Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Ketaatan Adalah Sebuah Pilihan

Baca:  Ulangan 30:11-20

"Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan."  Ulangan 30:14

Setiap pagi ketika kita beranjak dari tempat tidur kita selalu dihadapkan pada pilihan dan keputusan.  Akankah kita menyambut hari baru dengan lemah lunglai karena terus dibayangi oleh masalah yang kita pikirkan semalam-malaman?  Ataukah kita menyambut hari baru dengan penuh semangat karena kita telah menyerahkan semua beban dan pergumulan yang ada kepada Tuhan?  Karena kita tahu bahwa  "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."  (Filipi 4:13).  Akankah kita bertekad untuk menjalani hari baru dengan sikap hati yang benar, yaitu memilih taat kepada Tuhan, atau tetap saja hidup menuruti kehendak diri sendiri?  Pilihan ada di tangan kita masing-masing.

     Musa pun menawarkan suatu pilihan kepada bangsa Israel:  ketaatan atau ketidaktaatan.  Manakah yang akan mereka pilih?  Kehidupan, kemen…

MENGIKUTI JEJAK KRISTUS, Pelaku Firman

Baca:  Lukas 6:46-49

"Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?"  Lukas 6:46

Hati Tuhan akan disenangkan apabila kita mengasihi Dia lebih dari segala-galanya.  Bukti bahwa kita mengasihi Tuhan adalah ketika kita mentaati firman-Nya dengan sepenuh hati.  Tertulis:  "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku."  (Yohanes 14:15).  Ketika kita tidak taat berarti kita belum sepenuhnya mengasihi Tuhan.  Ketaatan berarti bersedia dan rela mengosongkan diri, mengesempingkan keinginan pribadi dan lebih mengutamakan apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita, seperti yang Tuhan Yesus katakan,  "...janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."  (Matius 26:39).  Inilah yang disebut penyangkalan diri.

     Menjadi pengikut Kristus berarti siap untuk melakukan firman Tuhan.  Mengapa ketaatan itu penting?  Karena ketaatan adalah fondasi yang kuat bagi keh…

MENGIKUTI JEJAK KRISTUS Taat Seperti Kristus

Baca:  Filipi 2:1-11

"Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."  Filipi 2:8

Mengikuti jejak Kristus berarti meneladani ketaatanNya melakukan kehendak Bapa.  Yesus teladan utama dalam hal ketaatan.  Dia berkata,  "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya."  (Yohanes 4:34).

     Ketika dihadapkan pada cawan penderitaan Yesus berkata,  "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."  (Matius 26:39).  Bagi Yesus melakukan kehendak Bapa adalah yang terutama dan melebihi segala-galanya.  Itulah sebabnya rasul Paulus menasihati kita,  "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu s…

MENGIKUTI JEJAK KRISTUS, Karib Dengan Bapa (1 Petrus 2:18-25)

Baca:  1 Petrus 2:18-25

"Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya."  1 Petrus 2:21

Kamus Webster mendefinisikan orang Kristen sebagai orang yang percaya kepada Yesus sebagai Kristus, seorang yang percaya kepada agama yang berdasarkan pengajaran Yesus, atau bisa diartikan sebagai pengikut Kristus.  Sedangkan kata Kristen itu sendiri muncul sebanyak tiga kali dalam Alkitab.  Kita bisa membacanya dalam Kisah 11:26, Kisah 26:28 dan 1 Petrus 4:16.  Adapun bukti nyata bahwa seseorang disebut sebagai pengikut Kristus bukanlah KTP yang bertuliskan Kristen atau orang yang tampak sibuk ke luar masuk gedung gereja, tapi seorang yang mengikuti jejak Kristus dengan meneladani bagaimana Kristus telah hidup.  "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."  (1 Yohanes 2:6).

     Mengikuti jejak Kristus berarti harus h…

SURAT KRISTUS: Tidak Menjadi Batu Sandungan | Renungan Kristen

Baca:  2 Korintus 6:1-10

"Dalam hal apapun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela."  2 Korintus 6:3

Menjadi  'surat Kristus'  berarti kita sedang menyampaikan kesaksian dan menjadi saksi bagi Kristus, dua hal yang tidak dapat dipisahkan.  Sebagai pengikut Kristus, kita adalah saksi Kristus, dan sebagai saksi-Nya kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menyampaikan kesaksian, baik itu melalui perkataan dan terlebih penting lagi melalui perbuatan nyata.  Inilah yang sedang dilihat dan dibaca oleh orang lain!

     Ada banyak orang Kristen yang tidak menyadari atau berlagak tidak tahu bahwa dirinya adalah  'surat Kristus'  yang dibaca oleh semua orang, terbukti jelas dari tingkah lakunya yang tidak bisa menjadi teladan bagi orang lain.  Orang-orang dunia pun akhirnya merasa alergi dan antipati ketika mendengar kata  'Kristen'  karena mereka melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kehidupan orang ya…

Orang Kristen Adalah Surat Kristus (2 Korintus 3:1-18) | Renungan Kristen

Baca:  2 Korintus 3:1-18

"...kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup,"  2 Korintus 3:3

Selain sebagai garam dunia, terang dunia dan anak terang, keberadaan orang percaya di tengah dunia adalah sebagai surat Kristus.  Apa maksudnya?  Sebagai pengikut Kristus keberadaan kita seperti surat yang terbuka, yang dapat dibaca dan dikenal oleh semua orang.  Melalui kehidupan kita orang lain akan melihat apakah Kristus ada di dalam kita.  Oleh karena itu kita tidak boleh sembarangan atau sembrono dalam menjalani kehidupan kekristenan kita, karena di mana pun kita berada, ke mana pun kita pergi dan kapan pun waktunya, kita sedang mempertaruhkan nama Kristus di mata dunia.  Sikap, tutur kata dan perilaku kita sehari-hari akan terlihat jelas seperti coretan di lembaran kertas kehidupan;  inilah surat terbuka kita, di mana orang lain dapat melihat dan membacanya secara langsung.

     Rasul Paulus men…

Orang Kristen Adalah Anak Terang (Efesus 5:1-21) | Renungan Kristen

Baca:  Efesus 5:1-21

"Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan."  Efesus 5:8

Alkitab menegaskan:  "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."  (2 Korintus 5:17).  Sebagai ciptaan baru berarti kita telah menanggalkan manusia lama kita dan hidup mengenakan manusia baru.  Mengapa?  Sebab Tuhan sudah memindahkan kita dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib  (baca  1 Petrus 2:9).  Jadi kita tidak lagi berada di dalam kegelapan, melainkan di dalam terang Tuhan.  Status kita pun berubah menjadi anak-anak terang, yang hanya  "...berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,"  (Efesus 5:9).

     Hidup sebagai anak terang berarti kita tidak lagi  "...turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu."  (Efesus 5:11).  Dengan kata …