Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

HIDUP DALAM KASIH: Melayani Sesama

Baca:  Ayub 2:11-13

"Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia."  Ayub 2:11b

Kita dikatakan hidup dalam kasih apabila memiliki kerelaan melayani orang lain.  Tuhan Yesus berkata,  "Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."  (Markus 10:45).  Sebagai pengikut-Nya kita wajib mengikuti dan meneladani Tuhan Yesus.  janganlah kita melayani orang lain karena ada sesuatu yang menguntungkan bagi kita, namun ketika sudah tidak ada lagi peluang memperoleh keuntungan secepat itu pula kasih kita berakhir, atau istilahnya populernya  'habis manis sepah dibuang'.  Kita tidak boleh menerapkan kasih model demikian, sebab kasih harus dilakukan dengan tulus dan tanpa pamrih seperti kasih seorang sahabat yang  "...menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran."  (Amsal 17:17).

     Melayani sesama berart…