Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Jangan Ada Perpecahan

Baca:  1 Korintus 1:10-17"Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus."  1 Korintus 1:12Mengapa rasul Paulus perlu sekali mengingatkan jemaat di Korintus pentingnya persekutuan?  Karena di antara pengikutnya telah terjadi perpecahan, hubungan antar anggota tubuh Kristus tidak lagi harmonis.  Mereka membentuk kubu atau golongan:  golongan Apolos, golongan Kefas dan golongan Kristus.  Pertanyaannya:  apakah masing-masing golongan memiliki Kristus yang berbeda-beda?  Tentu saja tidak, artinya mereka sendiri yang telah membentuk benteng-benteng atau sekat-sekat di antara mereka.  Karena itu rasul Paulus bertanya:  "Adakah Kristus terbagi-bagi?"  (1 Korintus 1:13).     Di zaman sekarang ini ada banyak orang Kristen yang tanpa sadar hatinya melekat kepada hamba Tuhan dibanding firman yang disampaikan.  Mereka mulai mengkultuskan dan mengid…

Panggilan Tuhan Untuk Hidup Kudus (2)

Baca:  1 Korintus 5:1-13"Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul."  1 Korintus 5:9Kota Korintus adalah sebuah kota yang sangat mapan dan modern di zamannya.  Selain sebagai kota pelabuhan, Korintus termasuk salah satu pusat perekonomian utama di Yunani, tak ubahnya dengan kota metropolitan di masa sekarang ini di mana segala kesenangan dan gemerlap kenikmatan dunia ditawarkan.  Hal ini mendorong terjadinya segala bentuk tindak kejahatan dan juga pelanggaran moral, sehingga kota ini mempunyai reputasi yang sangat buruk karena hal-hal yang amoral.     Keadaan itu berdampak buruk bagi kehidupan orang percaya di Korintus sehingga mereka pun terbawa arus, hidup dalam keduniawian, bahkan di antara mereka banyak yang terlibat dalam dosa percabulan.  Ibadah dan pelayanan yang mereka lakukan tak lebih dari sekedar aktivitas rutin semata.  "Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku."  (Ma…

Panggilan Tuhan Untuk Hidup Kudus (1)

Baca:  1 Korintus 1:1-3"...yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita."  1 Korintus 1:2Kita diciptakan Tuhan bukan karena suatu kebetulan, tetapi semua berada dalam rencana-Nya untuk suatu tujuan, artinya di dalam diri kita ada suatu panggilan Tuhan yang harus kita kerjakan.  Jika kita mencermati apa yang disampaikan rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Korintus ini, ada hal-hal penting yang harus dipahami oleh setiap orang percaya berkaitan dengan panggilan Tuhan.  Adapun panggilan Tuhan bagi setiap orang percaya antara lain adalah panggilan untuk hidup dalam kekudusan (ayat nas).     Di dalam 1 Petrus 1:15-16 dikatakan,  "...hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus."

Memahami Panggilan Tuhan

Baca:  1 Korintus 1:1-17"Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu."  1 Korintus 1:11Jemaat Korintus adalah jemaat yang didirikan oleh rasul Paulus bersama dengan Akwila dan Priskila dalam perjalanan misinya yang kedua.  Alkitab mencatat:  "...mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang kemah. Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani."  (Kisah 18:3-4).  Setelah melayani jiwa-jiwa di Korintus untuk beberapa waktu lamanya Paulus melanjutkan perjalanan misinya ke Efesus.     Saat berada di Efesus inilah Paulus mendapat berita yang kurang mengenakkan dan sekaligus mengejutkan dari keluarga Kloe, bahwa pasca kepergian Paulus ternyata ada banyak permasalahan yang terjadi di antara jemaat di Korintus.  Me…

Mengapa berdoa? Apa gunanya berdoa jika Tuhan mengetahui masa depan dan mengontrol segala sesuatu?

Mengapa berdoa? Mengapa berdoa kalau Tuhan sudah secara sempurna menguasa segala sesuatu? Mengapa berdoa kalau Tuhan telah mengetahui apa yang akan kita minta sebelum kita memintanya?(1) Doa adalah suatu wujud pelayanan kepada Tuhan (Lukas 2:36-38). Kita berdoa karena Tuhan memerintahkan kita untuk berdoa (Filipi 4:6-7).(2) Tuhan Yesus dan gereja mula-mula memberikan kita contoh doa (Markus 1:35; Kisah Rasul 1:14; 2:42; 3:1; 4:23-32; 6:4; 13:1-3). Jika Yesus memandang perlu untuk berdoa kita juga perlu. (3) Tuhan menghendaki doa menjadi sarana untuk memperoleh jalan keluar untuk berbagai situasi:a. Mempersiapkan keputusan-keputusan besar (Lukas 6:12-13)
b. Mengatasi halangan kuasa kegelapan dalam hidup (Matius 17:14-21)
c. Meminta pengerja-pengerja untuk tuaian rohani (Lukas 10:2)
d. Mendapatkan kekuatan untuk mengatasi pencobaan (Matius 26:41)
e. Cara untuk menguatkan orang lain secara rohani (Efesus 6:18-19)(4) Kita memiliki janji Tuhan bahwa doa kita tidak akan sia-sia bahkan jika …

BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM TUHAN

Baca:  Hosea 6:1-6"Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."  Hosea 6:3Semua orang pasti tahu bahwa kunci meraih keberhasilan adalah kerja keras dan kesungguhan.  Mustahil kita meraih semua yang kita impikan jika kita hanya berpangku tangan dan tidak melakukan segala sesuatu dengan kesungguhan.  Jika sampai hari ini kita masih juga belum mampu mencapai segala yang diimpikan, mungkin yang menjadi salah satu faktor kegagalannya adalah kita kurang bersungguh-sungguh.  Jangan sekali-kali kita mengkambinghitamkan orang lain sebagai penyebab kegagalan, tapi biarlah kita belajar untuk mengevaluasi diri dan membuat sebuah perubahan.  Barrack Husein Obama, presiden Amerika ke-44 mengatakan,  "Perubahan tidak akan datang jika kita menunggu orang lain atau lain waktu.  Diri kitalah yang ditunggu-tunggu.  Diri kitalah perubahan yang …

MENDENGARKAN TUHAN YESUS

Baca:  Mazmur 85:1-14

"Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?"  Mazmur 85:9Mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan dua telinga dan satu mulut?  Ada maksud dan tujuannya yaitu supaya porsi kita untuk mendengar lebih banyak daripada berbicara.  Banyak mendengar tapi sedikit untuk berbicara, sebab  "Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi."  (Amsal 10:19).  Di zaman sekarang ini banyak orang lebih banyak bicara daripada mendengar, tapi bicaranya  'asbun'  (asal bunyi),  'obes'  (omong besar)  tetapi tiada bukti, bahkan bicaranya setajam silet:  suka menjelek-jelekkan orang, menghakimi dan menyakitkan hati orang lain.  Berhati-hatilah!  "Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya. Hidup da…

Ketaatan Menghasilkan Pelipatgandaan

Baca:  Yehezkiel 36:25-38"Tanah ini yang sudah lama tinggal tandus menjadi seperti taman Eden dan kota-kota yang sudah runtuh, sunyi sepi dan musnah, sekarang didiami dan menjadi kubu."  Yehezkiel 36:35Ketaatan dalam melakukan firman Tuhan adalah syarat utama mengalami berkat dan pemulihan.  Dengan kata lain kita akan hidup dalam perjanjian berkat Tuhan bila kita menaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh Tuhan.  Perjanjian adalah persetujuan yang dibuat oleh dua pihak, yang mana masing-masing pihak mempunyai tugas dan tanggung jawab.  Bagian kita adalah mentaati atau melakukan firman-Nya, adapun bagian Tuhan adalah mencurahkan berkat-berkat-Nya sesuai yang tertulis di dalam perjanjian-Nya.  Jadi ketaatan ini adalah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi!     Iblis sangat tidak suka jika kita hidup dalam ketaatan, karena itu dengan segala upaya Iblis mengintimidasi kita dengan suara hati yang melemahkan.  Jangan dengarkan suara Iblis karena  "Pencuri datang hany…

Mendengar dan Memperhatikan Firman bg.2

Baca:  Amsal 16:1-33"Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN."  Amsal 16:20Jika kita merespons firman Tuhan dengan benar, kuasa firman-Nya akan bekerja di dalam kita:  mengubah, memperbaharui, memulihkan dan memberkati hidup kita.  Bentuk respons itu adalah mendengarkan dan memperhatikan firman dengan sungguh-sungguh.  Karena itu Yakobus menasihati kita agar cepat mendengar tetapi lambat untuk berkata-kata  (baca  Yakobus 1:19).  Mendengar bukan sekedar mendengar, tapi mendengar untuk memahami dan mengerti.  Mengapa kita harus mempertajam pendengaran kita terhadap firman Tuhan?  Sebab  "...iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."  (Roma 10:17), dan  "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."  (2 Timotius 3:16).  Di dalam firman-Nya kita juga a…

Mendengar dan Memperhatikan Firman bg.1

Baca:  Ulangan 31:9-13"Seluruh bangsa itu berkumpul, laki-laki, perempuan dan anak-anak, dan orang asing yang diam di dalam tempatmu, supaya mereka mendengarnya dan belajar takut akan TUHAN, Allahmu, dan mereka melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini,"  Ulangan 31:12Injil atau sering kita sebut dengan Alkitab adalah buku yang berisikan firman Tuhan atau perkataan Tuhan sendiri, karena itu kita harus  "...mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya,"  (Roma 1:16).  Jangan sedikit pun kita ragu atau sangsi terhadap firman Tuhan sebab yang berbicara adalah Tuhan sendiri.  Jika Tuhan Sang Pencipta langit dan bumi dan segala isinya yang berbicara, maka perkataan-Nya pasti mengandung kuasa yang sangat dahsyat,  "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sum…

Jangan Acuh Tak Acuh

Baca:  Zefanya 2:1-3"Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh,"  Zefanya 2:1Siapa tidak kenal Marilyn Monroe?  Wanita ini lahir 1 Juni 1926 dan berprofesi sebagai aktris, penyanyi, model terkenal dan juga menjadi simbol seks dunia asal Amerika Serikat.  Peraih penghargaan Golden Award for Best Actress untuk film Some Like It Hot  (1960)  dan Golden Globe World Film Favorite:  Female  (1953, 1962)  ini seringkali menjadi trendsetter serta idola wanita dan pria seantero jagad raya ini.  Sayang, perjalanan hidup Marilyn tidak semulus karir dan popularitasnya karena sejarah dunia mencatat bahwa hidup Marilyn harus berakhir secara tragis karena ia ditemukan tewas di apartemennya pada 5 Agustus 1962  (dalam usia 36 tahun)  di puncak karir, akibat overdosis obat tidur.  Yang tidak semua orang ketahui adalah, seminggu sebelum kematiannya ia sempat dikunjungi oleh seorang hamba Tuhan,  Billy Graham, sesaat setelah memimpin ibadah KKR, karena ia diutus Tuhan untu…

Jangan Mengabaikan Tuhan

Baca:  Yesaya 65:1-16"Oleh karena ketika Aku memanggil, kamu tidak menjawab, ketika Aku berbicara, kamu tidak mendengar,"  Yesaya 65:12bBagaimana perasaan Saudara jika diabaikan oleh orang-orang terdekat?  Diabaikan oleh suami/isteri, diabaikan oleh orang tua, diabaikan oleh anak-anak, diabaikan oleh pimpinan di kantor, atau diabaikan oleh rekan sepelayanan?  Mungkin kita akan berkata,  "Sakitnya itu di sini!"  (sambil menunjuk ke dada).  Diabaikan adalah satu kata yang sangat tidak diharapkan oleh siapa pun, karena diabaikan itu sama artinya keberadaan seseorang tidak dipedulikan dan tidak diharapkan lagi.     Tanpa sadar dan mungkin dengan sengaja kita pun bersikap demikian terhadap Tuhan.  Kita mengabaikan dan bersikap masa bodoh terhadap perkara-perkara rohani, firman-Nya hanya kita dengar sambil lalu, masuk telinga kanan ke luar dari telinga kiri, teguran-Nya tidak kita pedulikan, kehadiran-Nya sama sekali tidak kita anggap.  Sikap yang sama juga ditunjukkan o…

Menjadi Berkat di Masa Kering

Baca:  1 Raja-Raja 17:7-24"Sekarang aku tahu, bahwa engkau abdi Allah dan firman TUHAN yang kauucapkan itu adalah benar."  1 Raja-Raja 17:24Ketika mengalami masalah berat umumnya kita langsung menyerah pada keadaan, tidak mau berbuat sesuatu, hanya diam di tempat dan mengasihani diri sendiri.  Kita jadi malas berdoa, ogah baca Alkitab dan tidak semangat beribadah.  Ini salah besar!  Jika ingin keadaan berubah kita pun harus berani membuat perubahan.     Pada waktu Elia mengalami masalah berat karena sungat Kerit yang mengering ia mau melangkah menaati perintah Tuhan, padahal sungai Kerit sudah menjadi zona nyaman baginya.  Elia meninggalkan zona nyaman itu dengan perintah Tuhan:  "...pergi ke Sarfat, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan."  (1 Raja-Raja 17:9).  Ingin dipulihkan Tuhan?  Kita harus berani meninggalkan zona nyaman kita.  Sesungguhnya Elia punya alasan kuat kuatir pergi ke Sarfat, karena Sarf…

Tuhan Sanggup Memelihara

Baca:  1 Raja-Raja 19:1-6"Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu."  1 Raja-Raja 17:6Kekeringan boleh saja melanda di segala tempat tapi berkat Tuhan tidak bergantung situasi.  Di tengah kekeringan sekalipun, ketika semua orang mengalami kesukaran, Elia tetap mengalami kebaikan Tuhan.     Dengan cara-Nya yang ajaib dan sangat tidak masuk akal Tuhan menyediakan segala yang dibutuhkan oleh Elia.  "Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu."  (ayat nas).  Bagi setiap orang yang mau membayar harga untuk hidup taat kepada Tuhan, pasti ada upah.  "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."  (1 Korintus 2:9).  Pemeliharaan Tuhan terhadap Elia tidak hanya berhenti sampai di s…

Sendiri Bersama Tuhan

Baca:  1 Raja- Raja 17:1-6"Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan."  1 Raja-Rja 17:3Di mata Tuhan penyembahan berhala adalah dosa besar dan merupakan suatu kekejian, sebab Tuhan sudah memperingatkan umat Israel,  "...janganlah menajiskan dirimu dengan berhala-berhala mereka."  (Yehezkiel 20:18).  Tuhan sangat  "...benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia,"  (Mazmur 31:7).  Sebagai akibatnya Tuhan menghukum bangsa Israel dengan kekeringan selama 3,5 tahun.  Karena menyampaikan pesan Tuhan tentang penghukuman atas Israel tersebut keberadaan Elia menjadi sangat terancam dan dimusuhi oleh raja Ahab.     Di tengah situasi yang genting ini, Tuhan menunjukkan kasih-Nya kepada Elia.  Sebagaimana arti nama EliaTuhan adalah Allahku, maka Tuhan membuktikan diri-Nya sebagai Allah yang hidup, yang sanggup menolong, melindungi dan memelihara Elia.  Sungguh benar apa kata pemazm…

Kekeringan Sebagai Teguran Tuhan

Baca:  1 Raja-Raja 17:1-6"Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan."  1 Raja-Raja 17:1Kekeringan ekonomi atau krisis ekonomi seringkali menjadi masalah utama dalam kehidupan semua orang, tanpa terkecuali.  Artinya masalah tersebut tidak hanya dialami oleh orang-orang dunia saja namun orang percaya pun tak luput dari masalah ini.  Namun meski harus mengalami masalah yang sama tetapi ada jaminan pemeliharaan dari Tuhan bagi setiap orang percaya.  Jadi ada  "...perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya."  (Maleakhi 3:18).  Daud juga menyatakan bahwa  "Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;"  (Mazmur 34:20).     Ketika Israel diperintah oleh raja Ahab terjadilah kekeringan di seluruh negeri selama 3,5 tahun.  Tuhan mengijinkan kekerin…

JALAN TUHAN: Penuh Keajaiban

Baca:  Mazmur 37:1-40"Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya, maka Ia akan mengangkat engkau untuk mewarisi negeri, dan engkau akan melihat orang-orang fasik dilenyapkan."  Mazmur 37:34Tak dapat disangkal, ketika mengalami hal-hal sulit naluri kita cenderung mengeluh dan berputus asa.  Namun bila kita selalu berada di jalan kudus-Nya kita pasti sanggup menghadapinya, sebab  "...TUHAN menopang orang-orang benar."  (Mazmur 37:17).  Artinya kita tidak sendirian menghadapi pergumulan hidup ini, ada Tuhan yang selalu menopang dan bahkan menggendong kita.  Karena  "TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"  (Mazmur 118:6).     Ketika bangsa Israel hendak berjalan menuju Tanah Perjanjian mereka harus melewati banyak sekali tantangan.  Firaun berusaha mencegah mereka pergi, pasukan tentaranya pun diperintahkan mengejar bangsa Israel.  Belum lagi kesulitan-kesulitan lain yang mereka alami saat berada di pad…

JALAN TUHAN: Membawa Kemenangan

Baca:  Yesaya 35:1-10

"Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ,"  Yesaya 35:9Banyak orang percaya seringkali mengeluh dan ragu ketika berkomitmen berjalan sepenuhnya di jalan Tuhan dan tidak lagi mengikuti arus dunia ini.  Mengapa?  Karena mereka terus membanding-bandingkan dengan keadaan orang yang tidak percaya atau orang fasik, yang secara kasat mata tampak mujur.     Ayub sempat mengeluh pula,  "Mengapa orang fasik tetap hidup, menjadi tua, bahkan menjadi bertambah-tambah kuat? Keturunan mereka tetap bersama mereka, dan anak cucu diperhatikan mereka. Rumah-rumah mereka aman, tak ada ketakutan, pentung Allah tidak menimpa mereka."  (Ayub 21:7-9).  Bani Asaf pun dalam mazmurnya menyatakan hal yang sama,  "Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik. Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih,…

Sedikit yang menempuh jalan Tuhan

Baca:  Yesaya 35:1-10"Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya."  Yesaya 35:8Jalan Tuhan disebut pula dengan jalan kudus, jalan suci atau jalan yang menuju kepada keselamatan kekal.  Namun sayang tidak semua orang mau menempuh jalan itu, terlebih-lebih mereka yang disebut orang yang tidak tahir dan orang pandir.  Orang yang tidak tahir artinya orang yang berdosa atau orang yang hidup dalam kecemaran, sedangkan orang pandir disebut pula orang bodoh atau bebal, orang yang hidup menurut kehendak sendiri dan sulit menerima teguran.  Mereka tidak mau menempuh jalan Tuhan karena mereka berpikir bahwa jalan Tuhan itu penuh dengan aturan, tidak boleh ini tidak boleh itu, tidak bebas, menyakitkan daging, ada harga yang harus dibayar, sebagaimana Tuhan Yesus katakan:  "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan m…

Kasih Yang Timpang (Lukas 6:27-36) | Renungan Kristen

Baca | Lukas 6:27-36
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Matius 22:37Jika Anda jatuh di tengah keramaian, berapa persenkah kemungkinan ada orang akan menolong Anda berdiri? Tentunya cukup besar. Apakah hal yang sama berlaku di negara yang mayoritas warganya bukan orang percaya, bahkan atheis? Kemungkinannya tetap cukup besar. Yesus bahkan memberi perumpamaan yang ironis, yaitu bagaimana ahli Taurat dan orang Lewi yang notabene adalah tokoh pemimpin agama justru berlalu begitu saja saat melihat seorang yang sekarat, sedangkan orang Samaria yang dianggap kafir justru menolong dengan kesungguhan hati. Ada kalanya, orang yang tak kenal Tuhan pun bisa bertindak lebih baik dalam hal moral dan mengasihi sesama.
Orang tidak percaya pun bisa berbuat baik. Orang percaya bahkan bisa berbuat lebih baik dari mereka yang mengaku Kristen. Jika demikian, apa bedanya orang percaya dengan yang tidak? Sama…

Bukan Mengubah Tuhan (Yohanes 15:1-8) | Renungan Kristen

Baca :Yohanes 15:1-8
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki dan kamu akan menerimanya.” Yohanes 15:7

Yesus berjanji, “Mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” Jangan mengartikan ayat ini bahwa Tuhan akan mengabulkan apapun juga permintaan dan keinginan kita. Jangan memenggal ayat itu begitu saja. Perhatikan bahwa janji itu sebenarnya bersyarat. Perhatikan syarat yang Yesus minta, “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu.” Jadi, hal yang paling utama adalah bagaimana kita hidup di dalam Kristus dan mengizinkan firman Tuhan memenuhi dan menguasai kita. Jika firman Tuhan menguasai kita, maka doa-doa kita pun akan selaras dengan kehendak Allah. Itu sebabnya Tuhan akan memberikan apa yang kita minta dan doakan. 

Doa tidak mengubah Allah. Justru, doalah yang mengubah kita untuk hidup dalam kehendak Allah. Itulah yang akan membawa perubahan dalam hidup…

HIDUP HARUS TERUS BERJALAN

Baca:  1 Raja-Raja 19:9-18"...hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."  1 Raja-Raja 19:10Pada dasarnya stres tidak selalu berakibat buruk atau berdampak negatif, namun bergantung bagaimana sikap kita dalam menanggapi setiap masalah yang terjadi.  Jadi ada positif dan negatifnya.  Stress yang negatif atau disebut distressdapat menyebabkan seseorang menjadi lemah dan tertekan sehingga dapat menghambat kemajuannya.  Namun di sisi lain stress juga memiliki sisi positifnya atau eustress, di mana stres dipandang sebagai suatu kesempatan bagi seseorang untuk segera bertindak dan mencari solusi di tengah krisis atau situasi sulit sehingga menjadikannya semakin matang dan tangguh dalam bertindak.  Karena itu jangan sekali-kali lari dari masalah.     Salah satu cara mudah agar kita terhindar dari stres adalah istirahat yang cukup dan makan secara teratur.  Ketika melihat Elia sedang down Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk membangunkan Elia.  "…

Stres Tingkat Tinggi

Baca:  1 Raja-Raja 19:1-8"Kemudian ia ingin mati, katanya: 'Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.'"  1 Raja-Raja 19:4bSering kita mendengar nasihat orang,  "Jangan gampang stres, nanti kamu cepat tua lho!"  Memang banyak orang merasa alergi dan takut sekali mendengar kata tua.  Mengapa orang tidak suka bila dibilang sudah tua?  Karena tua identik dengan kulit yang kendur dan keriput.  Oleh karena itu banyak orang  (khususnya wanita)  berlomba-lomba untuk menggunakan berbagai macam produk kecantikan, seperti krim pengencangan kulit atau wajah, mengkonsumsi vitamin A dan C supaya mereka tidak mengalami penuaan dini.     Tak bisa dipungkiri bahwa dunia saat ini dipenuhi dengan ketegangan-ketegangan di berbagai sektor kehidupan manusia.  Hal ini seringkali menjadi faktor pemicu stres yang dialami orang dengan tekanan berat.  Jadi, bukan hanya di bidang politik saja orang mudah sekali mengal…

Berseru Saat Perlu

Baca:  Mazmur 44:1-27"Terjagalah! Mengapa Engkau tidur, ya Tuhan? Bangunlah! Janganlah membuang kami terus-menerus!"  Mazmur 44:24Sudah menjadi sifat alamiah manusia jika dalam marabahaya, terancam, tertekan dan menemui jalan buntu akan berteriak dan berseru-seru kepada Tuhan, bahkan disertai linangan air mata dan hati hancur.  Tak jarang mereka pun langsung mengeluh, berani marah dan mempersalahkan Tuhan:  "Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?"  (Mazmur 10:1).     Sama seperti yang dirasakan murid-murid ketika mereka berada di tengah amukan badai, mereka berpikir mengapa Tuhan Yesus sepertinya membiarkan hal itu sementara mereka berada dalam bahaya yang besar.  Mereka pun berteriak,  "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"  (Markus 4:38b).  Tuhan Yesus pun menegur mereka,  "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?"  (Matius 8:26).  Saat dalam masalah berat biasanya cepa…

BADAI: Melatih Kepekaan Rohani

Baca:  Mazmur 29:1-11"Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar."  Mazmur 29:3Ketika berada di dalam badai, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mencari tahu siapa dan apa penyebabnya.  Maka dibutuhkan sebuah kepekaan rohani.     Bila badai terjadi karena kesalahan dan kelalaian sendiri, segeralah intropeksi diri.  Ketika ditegur Natan perihal perselingkuhannya dengan Batsyeba, yang mengakibatkan anak yang dilahirkan mati, segeralah Daud berdoa,  "Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!"  (Mazmur 51:3-4).  Inilah yang disebut kepekaan reaktif.  Tuhan merupakan sumber kasih yang tidak pernah habis.  Asal kita datang kepada-Nya dengan hati hancur dan mengakui dengan jujur segala dosa dan kesalahan, Tuhan pasti mengampuni.  "Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang ha…

Tuhan Sanggup Meredakan

Baca:  Markus 4:35-41"Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali."  Markus 4:39Danau Galilea adalah tipikal danau yang mudah sekali diterjang oleh angin dan badai yang kencang, yang melalui sela-sela perbukitan yang mengelilingi danau itu.  Seharusnya fenomena alam ini tidak mengejutkan bagi beberapa murid Tuhan Yesus yang adalah mantan nelayan.  Meski demikian mereka tetap saja dalam kepanikan.  Begitu juga kita, selama kaki ini masih memijak bumi kita pun tidak akan luput dari terpaan berbagai badai kehidupan.  Pertanyaan timbul:  Apa bedanya kita sebagai orang percaya dan orang yang tidak percaya apabila masalah dan penderitaan itu juga datang menerpa hidup kita?  Jawabnya:  Jelas saja ada perbedaan yang nyata!     Orang percaya yang diterpa oleh badai persoalan tidak menghadapinya sendirian, sebab Tuhan ada bersama mereka dan selalu beserta.  "Apabila orang-oran…

Berhala Di Gereja | Renungan Kristen

Kisah Rasul 16:13-40
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Kisah Rasul 16:25

Apakah kita benar-benar mengasihi Tuhan atau hal-hal yang melekat pada-Nya? Kita bisa coba menilainya dengan bertanya, misalnya, apa yang paling sering membuat kita terganggu saat ibadah? Mungkin kita berkata, pemimpin pujian yang kurang pengalaman, musik yang kurang baik, khotbah yang kurang menarik, liturginya, bangunannya, fasilitas di gereja yang begini begitu. Bukan berarti semua itu tak penting. Namun, jika untuk menyembah Tuhan kita lebih bergantung kepada hal-hal itu, mungkin kita perlu merenungkan, apakah kita menyembah Tuhan atau ingin memuaskan jiwa kita sendiri? Ternyata kita bisa dengan mudah menyembah atau melayani hal-hal selain Tuhan, bahkan di gereja!
Ada begitu banyak alasan Paulus dan Silas mengeluh. Saat sedang menginjil, mereka justru difitnah, disiksa, dipenjara, dipasung. Kondisi …

Orang Kaya Sukar Masuk Surga ? Tergantung Respon

Baca: Lukas 18:18-27, 19:1-10

Lama melakukan sesuatu nggak selalu berarti lebih banyak pengalaman didapat. Lama jadi orang Kristen belum tentu artinya dia lebih rohani atau lebih kenal Tuhan daripada yang baru beberapa waktu bertobat. Hal seperti ini nyatanya emang terjadi di mana-mana. Hari ini, kita liat dua sosok orang kaya. Yang pertama, orang kaya yang disebut Alkitab sebagai pemimpin (Luk. 18:18). Dari pengakuannya sendiri, dia udah sejak kecil kenal Tuhan (ay. 21). Sementara orang kaya kedua adalah Zakheus, pemungut cukai berbadan pendek yang tentu udah kita kenal itu. Zakheus tentu saja bukan orang rohani. Keinginannya liat Papi-J pun karena penasaran doank (Luk. 19:3). Tapi, baru satu pertemuan ketemu Yesus, responsnya sangat berkebalikan sama orang kaya pertama. Zakheus langsung bisa lepas dari segala keterikatan terhadap harta, sementara si pemimpin kaya itu meski udah kenal Tuhan sejak kecil, malah ga bisa lepas dari ikatan harta duniawi. Guys, udah berapa lama kamu kenal…

KARNA SU SAYANG ROHANI VERSI LIRIK

Karna Su Sayang VERSI ROHANI
Engkaulah Tuhanku
Engkaulah Rajaku
Kau Pemilik Sluruh Hidupku
Saat ini kunyatakan
Yesuslah Tuhan Penyelamat Hidupku

Engkaulah Nafasku
Engkaulah Nadiku
Hidupku  tiada arti  tanpa Engkau
Saat ini kunyatakan
Yesus paling berharga di hidupku

Dan ini semua tentang hati
Tuhan tau yang dihati
Lagu bukan se kedar lagu
Karna lahir dari hati

Biar orang bilang apa
Aku akan tetap setia
Karna besar cinta ku pa Tuhan
Orang mau bilang apa tidak  masalah

Biar hidup didunia kan susah
aniaya dan derita itu biasa
jang cuma suka berkat-berkat saja
ikut Tuhan pasti Tuhan kan berkati

aku tetap jaga iman sampai mati
Tuhan paling tahu ku punya hati
hidup untuk Tuhan bukan tuk dunia
Roh Kudus yang mampukan lewati semua

Engkaulah Tuhanku
Engkaulah Rajaku
Kau Pemilik Sluruh Hidupku
Saat ini kunyatakan
Yesuslah Tuhan Penyelamat Hidupku

Engkaulah Nafasku
Engkaulah Nadiku
Hidupku  tiada arti  tanpa Engkau
Saat ini kunyatakan
Yesus paling berharga di hidupku

Setiap hari ku berdoa
Berdo…

Jangan Mengakhiri Dengan Buruk

Baca: 2 Tawarikh 26: 16-21
Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan. 2 Tawarikh 26:16
Waktu usianya masih 16 tahun, bangsa Yehuda menobatkan Uzia sebagai raja menggantikan ayahnya, Amazia. Meski sangat muda, Uzia terbilang berhasil. Ia memerintah selama 52 tahun, dan selama memerintah ia melakukan yang benar dan hidup takut akan Tuhan. Tak heran, semua usahanya berhasil. Ia selalu menang dalam tiap peperangan. Ketika berperang melawan orang Filistin, misalnya, Tuhan menolongnya dengan cara yang ajaib. Pemerintahannya juga disokong oleh banyak tentara yang andal dalam berperang, yang didukung oleh alat-alat perang yang hebat pula. Selain itu, ia juga mempunyai banyak ternak dan kebun anggur. Ia diberkati. Karena kekayaan en kekuatannya, namanya masyhur sampai ke Mesir dan ke seluruh negeri yang jauh. Sayangnya, setelah s…

Apa Yang Kamu Cari Saat Ikut YESUS ?

Yohanes 1: 35-51
Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" Yohanes 1:38
Mengapa Anda menjadi orang Kristen? Ada banyak alasan untuk menjawab pertanyaan itu. “Saya ingin diberkati!” “Saya ingin selamat!” Saya ingin hidup kekal!” Ketiga kalimat ini menjadi jawaban yang sering disampaikan oleh orang Kristen saat ditanya tentang sesuatu yang mereka cari di dalam Kristus. Sekalipun jawaban itu memang merupakan jawaban atas kebutuhan rohani kita, tidak perlu diragukan lagi bahwa kecenderungan manusia adalah melibatkan diri dalam banyak hal dengan tujuan mencari keuntungan. 
Ketika Yesus bertanya kepada kedua murid Yohanes yang mengikutiNya: “Apakah yang kamu cari?” Mereka menjawab: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" (ay. 38). Ungkapan kedua murid ini menunjukkan kerinduan mereka untuk meng…

Lupa Begitu DIberkati | Renungan Kristen

Lukas 17:11-19
Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" Lukas 17:18

Mungkin Anda pernah melakukan permainan ini. Satu ketika, keponakan saya ingin sebuah permen (atau kelereng atau benda kecil lainnya). Maka, saya menggodanya dengan mengambil benda itu, menaruhnya di tangan saya, kemudian menggenggamnya erat-erat. Keponakan saya berusaha mengambil permen itu dengan berbagai cara. Ia berusaha membuka jari saya satu demi satu hingga berusaha menggelitiki tangan saya. Saat akhirnya ia benar-benar berhasil membuka genggaman saya dan mengambil permen itu, ia pun pergi.
Pendeta Haddon Robinson memakai ilustrasi permainan sederhana di atas untuk menggambarkan sikap sebagian orang Kristen dalam berdoa. Ketika memohon sesuatu kepada Tuhan, mereka akan berdoa dengan sangat keras, sekeras usaha keponakan saya tadi dalam mengambil permen. Namun, saat kita sudah berhasil mendapatkan apa yang diinginkan, kita pergi begitu saja. Hal i…

Anak Tuhan Cuek Terhadap Dosa ? | Renungan Kristen

Dapatkan Lagu Rohani & Renungan Kristen di Youtube Channel JC-Kok
1 Samuel 2:27-29, Lukas 19:1-10
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. Yakobus 4:17

“Bu, apa saya akan dihukum untuk sesuatu yang tidak saya lakukan?” Tanya seorang murid kepada gurunya. Sang guru menjawab, “Tentu tidak, Nak. Kenapa kamu harus dihukum jika tidak melakukan apa-apa?” Si murid tersenyum. “Terima kasih, Bu. Saya lega soalnya saya hari ini tidak bikin PR.”
Mungkin Anda pernah mendengar humor di atas. Tapi, itulah gambaran yang tepat tentang kesalahan berpikir yang sayangnya kerap menghinggapi orang Kristen. Kita sering menganggap, asal tidak melakukan, itu lebih baik daripada melakukan tapi salah. Kita menganggap hidup ini seperti sistem penilaian di ujian di mana jawaban salah diberi nilai minus 1 tapi tidak menjawab diberi nilai nol. Tapi, “sistem penilaian” Tuhan tidak demikian! Nas hari ini justru berkata bahwa jika kita tahu mana yang baik t…

Diterjang Badai Hidup

Baca:  Matius 8:23-27"Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur."  Matius 8:24Mungkin kita tidak pernah mengalami terpaan badai dan ganasnya gelombang di lautan dalam arti yang sesungguhnya karena kita memang tidak pernah melakukan perjalanan jauh melalui jalur laut, karena umumnya kapal laut membutuhkan waktu yang lama, bahkan bisa berhari-hari untuk bisa sampai ke tujuan.  Karena itu banyak orang lebih suka menempuh perjalanan jauh melalui jalur udara demi efesiensi waktu dan kenyamanan meski harus mengeluarkan biaya mahal.     Namun tak seorang pun dapat mengelak dan menghindarkan diri dari  'badai dan gelombang'  kehidupan yang sewaktu-waktu dapat terjadi dan menghantam  'perahu kehidupan'  kita.  Contoh nyata adalah badai perekonomian atau krisis moneter yang melanda bangsa Indonesia pada tahun 1998 lalu, krisis berkepanjangan menerjang segala sektor kehidupan yang akhirnya membawa…

No Name Higher | Renungan Kristen

Dapatkan Lagu Rohani & Renungan Kristen di Youtube Channel JC-Kok

Kejadian 11:1-9, 1 Samuel 24
Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." Kejadian 11:4

Kalo kita baca sejarah, kita bisa ngeliat salah ciri khas peradaban yang maju adalah dengan ditemukannya bangunan-bangunan besar. Ya, kita tau piramid di Mesir, misalnya. Atau Great Wall di Tiongkok hingga candi-candi di negara kita. Tapi, jauh sebelum bangunan-bangunan itu berdiri, Alkitab mencatat adanya peristiwa serupa. Ketika manusia masi satu bahasanya coz mereka adalah generasi sesudah air bah yang telah membinasakan umat manusia dan cuma menyisakan keluarga Nuh. Mereka ini lalu usul buat membangun satu menara yang sangat tinggi. Tujuannya apa? Buat cari nama dan agar mereka ga tercerai berai (ay. 4).
Cari nama dan agar ngga terpisah. Itulah dua keinginan manusia yang te…

KEKUATIRAN: Bukti Ketidakpercayaan

Dapatkan Lagu Rohani & Renungan Kristen versi video di Channel Youtube JC-Kok Baca:  Mazmur 112:1-10"Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN."  Mazmur 112:7Semua orang pasti punya rasa kuatir karena kuatir adalah hal yang manusiawi, tapi jika setiap saat dan setiap waktu kita terus hidup dalam kekuatiran itu sama artinya kita tidak mempercayai Tuhan sepenuhnya;  kita meragukan kuasa Tuhan dan bimbang terhadap semua janji-janji Tuhan.  "...orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan."  (Yakobus 1:6-7).  Orang yang kuatir membuktikan bahwa ia tidak menyadari kasih dan pemeliharaan Tuhan dalam hidupnya, padahal  "...TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun."  (Mazmur 100:5).  Firman-Nya juga mengatakan,  "Jadi jika kamu yang ja…

Terbebas Dari Rasa Kuatir

Baca:  Hosea 6:1-6"Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."  Hosea 6:3Semua orang pasti tahu bahwa kunci meraih keberhasilan adalah kerja keras dan kesungguhan.  Mustahil kita meraih semua yang kita impikan jika kita hanya berpangku tangan dan tidak melakukan segala sesuatu dengan kesungguhan.  Jika sampai hari ini kita masih juga belum mampu mencapai segala yang diimpikan, mungkin yang menjadi salah satu faktor kegagalannya adalah kita kurang bersungguh-sungguh.  Jangan sekali-kali kita mengkambinghitamkan orang lain sebagai penyebab kegagalan, tapi biarlah kita belajar untuk mengevaluasi diri dan membuat sebuah perubahan.  Barrack Husein Obama, presiden Amerika ke-44 mengatakan,  "Perubahan tidak akan datang jika kita menunggu orang lain atau lain waktu.  Diri kitalah yang ditunggu-tunggu.  Diri kitalah perubahan yang d…

Manis Kau Dengar - Nikita | Lagu Rohani

Ya Tuhanku,
Aku hendak bernyanyi bagiMu
Selama ku hidup
Ya Allahku
Aku hendak bermazmur bagiMu
Selagi ku ada

Inilah yang kurenungkan setiap waktu
Nyanyian pujian dan pengagungan, kepadaMU
Biarlah manis Kau dengar Tuhan,
Manis Kau dengar Tuhan,
Dan hatiku bersuka kar’naMu.

GOD & GPS Renungan Kristen

Mazmur 25
Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan. Roma 2:13

Di zaman sekarang, teknologi Global Positioning System atau GPS sudah menjadi kebutuhan bagi orang yang melakukan perjalanan ke suatu tempat yang asing baginya. Perangkat ini sangat membantu. GPS bisa memberi informasi lokasi keberadaan kita, menunjukkan arah menuju ke satu tempat dengan tepat, bahkan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk tiba ke sana dengan berbagai kendaraan, hingga info wilayah mana yang macet, dll. Namun secanggih apa pun perangkat GPS, alat itu hanya akan berfungsi bila kita percaya pada informasi yang ditampilkan dan melakukan instruksi yang diberikan. Jika GPS menunjukkan bahwa arah menuju ke titik B adalah ke timur, tapi kita malah berjalan ke barat, maka GPS itu sama saja tidak akan berguna.

Prinsip yang sama juga berlaku dengan kehidupan rohani kita. Bimbingan Allah melalui firman-Nya di dalam A…