Langsung ke konten utama

Lorong Kekekalan “Gehenna”

Renungan Harian TRUTH
Kata “neraka” dalam Mat. 10.28 aslinya tertulis gehenna. Ini berasal dari kata bahasa Ibrani gêy-Hinnom. Disinyalir oleh beberapa ahli bahwa kata ini berarti “meratap”. Lebak Ben-Hinom adalah sebuah lembah atau jurang di bagian selatan Yerusalem, pusat penyembahan berhala pada jaman raja-raja (2Raj. 23:10). Di tempat inilah diselenggarakan persembahan kurban anak-anak kepada Dewa Molokh yang menjijikkan di hadapan Tuhan (2Taw. 28:3; 33:6). Karena upacara-upacara berhala yang pernah diadakan di sana, maka nama tempat itu menjadi lambang api neraka. Api yang digunakan untuk membakar anak-anak yang dikurbankan bagi dewa Molokh memberi inspirasi neraka. Tempat tersebut juga dikenal sebagai “Lembah Pembunuhan” (the Valley of Slaughter, Yer. 7:31–32).

Bagi orang Yahudi, kata gehenna mempunyai pengertian “tempat penghukuman bagi orang-orang berdosa”. Kata ini hampir selalu menunjuk tempat penyiksaan, tempat yang disediakan bagi orang-orang jahat. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia gehenna diterjemahkan “neraka”, dan ditulis dua belas kali. Sebelas di antaranya diucapkan Tuhan Yesus sendiri (Mat. 5:22–30, 10:28, 18:9, 23:15, 23:33; Mrk. 9:43, 9:45, 9:47; Luk. 12:5; Yak. 3:6). Kata gehenna sering disertai keterangan tambahan yang dikalimatkan sebagai “api yang menyala-nyala”. Hal ini menunjukkan bahwa tempat ini adalah tempat hukuman kekal (everlasting punishment). Gehenna ini bisa menunjuk tempat terakhir penghukuman setelah penghakiman. Kata ini dalam bahasa Inggris diterjemahkan “hell”.

Konsep tentang tempat penghukuman yang diilustrasikan secara dramatis mengerikan ini baru muncul dalam Perjanjian Baru. Dalam Perjanjian Lama, dunia orang mati atau she’ôl tidak selalu dianggap menjadi tempat penyiksaan atau tempat penghukuman. Kalaupun she’ôl juga diisyaratkan sebagai tempat penghukuman, tetapi ilustrasinya tidak semengerikan gehenna. Gehenna inilah tempat pembuangan permanen bagi mereka yang tidak diperkenankan tinggal dalam kerajaan Bapa, sama dengan “lautan api” yang dimaksud dalam Why. 20:14–15. Kata “lautan api” ini sebenarnya lebih tepat diterjemahkan “danau api” sebab aslinya tertulis limnen tu püros. Sangat besar kemungkinan gehenna ini adalah terbakarnya bumi atau tata surya kita yang dijelaskan dalam 2Ptr. 3:10–12. Pada waktu itu kita sudah berada di Surga, kekekalan yang indah selamalamanya (Why. 22:5; 7:17; 21:4). Itulah sebabnya Paulus berkata bahwa penderitaan Zaman sekarang ini tidak ada artinya dibanding dengan kemuliaan yang akan kita terima (Rm. 8:18).

Mind Map Gehenna
Mind Map Gehenna
Gehenna adalah tempat yang mengerikan, maka pastikanlah kita sudah berada di

Surga ketika tempat itu dibuka.

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN KRISTEN

RENUNGAN KRISTEN
Renungan Air Hidup            : lihat daftar isi Renungan Harian Online     : lihat daftar isiRenungan Harian Truth       : lihat daftar isiRenungan Santapan Harian : lihat daftar isiRenungan Kristen Teks        : lihat daftar isiKhotbah Kristen                 : lihat daftar isi

Khotbah Kristen Philip Mantofa

Posting ini berisi khotbah dari Ps. Philip Mantofa. Beliau adalah adalah orang yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Dalam pelayanannya banyak orang yang merasa terberkati, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan menerima mukjizat. karena apa yang disampaikan bukan hanya sekedar kata-kata motivasi dunia tapi semua berasal dari Alkitab yang adalah penuntun dan panduan bagaimana kita manusia seharusnya hidup di dunia ini.
Salah satu acara yang dibawakan Ps. Philip mantofa adalahbefore 30 show di global tvyang tayang setiap hari sabtu jam Pukul 12.00 WIB.


Silahkan pilih khotbah di bawah untuk di download.



Renungan Pemuda Kristen

Baca:  Amsal 22:1-16

"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu."Amsal 22:6






Dengarkan ►           Masa muda adalah masa 'emas' dalam perjalanan hidup seseorang.  Masa di mana seseorang sedang dalam puncak gejolak;  masa mengekspresikan segala potensi yang dimilikinya.  Namun juga bisa dikatakan sebagai masa 'rentan' terhadap segala pengaruh yang ada, apakah itu pengaruh baik yang membawanya kepada suatu keberhasilan, ataukah pengaruh buruk yang sewaktu-waktu bisa saja menjerumuskannya diarahkan secara tepat dan benar, sebab mereka itu sangat produktif dan bertalenta.

     Saat ini perkembangan dunia begitu pesat bukan hanya di bidang tertentu saja, tapi hampir di seluruh bidang kehidupan manusia.  Salah satunya adalah bidang teknologi:  ada internet, handphone super canggih, laptop, ipad dan sebagainya.  Muncul istilah email, facebook, twitter.  Mau tidak mau kemajuan teknologi i…