Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Lirik Frangky Sihombing - Selalu ada jalan | Lagu Rohani

Ketika Jalan Kulalui
Berputar Di Padang Gurun
Engkaulah Yang Memelihara
Hidupku Sempurna Ketika Jalan Yang Ku Tempuh
Berujung Di Sungai Dalam
Engkaulah Yang Mengeringkannya
Untuk Kuseb’rangi Selalu Ada Jalan
Saat Seakan Tiada Jalan
S’bab Tuhan Ada Di Depanku
Membuka Jalan Bagiku
Selalu Ada Jalan
Di Mana Ada Kemauan
Biarlah Ku Hidup Selalu
Di Jalan Yang Kau Tunjukkan
Kepadaku

ORANG PERCAYA: Menghasilkan Buah

Baca:  Yohanes 15:1-8"Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."  Yohanes 15:8Sebuah pohon dapat menghasilkan buah dalam jumlah banyak, hanya dari satu batang pohon.  Dengan cara yang sama pula Roh Kudus menjadi sumber dari buah-buah dalam kehidupan orang percaya.  Semakin kita melekat kepada Pokok Anggur dan hidup dalam pimpinan Roh Kudus semakin kita memancarkan karakter seperti Kristus dan hal ini membawa kemuliaan bagi Bapa.     Ada pun langkah menuju kepada kehidupan Kristen yang berbuah adalah:  "Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita."  (1 Yohanes 2:5).  Ketaatan kita terhadap firman Tuhan adalah bukti kita tinggal di dalam firman-Nya.  Jika kita tidak menaati firman-Nya, sampai kapan pun kita tidak akan pernah berbuah.  Ada ko…

Gereja sebagai Panggung Hiburan | Renungan Harian

Ayat bacaan: 2 Timotius 2:3-4"Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng."Seorang Pendeta pernah bercerita bahwa ada beberapa gereja yang mewanti-wanti terlebih dahulu agar kotbah yang dibawakan jangan sampai terdengar menyindir atau memakai topik teguran Tuhan yang keras. "Yang berkat-berkat sajalah..dan jangan lupa pakai banyak humor, supaya jemaat tidak mengantuk." kata salah satunya kepada si bapak Pendeta ini. Ia pun geleng-geleng kepala karena di gereja-gereja seperti ini, ibadah Minggu bukan lagi momen dimana kita bisa mendengar pesan Tuhan lewat hambaNya, tetapi sudah berubah menjadi sebuah panggung hiburan yang hanya ditujukan untuk memuaskan "penonton", terutama memuaskan telinga mereka. Demikianlah kecenderungan banyak orang hari ini unt…

Takdir Hidup & Takdir mati

Jangan lagi kita berkata, “Ini sudah takdirku,” kemudian menyerah kalah terhadap keadaan. Kalau kita sakit, kita tidak boleh menyerah terhadap kesehatan yang memburuk itu karena berpikir bahwa itu adalah takdir kita. Kalau kita miskin berkepanjangan, jangan kita berpikir bahwa kita ditakdirkan menjadi orang miskin. Ingat, banyak orang yang kaya berlimpah harta, dulunya juga orang miskin. Harus kita sadari bahwa kemiskinan sering diakibatkan oleh kemalasan dan pemborosan; dan bisa diatasi dengan rajin bekerja dan hemat (Ams. 6:6–11; 13:18; 28:19).

Dalam hal ini kita bisa menyebut adanya takdir hidup dan takdir mati. Takdir mati menunjuk kepada keadaan hidup kita yang tidak bisa diubah, yang merupakan penentuan yang tidak meminta tanggung jawab dan peran kita sebagai individu. Dalam hal ini kita harus menerima saja dan bersyukur, karena ini adalah “porsi” dari Tuhan Semesta Alam (Mzm. 139:13–14). Misalnya, seseorang lahir sebagai seorang pria, sebagai orang Batak, lahir di Pematangsiant…

Ku Tahu Rencana Mu - Philip Mantofa & Cindy Hartsteen | Lagu Rohani Kar...

Tuhan kupercaya rencanaMu indah
Walau saat ini tak ku mengerti
Engkau t'lah berfirman mem b'ri masa depan
Damai sejahtera, penuh harapan

Ku tahu rencanaMu indah bagiku
Ku tahu kehendakMu baik bagiku
Ku tahu rancanganMu sempurna bagiku
Ku tahu jalan-jalanMu yang terbaik bagiku

Bukan Boneka

Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah. (Rm. 14:12)

Manusia adalah makhluk yang agung, menurut gambar dan rupa Allah (Kej. 1:26). Keagungannya juga terletak pada penghargaan Tuhan terhadap manusia untuk menentukan keadaannya sendiri. Dalam hal ini, manusia tidak hidup dalam suratan takdir yang sudah ditentukan untuk diterimanya tanpa bisa mengelak. Konsep suratan takdir membuat manusia tidak lebih dari “boneka” yang tidak berkepribadian dan tidak memiliki kebebasan sama sekali.

Agama-agama pada umumnya menganggap manusia hidup dalam guratan suratan takdir yang diatur oleh Tuhan. Maka manusia harus bersikap “baik-baik” terhadap Tuhan, bila perlu “menjilat-Nya”. Ini dimaksudkan agar Tuhan jangan membuat suratan takdir yang judulnya “malang” atau “kesialan”. Itulah sebabnya dalam hidup keberagamaan, sering dijumpai orang-orang yang berurusan dengan Tuhan karena hendak membujuk-Nya supaya memberi berkat bukan laknat.

C…

Berfungsi Benar Sebagai Terang | Renungan Harian

Ayat bacaan: Markus 4:21"Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian."Tengah asyik-asyiknya mengetik, tiba-tiba listrik di rumah padam. Istri saya lalu mengambil beberapa buah lilin, meletakkan lilin-lilin itu pada tempatnya dan kemudian menyalakannya agar rumah tidak gelap gulita. Ia mempunyai posisi-posisi sendiri untuk meletakkan lilin, seperti di atas rak di ruang tamu, di atas meja kerja saya dan di atas rak di kamar tidur. Jika anda menyalakan lilin dalam situasi yang sama, tentu anda juga meletakkannya pada tempat-tempat seperti itu. Tidak akan ada orang yang menyalakan lilin lalu diletakkan di tempat tertutup atau terhalang sesuatu, seperti di bawah tempat tidur, dalam peti dan sebagainya. Disana lilin tidak akan bisa berbuat banyak untuk menghalau gelap dan menggantikannya dengan terang yang ia miliki. Lilin itu hanya akan berfungsi baik…

PEMBERSIHAN: Proses Pembentukan

Baca:  Yohanes 15:1-8"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya."  Yohanes 15:1Pernyataan Tuhan Yesus,  "Akulah pokok anggur yang benar"  adalah sebagai penegasan bahwa Dia adalah satu-satunya Pokok Anggur yang asli dan sah, tidak ada yang lain.  Sebagai satu-satunya Pokok Anggur, setiap ranting harus melekat kepada-Nya.  Itulah satu-satunya cara untuk bisa menghasilkan buah!     Melekat berarti memiliki persekutuan yang erat secara kontinyu dengan Pokok Anggur.  Tanpa melekat kepada Pokok Anggur ranting-ranting itu akan kering, dan cepat atau lambat pasti akan mati, karena tidak ada kehidupan di dalamnya, sebab Pokok Anggur adalah sumber kehidupan.  "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."  (Yohanes 14:6).  Jadi tanpa Pokok Anggur ranting tidak punya kekuatan apa-apa dan tidak bisa berbuat apa-apa.  Tuhan Yesus juga menambahkan,  "Setiap ranting pada-Ku yang tida…

BERGANTUNG KEPADA TUHAN SETIAP HARI

Baca:  Lukas 11:1-13"Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya"  Lukas 11:3Tidak pernah merasa puas adalah sifat manusia.  Dalam banyak hal manusia selalu menginginkan lebih dari apa yang telah diperoleh, selalu ingin mendapatkan lebih dari cukup.     Pengkhotbah menulis tentang ketidakpuasan manusia:  "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia."  (Pengkhotbah 5:9).  Tuhan tahu bahwa manusia tidak pernah merasa puas, cenderung serakah, karena itu Ia mengajarkan murid-murid-Nya berdoa demikian:  "Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya"  (ayat nas).  Ini mengajarkan kita bergantung penuh kepada pemeliharaan Bapa setiap hari.  Kalau kita dapat menyerahkan kehidupan kita hari demi hari, kita tidak akan kuatir dan serakah.     Keinginan meraih hidup yang terlalu jauh ke depan sungguh sangat melelahkan.  Alkitab menasihati,  "Janganl…

Tujuh Puluh Tahun dan Kekekalan

Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif. (Ef. 5:15)

Masa hidup manusia tujuh puluh tahun (Mzm. 90:10), sangat tidak sebanding dengan kekekalan. Mungkin kita berpikir, adillah bila menabur perbuatan selama tujuh puluh tahun dituai selama tujuh puluh tahun; tetapi tidak adil bila menabur perbuatan tujuh puluh tahun harus dituai selama-lamanya.

Adil tidaknya hal ini bukan menurut kita, melainkan menurut Tuhan. Tuhan yang Mahaadil menentukan kita menabur tujuh puluh tahun, menuai selamalamanya. Hal ini dapat kita terima kalau kita mengerti dan menghayati kasih dan kesabaran-Nya yang luar biasa dalam menggarap kita.

Kita adalah orang-orang berdosa yang keras kepala. Tuhan selalu memberi kesempatan kita bertobat, walaupun kita masih sering berbuat banyak kesalahan. Anugerah keselamatan dan kesabaran Tuhan yang disediakan bagi manusia mampu mengimbangi hukuman kekal. Oleh sebab itu, kita tidak hanya memandang ke…

Air Muka | Renungan Harian

Ayat bacaan: Amsal 15:13"Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat."Air muka  seperti apa yang mendominasi wajah kita saat ini? Apakah senyum lebih banyak, atau cemberut atau muka dingin yang justru lebih sering muncul? Satu hal yang pasti, kerap kali air muka kita bisa mempengaruhi suasana di tengah-tengah lingkungan di mana kita berada. Ketika kita hadir kita bisa membuat suasana menjadi ceria, atau justru sebaliknya, kehadiran kita seolah membawa awan kelabu dan langsung membuat suasana menjadi suram dan muram. Apakah orang lain menjadi bersemangat dan gembira lewat kehadiran kita, atau malah langsung membuat orang menjadi malas serta kehilangan gairah? Sadar atau tidak, air muka yang kita tunjukkan kepada lingkungan sekitar kita akan sangat berpengaruh terhadap suasana. Ramahkah, bersahabatkah, mudah tersenyum kah, atau angkuh, kaku dan tidak menunjukkan sikap bersahabat, semua itu bisa tergambar dari raut muka kita. Apakah b…

SERI UTUSAN TUHAN: Tinggal Dalam Firman

Baca:  Matius 13:1-23"Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."  Matius 13:23Sebagai utusan Tuhan tugas kita adalah memberitakan kabar baik dari sorga!  Dapatkah kita lakukan jika kita sendiri tidak mengalami pertumbuhan rohani dengan baik?.  Adapun benih pertumbuhan rohani bagi orang percaya adalah firman Tuhan.  Oleh karena itu kita harus menjadikan firman Tuhan sebagai makanan rohani kita setiap hari, sebab  "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."  (Matius 4:4).  Tanpa benih firman yang tertanam tidak akan pernah ada pertumbuhan iman dan buah yang dihasilkan  (pelipatgandaan)  dalam kehidupan kita, sebab  "...iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."  (Roma 10:17).  Jadi utusan Tuhan harus taat membaca, menelit…

“Menabur Angin, Menuai Badai”

Umat-Ku menabur angin, maka mereka akan menuai badai! (Hos. 8:7 BIS)

Edward Norton Lorenz, seorang profesor dalam bidang meteorologi menemukan sebuah teori yang disebut butterfly effect. Dalam melakukan peramalan cuaca pada tahun 1961, ia menyelesaikan 12 persamaan diferensial nonlinear dengan komputer. Awalnya ia mencetak hasil perhitungannya di atas sehelai kertas dengan format enam angka di belakang koma (…,506127). Kemudian, untuk menghemat waktu dan kertas, ia memasukkan hanya tiga angka di belakang koma (…,506), menghilangkan tiga angka berikutnya (,—127). Cetakan berikutnya diulangi pada kertas yang sama, yang sudah berisi hasil cetakan tadi. Namun sejam kemudian, sungguh mengejutkan, ia menemukan hasil yang sangat berbeda dengan yang diharapkan. Pada awalnya kedua kurva tersebut memang berimpitan, tetapi sedikit demi sedikit bergeser sampai membentuk corak yang benar-benar berbeda sama sekali. Skenario cuaca yang mungkin terjadi sangat berbeda. Inilah yang disebut butterfly ef…

SERI UTUSAN TUHAN: Hidup Dalam Ketaatan

Baca:  Mazmur 141:1-10"Biarlah doaku adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan, dan tanganku yang terangkat seperti persembahan korban pada waktu petang."  Mazmur 141:2Alkitab menyatakan:  "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."  (Lukas 16:10).  Ketaatan pun harus dimulai dari perkara-perkara kecil dan sederhana.     Ketaatan dasar yang harus kita bangun agar kita dapat hidup dalam ketaatan di segala aspek adalah hal berdoa.  Ada banyak orang Kristen, bahkan tidak sedikit dari mereka yang sudah berstatus pelayan Tuhan, masih saja menganggap remeh dan mengabaikan jam-jam doa.  Mereka berpikir bahwa menghadiri ibadah dan terlibat dalam pelayanan itu sudah lebih dari cukup, berdoa seperlunya saja.  Benarkah demikian?  Nasihat Paulus,  "Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu it…

SERI UTUSAN TUHAN: Seorang yang Berdoa

Baca:  Mazmur 141:1-10"Biarlah doaku adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan, dan tanganku yang terangkat seperti persembahan korban pada waktu petang."  Mazmur 141:2Alkitab menyatakan:  "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."  (Lukas 16:10).  Ketaatan pun harus dimulai dari perkara-perkara kecil dan sederhana.     Ketaatan dasar yang harus kita bangun agar kita dapat hidup dalam ketaatan di segala aspek adalah hal berdoa.  Ada banyak orang Kristen, bahkan tidak sedikit dari mereka yang sudah berstatus pelayan Tuhan, masih saja menganggap remeh dan mengabaikan jam-jam doa.  Mereka berpikir bahwa menghadiri ibadah dan terlibat dalam pelayanan itu sudah lebih dari cukup, berdoa seperlunya saja.  Benarkah demikian?  Nasihat Paulus,  "Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu it…

Service Excellence | Renungan Harian

Ayat bacaan: Kejadian 18:6
=======================
"Lalu Abraham segera pergi ke kemah mendapatkan Sara serta berkata: "Segeralah! Ambil tiga sukat tepung yang terbaik! Remaslah itu dan buatlah roti bundar!"Hari ini saya masih ingin bercerita mengenai pengalaman saya dalam berlibur ke pulau Penang beberapa waktu lalu. Pada suatu malam saya dan istri pergi ke sebuah gerai pujasera dengan banyak stal makanan berjejer di sekeliling tempat. Setelah kami kenyang makan, ternyata ada sebuah lagi pojok makanan yang kembali menarik perhatian istri saya. Lalu kami pun menuju kesana. Penjualnya adalah seorang bapak tua yang ternyata sangat menyenangi pekerjaannya. Dia dengan bersemangat menerangkan makanan yang dijualnya. Apa saja isinya, bumbunya, sampai rasanya. Ia bahkan memberi kami kesempatan untuk mencicipinya tanpa kami minta terlebih dahulu. Semangatnya menjual membuat kami kemudian memesan satu untuk dibungkus pulang. Kembali dengan bersemangat ia menyarankan kami untuk…

“Jangan Melupakan Tanggung Jawab”

Kembali ke kisah Lazarus dan orang kaya (Luk. 16:19–31), penyebab utama mengapa si orang kaya dan keluarganya tidak peduli terhadap kesaksian Musa dan para nabi adalah sebab mereka menikmati kenikmatan dunia tanpa memedulikan orang lain. Dalam hal ini, kenikmatan dunia menjadi ikatan sehingga seseorang kehilangan kasih terhadap sesama. Orang yang terikat dengan percintaan dunia akan menghabiskan niatnya untuk segala hal yang bertalian dengan kenikmatan hidup di bumi. Itulah sebabnya Abraham berkata kepada orang kaya itu: “Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.” Pernyataan Abraham ini bukan berarti kekayaan atau kenikmatan hidup membuat seseorang masuk neraka. Yang membuat seseorang masuk neraka adalah egoisme, dimana seseorang mementingkan diri sendiri sehingga melupakan tanggung jawab.

Banyak orang ingin kaya. Mereka tidak tahu bahwa seorang yang diper…

“Mengapa Aku Tidak Diperingatkan?”

Dalam Luk. 16:19–31 dikisahkan mengenai orang kaya yang memohon kepada Abraham agar mengutus Lazarus ke rumah orang tuanya supaya memberi peringatan kepada saudara-saudaranya agar tidak masuk ke tempat celaka yang menyakitkan, di mana terdapat nyala api yang tidak pernah padam. Abraham mengatakan bahwa jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.

Itu menunjukkan bahwa untuk masuk Kerajaan Surga, seseorang dituntut untuk bertindak dan memiliki niat yang kuat. Menerima Yesus sebagai Tuhan berarti melakukan tindakan nyata seperti yang diperintahkan-Nya. Kesaksian Musa dan para nabi adalah kebenaran yang menyatakan bahwa ada Allah yang hidup yang memiliki rancangan. Ia bukan Allah orang mati tetapi Allah orang hidup (Luk. 20:38). Orang yang ingin hidup bersama dengan Dia harus mengikuti kesaksian Musa dan para nabi, artinya belajar hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Inti dar…

Lirik Kau Bapaku Yang Baik - Jeffry Tjandra | Lagu Rohani + Lirik

Verse 1
Engkau Bapa yang mengasihiku
Tak Kau pandang bentuk dan rupaku
Engkau mengasihiku dengan sepenuh hati
Tak pernah sama s'perti dunia ini

Verse 2
Engkau Bapa yang mengajariku
Melewati awan yang kelabu
Kau yang buatku terbang bagaikan rajawali
Mengatasi segala pencobaan

Chorus
Kau Bapaku yang baik
Mengerti bahasa tetesan air mata
Tak Kau biarkan kuberjalan sendirian
S'bab Kau Bapaku yang baik

Kau Bapaku yang baik
Mengerti bahasa tetesan air mata
Tak Kau biarkan kuberjalan sendirian
S'bab Kau Bapaku yang baik

Engkau sungguh baik

Lorong Kekekalan “Pergunakanlah Waktu yang Ada”

Merupakan hukum kehidupan yang tidak dapat kita sangkali adalah bahwa manusia tidak dapat dipisahkan dengan waktu yang berjalan. Sadar atau tidak sadar, kita terikat dengan waktu. Kita harus tunduk kepadanya, sebab tidak seorang pun yang sanggup menghentikan waktu. Kenyataan ini harus kita camkan dengan sungguh-sungguh. Tidak boleh kita masa bodoh.

Selama ini orang mengungkapkan “waktu adalah uang”. Kemudian rohaniwan menangkisnya dengan konsep “waktu adalah anugerah”. Benarkah waktu adalah anugerah? Benar sebagian, sebab waktu adalah anugerah bagi orang tertentu, tetapi sebaliknya menjadi kutuk bagi orang yang lain. Waktu menjadi anugerah bagi orang yang memanfaatkannya secara bijaksana (Ef. 5:15–17), sebaliknya waktu menjadi kutuk bagi orang yang mengisi hari-hari hidupnya dengan tidak bijaksana.

Dalam waktu hidup ini terdapat kesempatan, yang bisa diibaratkan sebagai kendaraan yang membawa kita kepada kebenaran Allah atau sebaliknya menjauhinya. Dalam Ef. 5: 16, Paulus berkata, “Pe…

Hati yang Gembira | Renungan Harian

Ayat bacaan: Amsal 17:22"Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."Ketika berlibur di pulau Penang Malaysia saya dan istri duduk melepas lelah di sebuah pinggiran pantai di suatu senja. Ada banyak orang yang duduk disepanjang lokasi yang memang menyediakan tempat bersantai itu. Kemudian lewatlah seorang pria paruh baya mengendarai motor secara perlahan dengan banyak koran bergelantungan di dekatnya. Sepertinya ia bertugas sebagai loper koran yang menyalurkan koran terbitan sore ke gerai-gerai di sekitaran pantai. Sepanjang jalan ia terus menyapa orang yang dilewatinya. "Hello..", "Have a Nice Day", "Enjoy your stay" katanya sambil tersenyum kepada orang-orang disana yang sebagian besar merupakan turis seperti saya. Disaat orang berlibur duduk di pinggir pantai, ia harus bekerja membawa begitu banyak koran. Tapi itu tidak membuatnya bersungut-sungut. Ia tersenyum bahagia dan menyapa orang yang dil…

Membawa Orang Kepada Yesus

Baca:  2 Korintus 5:11-21"Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus,"  2 Korintus 5:20Allah telah menunjukkan kasih-Nya yang luar biasa kepada dunia dengan memberikan Putera-Nya yaitu Yesus Kristus,  "...supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."  (Yohanes 3:16).  Melalui pengorbanan Kristus di kayu salib inilah kita diperdamaikan dengan Allah.  Karena Allah telah mendamaikan kita dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan dosa dan pelanggaran kita, maka Ia pun memberikan tugas dan tanggung jawab kepada setiap kita untuk memberitakan kabar damai ini kepada dunia.  Ini sebuah kepercayaan yang tak ternilai harganya;  jadi kita ini adalah duta-duta Tuhan di tengah dunia.     Banyak orang Kristen yang tidak menyadari bahwa dirinya menyandang predikat sebagai utusan Kristus.  Sebagai utusan Kristus kita memiliki tugas untuk bersaksi tentang Kristus dan karya keselamatan-Nya kepada dunia.  Inilah pelaya…

Lirik Mengalirlah Kuasa Roh Kudus - Nikita | Lagu Rohani

Bagaikan tanah kering
Yang merindukan air
Demikianlah jiwaku
Haus akan Engkau
Kurindu selalu
HadirMu di hidupku
Memulihkan jiwaku
Hapuskan air mataku

Mengalirlah kuasa Roh Kudus
Mengalirlah di tempat ini
Mengalirlah oh Roh kudus
Pulihkanku

Mengalirlah kuasa Roh Kudus
Mengalirlah di tempat ini
Mengalirlah oh Roh kudus
Di hidupku

Mengalirlah oh Roh kudus
Pulihkanku
Mengalirlah, mengalirlah
Mengalirlah, mengalir..

Hati yang Gembira | Renungan Harian

Ayat bacaan: Amsal 17:22"Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."Ketika berlibur di pulau Penang Malaysia saya dan istri duduk melepas lelah di sebuah pinggiran pantai di suatu senja. Ada banyak orang yang duduk disepanjang lokasi yang memang menyediakan tempat bersantai itu. Kemudian lewatlah seorang pria paruh baya mengendarai motor secara perlahan dengan banyak koran bergelantungan di dekatnya. Sepertinya ia bertugas sebagai loper koran yang menyalurkan koran terbitan sore ke gerai-gerai di sekitaran pantai. Sepanjang jalan ia terus menyapa orang yang dilewatinya. "Hello..", "Have a Nice Day", "Enjoy your stay" katanya sambil tersenyum kepada orang-orang disana yang sebagian besar merupakan turis seperti saya. Disaat orang berlibur duduk di pinggir pantai, ia harus bekerja membawa begitu banyak koran. Tapi itu tidak membuatnya bersungut-sungut. Ia tersenyum bahagia dan menyapa orang yang dil…