Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Mengucap Syukur Tanda Kedewasaan Rohani

Baca:  1 Tesalonika 5:12-22

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."  1 Tesalonika 5:18

Mengalami masa-masa sulit adalah perkara yang tidak mudah diterima oleh banyak anak Tuhan.  Kita maunya hanya menerima yang baik-baik saja, menerima berkat Tuhan tanpa ada embel-embel masalah di belakangnya.  Ayub pun berkata kepada isterinya,  "Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?"  (Ayub 2:10).  Orang lebih mudah mengucap syukur tatkala dalam keadaan baik dan diberkati saja.  Jika keadaan sedang tidak baik rasanya sulit sekali untuk mengucap syukur.  Tuhan menghendaki kita untuk mengucap syukur dalam segala hal.  Kata dalam segala hal berarti di segala situasi:  baik atau tidak baik keadaannya, sedang krisis atau berkelimpahan, untung atau rugi, saat sehat atau sakit, berhasil atau pun gagal.  Jadi mengucap syukur bukanlah sekedar saran atau himbauan, melainkan …

Berbeda Unik dan Berharga | Renungan Kristen

Baca:  Mazmur 139:1-24

"Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya."  Mazmur 139:13-14

Tidak ada seorang pun di antara miliaran insan di bumi ini yang sama persis.  Setiap orang pasti memiliki perbedaan dan karakteristik masing-masing.  Anak yang dilahirkan kembar sekalipun, meski punya kemiripan rupa, dalam banyak hal pasti berbeda, sebab Tuhan membentuk kita dalam rahim ibu dengan keunikan tersendiri.

     Setiap kita dibentuk oleh Tuhan sedemikian rupa.  "Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku...kejadianku dahsyat dan ajaib;"  (ayat nas), artinya Tuhan terlibat secara aktif dan penuh dengan kreativitas.  Bahkan Dia sendiri memperhatikan bayi sejak masih dalam kandungan ibunya:  mulai dari janin itu berkembang sampai membuat rencana bagi hidupnya kelak.  Tuhan be…

Memahami Cara Tuhan Bekerja | Renungan Kristen

Baca:  Yesaya 55:8-13

"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN."  Yesaya 55:8

Situasi dan kondisi sekitar kita seringkali membentuk sikap hati dan pikiran kita, bahkan turut menentukan besar kecilnya iman kita kepada Tuhan.  Mengapa?  Karena dengan melihat, ukuran yang kita pakai adalah sudut pandang manusia, sehingga pancaindera kita yang berbicara:  ia mengendalikan sukacita kita, mengendalikan ketenangan kita, mengendalikan damai sejahtera kita, mengendalikan semangat dan motivasi kita.  Akhirnya banyak orang Kristen menjalani hidupnya dengan letih lesu, keluh-kesah, persungutan, muram dan penuh omelan.

     Hugh Downs  (produser, penulis dan pembaca berita kenamaan Amerika)  berkata,  "Orang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan pada sikap-sikap tertentu."  Ketika menderita sakit parah kita menyerah dan putus asa;  ketika rumah tangga goncang, hubungan suami-isteri tidak harmonis, se…

URGEN : Beritakan Injil | Renungan Kristen

Baca:  Matius 24:3-14

"Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."  Matius 24:14

Pemberitaan Injil adalah aktivitas yang sangat penting dan utama sebelum hari kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya.  Karena itu selagi kita masih bernafas, diberi kesehatan dan memiliki banyak waktu dan kesempatan, mari kita maksimalkan setiap talenta untuk mengerjakan Amanat Agung ini.  Tuhan Yesus mengingatkan,  "Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai."  (Yohanes 4:35).  Kita tidak harus menjadi pendeta terlebih dahulu untuk memberitakan Injil!

     Semua orang percaya tanpa terkecuali:  tua atau muda, jemaat baru atau sudah lama, para pendeta atau jemaat awam dapat mengerjakan bagiannya untuk melayani Tuhan dengan tingkat pelayanan yang berbeda-beda, mulai dari yang paling kecil/sederhana sampai kepada hal-hal yang besar.  Pelayanan…

MENGHADAPI UJIAN: Menguji Diri Sendiri

Baca:  Zakharia 13:7-9

"Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas."  Zakharia 13:9b

Agar kita benar-benar siap menghadapi ujian kehidupan kita harus melatih diri.  Rasul Paulus menasihati,  "Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya. Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya."  (1 Timotius 4:7b-10).  Karena itu jangan sekali-kali kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah  (baca  Ibrani 10:25).  Semakin kita melatih diri dalam ibadah semakin kita kuat berakar di dalam Tuhan.

     Banyak orang Kristen berkeinginan hidup dalam kebenaran:  berkarakter seperti Kristus, ingin menjadi suami atau isteri yang baik, ingin menjadi pelayan T…

Bergantung Penuh ( Ulangan 29 ) - Renungan Kristen

MENGHADAPI UJIAN: Menguji Diri Sendiri

Baca:  Yakobus 1:2-8

"sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan."  Yakobus 1:3

Semua orang pasti tidak suka mendengar kata ujian, masalah atau pergumulan.  Umumnya kita lebih suka mendengar kata-kata tentang berkat, mujizat, kemenangan dan perkara-perkara besar lainnya, karena hal-hal itulah yang sedang dicari dan diinginkan oleh manusia.  Namun kita lupa bahwa setiap berkat, mujizat, kemenangan, kesembuhan dan perkara-perkara besar selalu didahului dan diawali oleh ujian, masalah dan juga pergumulan yang tidak mudah.  Namun justru di balik hal-hal yang tidak menyenangkan inilah terkandung berkat, mujizat dan kemenangan besar.

     Kata ujian memiliki arti sesuatu yang dipakai untuk menguji kualitas sesuatu, misal kepandaian, kemampuan, hasil belajar dari seseorang.  Karena itu dalam dunia pendidikan ada yang namanya ujian akhir yaitu ujian untuk menentukan kenaikan tingkat atau kelulusan seorang siswa;  ada pula ujian masuk perguruan tinggi ne…