Langsung ke konten utama

Membalas Kebaikan Tuhan “Menanggalkan Naluri Kemanusiaan”

Renungan Harian TRUTH
Kita telah belajar bahwa setiap orang percaya berutang kepada Tuhan, dan satu-satunya cara membalas kebaikan Tuhan adalah dengan hidup oleh Roh. Hidup oleh Roh artinya hidup dalam penurutan terhadap kehendak Roh Tuhan, bukan dalam kendali diri sendiri lagi. Orang yang hidup dalam kendali Roh Tuhan pasti hidup bagi kepentingan Tuhan. Dalam kesaksiannya yang lain, Paulus mengatakan bahwa orang yang sudah ditebus oleh darah Tuhan Yesus adalah orang yang mati bagi dirinya sendiri dan hidup bagi Tuhan (2Kor. 5:14–15).

Tidak hidup menurut daging berarti tidak lagi hidup dalam naluri kemanusiaan. Naluri kemanusiaan adalah pola pikir dan cara hidup yang biasa dimiliki semua orang. Naluri kemanusiaan yang membelenggu manusia ini adalah bersekolah, lalu kuliah, mencari nafkah, menikah, memiliki berbagai fasilitas (rumah, mobil dan lain sebagainya), memiliki keturunan, membesarkan anak, mencarikan jodoh untuk anak, membesarkan cucu dan akhirnya mati. Bila cara hidup seperti ini membelenggu kehidupan seseorang maka ia menjadi korban lingkungan, kualitas hidupnya rendah. Apa bedanya dengan hewan? Ironisnya, justru inilah pola kehidupan yang dimiliki orang pada umumnya. Dorongan yang ada dalam kehidupan orang-orang seperti ini adalah bagaimana mempertahankan hidup dan bila cukup mampu adalah bagaimana meraih kehormatan.

Orang yang sungguh-sungguh mau membalas kebaikan Tuhan akan bersedia menanggalkan pola pikir dan cara hidup yang dianggap wajar oleh orang pada umumnya dan mengenakan cara hidup baru yaitu “hidup oleh Roh”. Hidup dalam penurutan yang mutlak kepada Bapa di Surga. Gerak hidupnya adalah melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan apa yang direncanakan Bapa bagi untuk turut digenapi oleh kita. Jika kita mau membalas kebaikan Tuhan, kita tidak akan mengingini apa yang diingin anak-anak dunia. Cita rasa hidup kita telah berubah menjadi cita rasa hidup bangsawan Surgawi. Memang cara hidup ini akan tampak berbeda, sampai kelihatan agak aneh dalam pandangan orang pada umumnya.

Orang yang mematikan naluri kemanusiaannya adalah orang yang tidak lagi memiliki cita-cita dan visi dari diri sendiri. Semua yang diingininya selalu dikonfi rmasikan dengan Tuhan. Ia tidak akan melangkah sebelum benar-benar mendapat komando dari Tuhan untuk melangkah. Dalam hal ini doa Bapa Kami terpenuhi, yaitu “Datanglah kerajaan-Mu dan jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di Surga” (Mat. 6:10). Inilah yang dapat dikatakan sebagai “mengalir” dengan Tuhan.

Orang yang sungguh-sungguh mau membalas kebaikan Tuhan akan meninggalkan naluri kemanusiaannya dan hidup dalam penurutan mutlak kepada Bapa di Surga.

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN KRISTEN

RENUNGAN KRISTEN
Renungan Air Hidup            : lihat daftar isi Renungan Harian Online     : lihat daftar isiRenungan Harian Truth       : lihat daftar isiRenungan Santapan Harian : lihat daftar isiRenungan Kristen Teks        : lihat daftar isiKhotbah Kristen                 : lihat daftar isi

Renungan Pemuda Kristen

Baca:  Amsal 22:1-16

"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu."Amsal 22:6






Dengarkan ►           Masa muda adalah masa 'emas' dalam perjalanan hidup seseorang.  Masa di mana seseorang sedang dalam puncak gejolak;  masa mengekspresikan segala potensi yang dimilikinya.  Namun juga bisa dikatakan sebagai masa 'rentan' terhadap segala pengaruh yang ada, apakah itu pengaruh baik yang membawanya kepada suatu keberhasilan, ataukah pengaruh buruk yang sewaktu-waktu bisa saja menjerumuskannya diarahkan secara tepat dan benar, sebab mereka itu sangat produktif dan bertalenta.

     Saat ini perkembangan dunia begitu pesat bukan hanya di bidang tertentu saja, tapi hampir di seluruh bidang kehidupan manusia.  Salah satunya adalah bidang teknologi:  ada internet, handphone super canggih, laptop, ipad dan sebagainya.  Muncul istilah email, facebook, twitter.  Mau tidak mau kemajuan teknologi i…

Khotbah Kristen Philip Mantofa

Posting ini berisi khotbah dari Ps. Philip Mantofa. Beliau adalah adalah orang yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Dalam pelayanannya banyak orang yang merasa terberkati, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan menerima mukjizat. karena apa yang disampaikan bukan hanya sekedar kata-kata motivasi dunia tapi semua berasal dari Alkitab yang adalah penuntun dan panduan bagaimana kita manusia seharusnya hidup di dunia ini.
Salah satu acara yang dibawakan Ps. Philip mantofa adalahbefore 30 show di global tvyang tayang setiap hari sabtu jam Pukul 12.00 WIB.


Silahkan pilih khotbah di bawah untuk di download.