akan memberi kita kekuatan untuk menghadapinya dan juga memberi jalan keluar yang terbaik, karena "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13). Alasan selanjutnya adalah karena Tuhan telah berjanji bahwa Ia tidak akan meninggalkan dan membiark…

Bertahan Ditengah Pencobaan

Baca: Yakobus 1:2-8

"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan," Yakobus 1:2

Umumnya orang akan berbahagia apabila ia mengalami hal-hal yang baik dalam hidupnya, perjalanan hidup terasa mulus tanpa rintangan dan hambatan yang berarti. Keadaan akan berubah secara drastis ketika berbagai pencobaan terjadi sehingga sulit rasanya menemukan orang yang tetap berbahagia saat itu. Ketika pencobaan datang kita cenderung tidak bisa menerima keadaan yang ada sehingga respons kita terhadap pencobaan pun lebih mengarah kepada hal-hal yang negatif: marah, kecewa, murung, bersedih, pahit hati, putus asa, tersinggung dan berontak.

Firman Tuhan hari ini justru menyatakan bahwa ketika dihadapkan pada berbagai pencobaan kita harus menganggapnya sebagai suatu kebahagiaan. Dengan kata lain kita harus tetap bisa mengucap syukur! Pencobaan yang dimaksudkan adalah masalah-masalah yang berasal dari luar atau masalah yang sering …

Ku Bersyukur Buat Kasih Mu - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani Video Lirik

kubersyukur buat kasihMU,
menyelamatkan hidupku,
oh Yesus, Tuhan dan Rajaku.

dengan apa kan kubalas,
anugrahMU yang ajaib,
biarlah hidupku selalu,
menyenangkan hatiMU.

betapa kagum ku melihat,
perbuatan tanganMU,
ajaib dan mulianya kuasaMU,
nyata dalam hidupku.

sungguh ku tak dapat mengerti,
besarnya karyaMU,
oh indahnya,
oh heran kasihMU.


Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

Mujizat Masih Ada - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani Video Lirik

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tak ada yang tak mungkin bagiMu
Kau yang tlah berfirman
Dan semuanya jadi

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tuhan Engkau ajaib bagiku
Tak ada yang tak mungkin bagiMu
S’mua yang kusaksikan
Perbuatan tanganMu

Tuhan Engkau ajaib bagiku
Sungguh kupercaya
Tiada yang mustahil
Mujizat masih ada dalam hidupku
Sembuhkan sakitku
Pulihkan jiwaku
Mujizat masih ada bagiku

Sungguh kupercaya
Tiada yang mustahil
Mujizat masih ada dalam hidupku
Sembuhkan sakitku
Pulihkan jiwaku
Mujizat masih ada bagiku


Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

Ujilah Aku Tuhan - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani + Lirik

UJILAH AKU TUHAN
COBALAH AKU TUHAN
SELIDIKI BATINKU DAN HATIKU
MATAKU TERTUJU PADA-MU

AKU CINTA PADA-MU TUHAN
AKU RINDU HADIRAT-MU TUHAN
AKU INGIN SELALU DEKAT PADA-MU
MENIKMATI KEHADIRAN-MU

REFF :
KU NYANYI HOSANA
BAGI RAJAKU YANG DUDUK DI TAHTA
AKU MULIAKAN DAN KUAGUNGKAN
KAU LAYAK DISEMBAH Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

Sekalipun Aku Dalam Lembah Kelam - Niko Njotorahardjo | Lagu Rohani

Sekalipun...
Aku dalam lembah kelam
Ku tak takut
S'bab kau besertaku

Sekalipun...
Badai , topan datang menerpa
Ku tak gentar
S'bab kau disisiku

Reff :
Aku percaya..
Berkat-Mu atasku melimpah
Kebajikan , kemurahan , s'lalu mengikutiku
Kupuji , kusembah Kau Tuhan

Dapatkan Renungan Kristen & Lagu Rohani di Channel YoutubeJC-Kok http://www.youtube.com/c/JCKok

TUHAN YESUS Adalah Sumber Pertolongan

Baca: Lukas 8:40-56

"Anakmu sudah mati, jangan lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru!" Lukas 8:49

Ketika dilanda permasalahan, hal pertama yang kita butuhkan adalah suatu pertolongan. Pertolongan yang bagaimana? Semua orang pasti mengharapkan pertolongan yang datang tepat pada waktunya, bukan pertolongan yang datangnya terlambat atau tertunda. Bagaimana rasanya jika pertolongan yang ditunggu-tunggu ternyata datangnya sangat terlambat? Saat itulah orang pasti akan marah, jengkel, kecewa, bersungut-sungut dan akhirnya meninggalkan Tuhan dengan menyimpan kepahitan yang akut. Yang tidak kita sadari adalah adakalanya Tuhan mengijinkan pertolongan itu sepertinya datang terlambat karena Ia memiliki tujuan dan rencana yang indah di balik keterlambatan tersebut.

Pertolongan yang sepertinya tertunda dan sangat terlambat juga dialami oleh Yairus, seorang kepala rumah ibadat yang mengalami masalah berat karena anak perempuan satu-satunya, yang berumur kira-kira dua belas tahun, hampi…

Kuat Karena Bergaul Karib

Baca: Mazmur 9:1-21

"Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN." Mazmur 9:11

Saat diterjang oleh ganasnya badai dan gelombang permasalahan kebanyakan orang Kristen malah tidak lagi mau berdoa dan semakin menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah. Adalah mudah sekali menemukan iman dalam diri seseorang ketika segala sesuatunya berjalan dengan baik dan lancar. Sebaliknya ketika masalah datang secara beruntun dan bertubi-tubi, masihkan kita menjaga konsistensi iman kepada Tuhan? Justru dalam situasi-situasi sulit inilah kesempatan bagi kita untuk makin mendekat kepada Tuhan dan membangun persekutuan dengan Dia, "Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." (1 Korintus 15:58).

Ketika orang-orang dalam kepanikan dan tidak lagi bisa berpikir jernih, Paulus menunjukkan kualitas imannya. Kita bisa menyimak dari pernyataan Paulus ini, "Karena tadi mala…

Jadilah Padamu Menurut Imanmu

Baca: Matius 9:27-31

"Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Matius 9:28

Kalau kita mempelajari secara teliti di dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, sesaat sebelum Tuhan Yesus melakukan suatu mujizat, hal pertama yang Ia lakukan adalah bertanya terlebih dahulu kepada orang yang meminta pertolongan kepada-Nya. Tuhan tidak pernah bertanya, "Berapa uang yang kamu miliki? Berapa banyak harta kekayaanmu? Atau apa jabatanmu?" Hal pertama yang Dia tanyakan adalah tentang iman percayanya, "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" (ayat nas).

Jika kita memiliki iman dan percaya, maka mujizat apa pun bisa terjadi, sebab ada tertulis: "Jadilah kepadamu menurut imanmu." (Matius 9:29). Sebaliknya jika di dalam hati kita masih dipenuhi oleh kekuatiran, kebimbangan dan keragu-raguan, jangan harap mujizat dapat terjadi. Itu bukan karena Tuhan tidak sanggup, tapi kita sendiri yang menghalangi Tuhan bekerja. Karena itu Tuhan…

IMAN: Mujizat Di Tengah Badai

Baca: Kisah Para Rasul 27:27-44

"Tidak seorangpun di antara kamu akan kehilangan sehelaipun dari rambut kepalanya." Kisah 27:34b

Ketika menghadapi masalah yang berat, terlebih-lebih yang mengancam keselamatan jiwa, semua orang pasti mengalami ketakutan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata takut memiliki arti: merasa cemas terhadap sesuatu yang dianggap membahayakan, merasa gentar terhadap sesuatu yang diyakini menimbulkan bencana. Alkitab mencatat, "Dan karena takut, bahwa kami akan terkandas di salah satu batu karang, mereka membuang empat sauh di buritan, dan kami sangat berharap mudah-mudahan hari lekas siang." (Kisah 27:29). Karena rasa takut yang menyerang, sampai-sampai orang-orang memutuskan untuk membuang empat sauh sekaligus.

Apa itu sauh? Sauh adalah alat berkait yang terbuat dari besi, yang dilabuhkan dari kapal ke dasar laut dengan tujuan supaya kapal dapat berhenti; sauh disebut juga jangkar. Jadi sauh digunakan untuk membuat kapal berd…

Kekuatan Makin Bertambah-Tambah

Baca: Mazmur 84:1-13

"Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!" Mazmur 84:6

Di tengah dunia yang semakin hari semakin dipenuhi gejolak ini banyak orang Kristen yang malah menjauh dan meninggalkan Tuhan, karena beranggapan bahwa mengikuti jalan Tuhan ternyata lebih complicated, banyak masalah dan ujian, sementara mereka melihat hari-hari yang dijalani orang-orang dunia sepertinya mulus tanpa aral. Secara manusia pergumulan yang harus kita hadapi memang cukup berat dan kita memiliki alasan untuk menjadi lemah dan putus asa, tetapi justru Tuhan menghendaki kita makin lama makin kuat: kuat doa, kuat ibadah, kuat pelayananan, kuat iman, kuat pengharapan dalam Tuhan, kuat dalam mempraktekkan kasih kita kepada Tuhan dan juga terhadap sesama.

Bani Korah, yaitu anak-anak Korah bin Yizhar bin Kehat bin Lewi, yang turut dalam pemberontakan terhadap Musa dan kemudian berpartisipasi aktif dalam pelayanan di Kemah Suci, bertugas sebagai p…

Firman Tuhan Sebagai Fondasi Hidup

Baca: Matius 7:24-27

"Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu." Matius 7:25

Sekarang pembangunan gedung-gedung bertingkat yang tinggi menjulang seperti hotel, mal dan apartemen semakin menjamur di kota-kota besar seperti di Jakarta, Surabaya dan kota-kota lainnya. Hampir-hampir tiada lagi lahan yang kosong karena semua dipergunakan untuk area bisnis.

Pernahkah kita mengamati proses pembangunan gedung bertingkat? Kekuatan bangunan sangat ditentukan oleh kualitas fondasinya, sama seperti kekuatan sebuah pohon sangat ditentukan oleh kekuatan akarnya. Mengapa? Fondasi menentukan tingginya sebuah bangunan. Jika fondasinya biasa-biasa saja tidak akan mampu menopang bangunan yang tinggi diatasnya. Semakin tinggi bangunan gedung semakin dalam dan semakin kokoh pula fondasi yang harus ditanam. Fondasi juga menentukan daya tahan sebuah bangunan. Semakin kuat fondasi sebuah bangunan se…

Hobi dan Kesenangan Berhala Modern

Baca: Yakobus 4:1-10

"Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah." Yakobus 4:4

Setiap orang pasti punya kesenangan dan hobi tertentu, yang adakalanya dilakukan untuk sekedar melepas penat atau sebatas mengisi waktu luang, seperti memancing, nonton televisi, nonton bioskop, nonton konser musik, nge-gym, bermain futsal, tenis, badminton, golf, hiking, travelling, browsing internet atau bermain game dan masih banyak lagi. Semua itu adalah sah-sah saja dan wajar. Namun adalah berbahaya sekali bila waktu-waktu yang sediakan untuk hobi dan kesenangan itu melebihi porsi sampai-sampai menyita sebagian besar waktu dan perhatian kita, bahkan membuat kita kecanduan.

Banyak orang rela mengeluarkan uang banyak dan bersikap royal demi hobi dan memuaskan hasrat pribadi, namun bila hendak memberikan persembahan untuk pekerjaa…

HARTA YANG SEJATI: Nama Baik

Baca: Matius 6:19-24

"Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." Matius 6:20

Jika dibaca sepintas ayat firman Tuhan hari ini yang perikopnya tentang mengumpulkan harta, kita akan berpikir bahwa Tuhan tidak menghendaki umat-Nya mengumpulkan harta selama menjalani hidup di dunia ini. Tidak demikian! Tuhan Yesus sediri berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10b). Ada banyak tokoh di dalam Alkitab yang hidupnya diberkati Tuhan secara melimpah alias kaya raya, salah satu contohnya adalah Ishak. Alkitab menyatakan bahwa Ishak "...menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya." (Kejadian 26:13).

Yang Tuhan inginkan adalah tidak semata-mata kita mengejar materi duniawi atau berlomba-lomba mengumpulkan harta yang sifatnya hanya sementara dan tidak abadi, "Sebab …

Bisnis dan Jabatan Berhala Modern

Baca: 1 Yohanes 2:15-17

"Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." 1 Yohanes 2:17

Bentuk lain berhala-berhala masa kini adalah bisnis dan jabatan. Berbisnis, bekerja, berkarir dan menduduki sebuah jabatan merupakan impian semua orang. Tetapi kalau seseorang tidak mampu menjaga sikap hatinya, maka bisnis atau pekerjaan dan juga jabatan bisa saja menjadi berhala bagi dirinya. Bagaimana mungkin bisnis dan jabatan bisa menjadi berhala? Kalau begitu kita tidak perlu bekerja dan berusaha. Bukankah kita perlu makan dan memenuhi kebutuhan hidup lainnya? Kalau kita tidak bekerja, bagaimana mungkin kita mendapatkan uang dan bisa bertahan hidup?

Memang benar sekali bahwa setiap orang perlu bekerja untuk mencari nafkah, tapi ada orang-orang tertentu yang bekerja sepanjang hari dan menempatkan pekerjaan atau karir sebagai hal yang jauh lebih penting dan paling utama dalam hidupnya. Hari-harinya disibukk…