Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Berhala Di Gereja | Renungan Kristen

Kisah Rasul 16:13-40
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Kisah Rasul 16:25

Apakah kita benar-benar mengasihi Tuhan atau hal-hal yang melekat pada-Nya? Kita bisa coba menilainya dengan bertanya, misalnya, apa yang paling sering membuat kita terganggu saat ibadah? Mungkin kita berkata, pemimpin pujian yang kurang pengalaman, musik yang kurang baik, khotbah yang kurang menarik, liturginya, bangunannya, fasilitas di gereja yang begini begitu. Bukan berarti semua itu tak penting. Namun, jika untuk menyembah Tuhan kita lebih bergantung kepada hal-hal itu, mungkin kita perlu merenungkan, apakah kita menyembah Tuhan atau ingin memuaskan jiwa kita sendiri? Ternyata kita bisa dengan mudah menyembah atau melayani hal-hal selain Tuhan, bahkan di gereja!
Ada begitu banyak alasan Paulus dan Silas mengeluh. Saat sedang menginjil, mereka justru difitnah, disiksa, dipenjara, dipasung. Kondisi …

Orang Kaya Sukar Masuk Surga ? Tergantung Respon

Baca: Lukas 18:18-27, 19:1-10

Lama melakukan sesuatu nggak selalu berarti lebih banyak pengalaman didapat. Lama jadi orang Kristen belum tentu artinya dia lebih rohani atau lebih kenal Tuhan daripada yang baru beberapa waktu bertobat. Hal seperti ini nyatanya emang terjadi di mana-mana. Hari ini, kita liat dua sosok orang kaya. Yang pertama, orang kaya yang disebut Alkitab sebagai pemimpin (Luk. 18:18). Dari pengakuannya sendiri, dia udah sejak kecil kenal Tuhan (ay. 21). Sementara orang kaya kedua adalah Zakheus, pemungut cukai berbadan pendek yang tentu udah kita kenal itu. Zakheus tentu saja bukan orang rohani. Keinginannya liat Papi-J pun karena penasaran doank (Luk. 19:3). Tapi, baru satu pertemuan ketemu Yesus, responsnya sangat berkebalikan sama orang kaya pertama. Zakheus langsung bisa lepas dari segala keterikatan terhadap harta, sementara si pemimpin kaya itu meski udah kenal Tuhan sejak kecil, malah ga bisa lepas dari ikatan harta duniawi. Guys, udah berapa lama kamu kenal…

KARNA SU SAYANG ROHANI VERSI LIRIK

Karna Su Sayang VERSI ROHANI
Engkaulah Tuhanku
Engkaulah Rajaku
Kau Pemilik Sluruh Hidupku
Saat ini kunyatakan
Yesuslah Tuhan Penyelamat Hidupku

Engkaulah Nafasku
Engkaulah Nadiku
Hidupku  tiada arti  tanpa Engkau
Saat ini kunyatakan
Yesus paling berharga di hidupku

Dan ini semua tentang hati
Tuhan tau yang dihati
Lagu bukan se kedar lagu
Karna lahir dari hati

Biar orang bilang apa
Aku akan tetap setia
Karna besar cinta ku pa Tuhan
Orang mau bilang apa tidak  masalah

Biar hidup didunia kan susah
aniaya dan derita itu biasa
jang cuma suka berkat-berkat saja
ikut Tuhan pasti Tuhan kan berkati

aku tetap jaga iman sampai mati
Tuhan paling tahu ku punya hati
hidup untuk Tuhan bukan tuk dunia
Roh Kudus yang mampukan lewati semua

Engkaulah Tuhanku
Engkaulah Rajaku
Kau Pemilik Sluruh Hidupku
Saat ini kunyatakan
Yesuslah Tuhan Penyelamat Hidupku

Engkaulah Nafasku
Engkaulah Nadiku
Hidupku  tiada arti  tanpa Engkau
Saat ini kunyatakan
Yesus paling berharga di hidupku

Setiap hari ku berdoa
Berdo…

Jangan Mengakhiri Dengan Buruk

Baca: 2 Tawarikh 26: 16-21
Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan. 2 Tawarikh 26:16
Waktu usianya masih 16 tahun, bangsa Yehuda menobatkan Uzia sebagai raja menggantikan ayahnya, Amazia. Meski sangat muda, Uzia terbilang berhasil. Ia memerintah selama 52 tahun, dan selama memerintah ia melakukan yang benar dan hidup takut akan Tuhan. Tak heran, semua usahanya berhasil. Ia selalu menang dalam tiap peperangan. Ketika berperang melawan orang Filistin, misalnya, Tuhan menolongnya dengan cara yang ajaib. Pemerintahannya juga disokong oleh banyak tentara yang andal dalam berperang, yang didukung oleh alat-alat perang yang hebat pula. Selain itu, ia juga mempunyai banyak ternak dan kebun anggur. Ia diberkati. Karena kekayaan en kekuatannya, namanya masyhur sampai ke Mesir dan ke seluruh negeri yang jauh. Sayangnya, setelah s…

Apa Yang Kamu Cari Saat Ikut YESUS ?

Yohanes 1: 35-51
Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" Yohanes 1:38
Mengapa Anda menjadi orang Kristen? Ada banyak alasan untuk menjawab pertanyaan itu. “Saya ingin diberkati!” “Saya ingin selamat!” Saya ingin hidup kekal!” Ketiga kalimat ini menjadi jawaban yang sering disampaikan oleh orang Kristen saat ditanya tentang sesuatu yang mereka cari di dalam Kristus. Sekalipun jawaban itu memang merupakan jawaban atas kebutuhan rohani kita, tidak perlu diragukan lagi bahwa kecenderungan manusia adalah melibatkan diri dalam banyak hal dengan tujuan mencari keuntungan. 
Ketika Yesus bertanya kepada kedua murid Yohanes yang mengikutiNya: “Apakah yang kamu cari?” Mereka menjawab: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" (ay. 38). Ungkapan kedua murid ini menunjukkan kerinduan mereka untuk meng…

Lupa Begitu DIberkati | Renungan Kristen

Lukas 17:11-19
Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" Lukas 17:18

Mungkin Anda pernah melakukan permainan ini. Satu ketika, keponakan saya ingin sebuah permen (atau kelereng atau benda kecil lainnya). Maka, saya menggodanya dengan mengambil benda itu, menaruhnya di tangan saya, kemudian menggenggamnya erat-erat. Keponakan saya berusaha mengambil permen itu dengan berbagai cara. Ia berusaha membuka jari saya satu demi satu hingga berusaha menggelitiki tangan saya. Saat akhirnya ia benar-benar berhasil membuka genggaman saya dan mengambil permen itu, ia pun pergi.
Pendeta Haddon Robinson memakai ilustrasi permainan sederhana di atas untuk menggambarkan sikap sebagian orang Kristen dalam berdoa. Ketika memohon sesuatu kepada Tuhan, mereka akan berdoa dengan sangat keras, sekeras usaha keponakan saya tadi dalam mengambil permen. Namun, saat kita sudah berhasil mendapatkan apa yang diinginkan, kita pergi begitu saja. Hal i…

Anak Tuhan Cuek Terhadap Dosa ? | Renungan Kristen

Dapatkan Lagu Rohani & Renungan Kristen di Youtube Channel JC-Kok
1 Samuel 2:27-29, Lukas 19:1-10
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. Yakobus 4:17

“Bu, apa saya akan dihukum untuk sesuatu yang tidak saya lakukan?” Tanya seorang murid kepada gurunya. Sang guru menjawab, “Tentu tidak, Nak. Kenapa kamu harus dihukum jika tidak melakukan apa-apa?” Si murid tersenyum. “Terima kasih, Bu. Saya lega soalnya saya hari ini tidak bikin PR.”
Mungkin Anda pernah mendengar humor di atas. Tapi, itulah gambaran yang tepat tentang kesalahan berpikir yang sayangnya kerap menghinggapi orang Kristen. Kita sering menganggap, asal tidak melakukan, itu lebih baik daripada melakukan tapi salah. Kita menganggap hidup ini seperti sistem penilaian di ujian di mana jawaban salah diberi nilai minus 1 tapi tidak menjawab diberi nilai nol. Tapi, “sistem penilaian” Tuhan tidak demikian! Nas hari ini justru berkata bahwa jika kita tahu mana yang baik t…

Diterjang Badai Hidup

Baca:  Matius 8:23-27"Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur."  Matius 8:24Mungkin kita tidak pernah mengalami terpaan badai dan ganasnya gelombang di lautan dalam arti yang sesungguhnya karena kita memang tidak pernah melakukan perjalanan jauh melalui jalur laut, karena umumnya kapal laut membutuhkan waktu yang lama, bahkan bisa berhari-hari untuk bisa sampai ke tujuan.  Karena itu banyak orang lebih suka menempuh perjalanan jauh melalui jalur udara demi efesiensi waktu dan kenyamanan meski harus mengeluarkan biaya mahal.     Namun tak seorang pun dapat mengelak dan menghindarkan diri dari  'badai dan gelombang'  kehidupan yang sewaktu-waktu dapat terjadi dan menghantam  'perahu kehidupan'  kita.  Contoh nyata adalah badai perekonomian atau krisis moneter yang melanda bangsa Indonesia pada tahun 1998 lalu, krisis berkepanjangan menerjang segala sektor kehidupan yang akhirnya membawa…

No Name Higher | Renungan Kristen

Dapatkan Lagu Rohani & Renungan Kristen di Youtube Channel JC-Kok

Kejadian 11:1-9, 1 Samuel 24
Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." Kejadian 11:4

Kalo kita baca sejarah, kita bisa ngeliat salah ciri khas peradaban yang maju adalah dengan ditemukannya bangunan-bangunan besar. Ya, kita tau piramid di Mesir, misalnya. Atau Great Wall di Tiongkok hingga candi-candi di negara kita. Tapi, jauh sebelum bangunan-bangunan itu berdiri, Alkitab mencatat adanya peristiwa serupa. Ketika manusia masi satu bahasanya coz mereka adalah generasi sesudah air bah yang telah membinasakan umat manusia dan cuma menyisakan keluarga Nuh. Mereka ini lalu usul buat membangun satu menara yang sangat tinggi. Tujuannya apa? Buat cari nama dan agar mereka ga tercerai berai (ay. 4).
Cari nama dan agar ngga terpisah. Itulah dua keinginan manusia yang te…

KEKUATIRAN: Bukti Ketidakpercayaan

Dapatkan Lagu Rohani & Renungan Kristen versi video di Channel Youtube JC-Kok Baca:  Mazmur 112:1-10"Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN."  Mazmur 112:7Semua orang pasti punya rasa kuatir karena kuatir adalah hal yang manusiawi, tapi jika setiap saat dan setiap waktu kita terus hidup dalam kekuatiran itu sama artinya kita tidak mempercayai Tuhan sepenuhnya;  kita meragukan kuasa Tuhan dan bimbang terhadap semua janji-janji Tuhan.  "...orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan."  (Yakobus 1:6-7).  Orang yang kuatir membuktikan bahwa ia tidak menyadari kasih dan pemeliharaan Tuhan dalam hidupnya, padahal  "...TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun."  (Mazmur 100:5).  Firman-Nya juga mengatakan,  "Jadi jika kamu yang ja…

Terbebas Dari Rasa Kuatir

Baca:  Hosea 6:1-6"Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."  Hosea 6:3Semua orang pasti tahu bahwa kunci meraih keberhasilan adalah kerja keras dan kesungguhan.  Mustahil kita meraih semua yang kita impikan jika kita hanya berpangku tangan dan tidak melakukan segala sesuatu dengan kesungguhan.  Jika sampai hari ini kita masih juga belum mampu mencapai segala yang diimpikan, mungkin yang menjadi salah satu faktor kegagalannya adalah kita kurang bersungguh-sungguh.  Jangan sekali-kali kita mengkambinghitamkan orang lain sebagai penyebab kegagalan, tapi biarlah kita belajar untuk mengevaluasi diri dan membuat sebuah perubahan.  Barrack Husein Obama, presiden Amerika ke-44 mengatakan,  "Perubahan tidak akan datang jika kita menunggu orang lain atau lain waktu.  Diri kitalah yang ditunggu-tunggu.  Diri kitalah perubahan yang d…

Manis Kau Dengar - Nikita | Lagu Rohani

Ya Tuhanku,
Aku hendak bernyanyi bagiMu
Selama ku hidup
Ya Allahku
Aku hendak bermazmur bagiMu
Selagi ku ada

Inilah yang kurenungkan setiap waktu
Nyanyian pujian dan pengagungan, kepadaMU
Biarlah manis Kau dengar Tuhan,
Manis Kau dengar Tuhan,
Dan hatiku bersuka kar’naMu.

GOD & GPS Renungan Kristen

Mazmur 25
Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan. Roma 2:13

Di zaman sekarang, teknologi Global Positioning System atau GPS sudah menjadi kebutuhan bagi orang yang melakukan perjalanan ke suatu tempat yang asing baginya. Perangkat ini sangat membantu. GPS bisa memberi informasi lokasi keberadaan kita, menunjukkan arah menuju ke satu tempat dengan tepat, bahkan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk tiba ke sana dengan berbagai kendaraan, hingga info wilayah mana yang macet, dll. Namun secanggih apa pun perangkat GPS, alat itu hanya akan berfungsi bila kita percaya pada informasi yang ditampilkan dan melakukan instruksi yang diberikan. Jika GPS menunjukkan bahwa arah menuju ke titik B adalah ke timur, tapi kita malah berjalan ke barat, maka GPS itu sama saja tidak akan berguna.

Prinsip yang sama juga berlaku dengan kehidupan rohani kita. Bimbingan Allah melalui firman-Nya di dalam A…