Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

HUBUNGAN SEBAB AKIBAT FIRMAN DAN BERKAT

Baca:  1 Yohanes 2:7-17"Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya."  1 Yohanes 2:17Ada banyak orang Kristen yang beranggapan bahwa firman dan berkat adalah dua hal yang berbeda dan tidak memiliki keterkaitan satu sama lain.  Menurut mereka berkat adalah hasil dari sebuah kerja keras, artinya berkat atau kelimpahan masih bisa mereka dapatkan meski mereka memiliki kehidupan yang bertentangan dengan firman Tuhan.  Mereka melihat bukti banyak orang yang hidupnya sangat jauh dari kata taat tapi berkelimpahan materi, asal mereka mau bekerja keras.  Lalu mereka pun berkata,  "Ah jadi Kristen gak usah fanakatik-fanatik, yang biasa-biasa saja.  Gak usah terlalu rohani, toh...hidup kita sudah berkecukupan.  Lihat!  Mereka yang aktif beribadah dan setia melayani Tuhan, hidupnya tak lebih baik dari kita."     Memang, orang bisa memperoleh kekayaan dari hasil kerja kerasnya sendiri, namun jika berkat i…

Rut, Ketaatan Mendatangkan Upah

Baca:  Rut 3:1-18"Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?"  Rut 3:1Menurut adat-istiadat Yahudi jika ada seorang laki-laki yang telah menikah meninggal, isteri yang ditinggalkan itu harus menikah dengan saudara laki-laki dari keluarga suaminya, sehingga ia bisa memberikan keturunan baginya.  Inilah yang menjadi alasan Naomi mengatakan kepada Rut bahwa yang berhak untuk menebus Rut dan membeli ladangnya adalah pihak keluarga Elimelekh  (ayah mertua Rut).  Kemudian Naomi menyuruh Rut tidur di dekat kaki Boas  (ayat 4).  Meski hal itu sangat tidak lazim bagi orang Yahudi maupun orang Moab, Rut melakukan apa yang diperintahkan Naomi.  "Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan."  (ayat 5).  Ini menunjukkan bahwa Rut adalah orang yang taat.  Meski perintah itu tidak masuk akal, ia tetap melakukan sebagai wujud hormatnya kepada mertua tanpa ada perbantahan.     Sungguh, ada banyak pelajaran berharga yang …

RUT, Iman di Persimpangan

Baca:  Rut 2:1-23"TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung."  Rut 2:12Di tengah situasi yang sangat sulit dan serasa di persimpangan Rut membuat sebuah keputusan yang dilandasi oleh iman, suatu keputusan yang sangat menentukan nasib hidupnya di kemudian hari, yakni memilih hidup bersama mertuanya yang juga sudah menjadi janda.  Mungkin banyak orang mengatakan bahwa tindakan Rut itu sebuah kebodohan.     Rut rela membayar harga dengan mempertaruhkan hidupnya, meninggalkan sanak keluarga dan bangsanya, memilih hidup di negeri asing dan percaya kepada Allah yang disembah oleh mertuanya itu.  Apa yang dilakukan Rut ini bukanlah tindakan coba-coba, tapi suatu tindakan iman, di mana ia sedang menuju kepada suatu kehidupan yang menempatkan dirinya dalam kasih karunia karena ia percaya kepada Allah yang hidup.  "Tempat perlindunganku dan kubu pertahanank…

RUT, Pribadi Yang Setia

Baca:  Rut 1:1-22"Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"  Rut 1:17Rut dicatat Alkitab dalam silsilah Yesus Kristus  (baca  Matius 1-16), artinya Rut menjadi wanita yang terhormat dan dipilih Tuhan.  Secara latar belakang Rut berasal dari suku Moab, suku yang sesungguhnya dikutuk Tuhan, karena lahir dari hubungan terlarang antara Lot dengan kedua puterinya.  Dari hubungan Lot dengan putri pertama lahirlah suku Moab, sedangkan dari putri yang satunya lagi lahirnya suku Amon.     Rut menikah dengan anak laki-laki dari Naomi dan Elimelekh yaitu Mahlon, yang artinya kecil, mungil.  Sedangkan anak Naomi lainnya, Kilyon, yang berarti tidak sehat, menikah dengan Orpa.  Setelah sepuluh tahun berjalan, kedua anak Naomi itu pun meninggal.  Tinggallah Naomi hidup bersama kedua menantunya itu karena suaminya  (Elimelekh)  juga sudah meninggal.  Karena itu Naomi memerintahkan kedua …

Mengejar Harta Rohani 2

Baca:  Yesaya 33:1-24"...kekayaan yang menyelamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Sion."  Yesaya 33:6Harta rohani yang dimaksud adalah takut akan Tuhan dan hikmat untuk memiliki pengenalan akan Tuhan lebih dalam.  Ketika mengejar harta rohani itu  "...engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah. Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian."  (Amsal 2:5-6).  Alkitab menegaskan:  "Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya."  (Amsal 14:26).  Kunci mendapatkan kebahagiaan, ketenteraman, sukacita, kelepasan, kemenangan, damai sejahtera, kekuatan, penghiburan dan kasih yang berlimpah-limpah adalah ketika kita takut akan Tuhan.     Memiliki hati yang takut akan Tuhan dan memiliki pengenalan yang benar akan Dia adalah harta rohani yang sangat berharga, karena itu kita harus berjua…

Mengejar Harta Rohani

Baca:  Amsal 2:1-22"Jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,"  Amsal 2:4Setiap orang pasti memiliki impian, cita-cita dan keinginan dalam hidupnya.  Ada yang bermimpi untuk menjadi orang kaya, artis terkenal, pejabat di pemerintahan, pengusaha sukses dan sebagainya.  Namun tidak semua impian dan keinginan itu bisa terwujud.  Semua sangat tergantung pada usaha dan kerja keras masing-masing.  Semakin kita mau berusaha dan bekerja keras, semakin kita dekat dengan impian dan cita-cita tersebut.  "Dalam tiap jerih payah ada keuntungan,"  (Amsal 14:23), oleh karena itu  "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga,"  (Pengkotbah 9:10).  Tidak boleh ada istilah setengah-setengah dalam mengerjakan segala sesuatunya.  Bagi kita anak Tuhan,  "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."  (Kolo…

Istimewa Dimata TUHAN

Baca:  Roma 8:28-30"Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya."  Roma 8:30bSaat hendak mengangkat dan meninggikan seseorang Tuhan tidak pernah melihat berdasarkan latar belakang pendidikan, rupa, status sosial, jabatan, tingkat kecerdasan, suku bangsa dan bahasa, namun semata-mata karena anugerah yang disediakan bagi siapa saja yang percaya kepadaNya.  Ada tertulis:  "Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani."  (Keluaran 33:19).  Namun banyak orang Kristen yang tidak menyadari betapa besar anugerah yang disediakan Tuhan bagi hidup mereka.     Seseorang yang sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi hidup di dalam kasih karunia Tuhan.  Namun ada hal-hal yang patut diperhatikan supaya kita masuk dalam rencanaNya yang sempurna yaitu menjadi orang-orang yang dimuliakanNya.  Percaya kepada Yesus, p…

KRISTEN RAJAWALI: Fokus dan Setia Meski Diproses

Baca:  1 Timotius 6:11-16"Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal."  1 Timotius 6:12aBurung rajawali memiliki pandangan yang tajam, sanggup memandang dalam jarak yang cukup jauh kurang lebih 6 km.  Ini perihal visi atau sasaran yang hendak kita capai.     Paulus, meski diperhadapkan dengan berbagai tantangan, tetap fokus dan mengarahan pandangannya kepada panggilan sorgawi, karena ia tahu ada upah yang Tuhan sediakan bagi anak-anakNya yang setia sampai akhir.  Inilah janji firman Tuhan yang harus kita pegang teguh!  bagi orang percaya  "...masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang."  (Amsal 23:18).  Gambaran tentang masa depan yang pasti inilah yang membuat kita terus bersemangat dan kian bergairah dalam mengiring Tuhan.     Karakter lain dari si rajawali adalah setia terhadap pasangannya.  Kita diingatkan tentang kesetiaan.  Tanpa kesetiaan langkah kaki kita tidak akan pernah mencapai garis finis.  Setia dalam m…

KRISTEN RAJAWALI Memiliki Semangat Tinggi

Baca:  Mazmur 142:1-8"Ketika semangatku lemah lesu di dalam diriku, Engkaulah yang mengetahui jalanku."  Mazmur 142:4aKarakter lain dari burung rajawali adalah bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi.  Ini berbicara tentang semangat!  Coba bayangkan jika seorang pebulutangkis tidak memiliki semangat saat bertanding di lapangan!  Mustahil ia akan memenangkan pertandingan, sebaliknya hanya akan menjadi bulan-bulanan si lawan.  Dalam kehidupan rohani, kita pun harus memiliki semangat.  "Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?"  (Amsal 18:14).  Dalam bidang apa pun jika kita melakukan segala sesuatunya tanpa semangat, kita tidak akan memetik hasil yang maksimal.     Jangan sampai kita hanya puas sebagai pengikut Kristen  (orang Kristen)  saja, yang hanya menjadi simpatisan di gereja, tetapi kita harus melangkah ke tahap yang lebih lagi yaitu memiliki hati yang terbeban untuk pekerjaan Tuhan dengan m…

KRISTEN RAJAWALI: Selalu Terbang Tinggi

Baca:  Yesaya 40:28-31"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;"  Yesaya 40:31Tuhan memiliki rancangan yang baik bagi umat-Nya yaitu rancangan damai sejahtera dan hari depan penuh harapan  (baca  Yeremia 29:11).  Karena itulah sudah seharusnya kehidupan orang Kristen dipenuhi oleh kemenangan dan keberhasilan, bukan terus berkutat dengan kegagalan dan keterpurukan.     Tak terbilang banyaknya orang Kristen yang masih saja  'berputar-putar di padang gurun, belum juga menikmati Kanaan.'  Hari-hari mereka dipenuhi dengan sungut-sungut, kecewa dan putus asa.  Akibatnya mereka tidak lagi bersemangat menjalani hidup ini dan akan mengalami kemunduran dalam pengiringannya kepada Tuhan.  Namun kita patut bersyukur karena kita punya Tuhan yang begitu peduli dan mengasihi kita.  Terhadap anak-anaknya yang sedang lemah dan putus asa Tuhan tidak pernah berhenti untuk  "...member…

Penyesalan Daud

Baca:  1 Tawarikh 21:18-30"Lalu Daud mendirikan di sana mezbah bagi TUHAN, mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan dan memanggil TUHAN."  1 Tawarikh 21:26aDaud menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.  "Aku telah sangat berdosa karena melakukan hal ini; maka sekarang, jauhkanlah kiranya kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh."  (1 Tawarikh 21:8).     Penyesalan selalu datang terlambat setelah semuanya terjadi.  Akibat pelanggaran yang dilakukan Daud Tuhan murka kepada umat Israel dengan mendatangkan penyakit sampar, sehingga  "...tewaslah dari orang Israel tujuh puluh ribu orang."  (1 Tawarikh 21:14).  Namun melihat penyesalan mendalam dalam diri Daud surutlah kemarahan Tuhan.  Daud mengakui:  "...Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia."  (Mazmur 86:15).  Melalui Gad, malaikat Tuhan memberikan sebuah petunjuk kepada Daud tentang apa yang harus dilakukannya seb…

ABRAHAM: Membangun Mezbah

Baca:  Maleakhi 3:13-18

"Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya."  Maleakhi 3:18






         Iman dan ketaatan Abraham adalah buah ketekunannya beribadah kepada Tuhan.  Bukti bahwa ia tekun beribadah dan memiliki persekutuan karib dengan Tuhan adalah mezbah-mezbah yang dibangunNya.  Mezbah berbicara tentang ibadah, artinya Abraham menghormati Tuhan, karena di atas mezbah ada korban yang dipersembahkan kepada Tuhan.  Tidak hanya satu, tapi ada empat mezbah yang telah dibangunnya.

     Ke-4 mezbah yang telah dibangun Abraham adalah:  1.  Mezbah di dekat Sikhem  (Kejadian 12:6-7).  Kata Sikhem berarti bahu.  Membuktikan bahwa Abraham telah menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan:  segala permasalahan dan beban hidup ia letakkan di atas bahu Tuhan.  Dengan kata lain Abraham tidak lagi mengandalkan kekuatannya sendiri, tapi mengandalkan Tuhan dalam segala hal. …

ABRAHAM: Mengalami Berkat Tuhan

Baca:  Galatia 3:15-29

"Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah."  Galatia 3:29







       Menjadi orang Kristen atau pengikut Kristus adalah suatu keuntungan besar, sebab kita bukan hanya disediakan berkat-berkat rohani, yang puncaknya adalah menikmati kehidupan kekal di dalam Kerajaan Sorga, tetapi juga mengalami penggenapan janji-janji Tuhan dalam hidup ini  (berkat-berkat jasmani).  Ada tertulis:  "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan."  (Yohanes 10:10b).  Alkitab juga menyatakan bahwa setiap kita yang ada di dalam Kristus berhak menerima segala janji yang diberikan Tuhan kepada Abraham.

     Apa janji-janji Tuhan kepada Abraham?  Dalam Kejadian 12:2-3 Tuhan berfirman kepada Abraham:  "Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang…

Penyesalan DAUD

Baca:  1 Tawarikh 21:18-30

"Lalu Daud mendirikan di sana mezbah bagi TUHAN, mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan dan memanggil TUHAN."  1 Tawarikh 21:26a






       Daud menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.  "Aku telah sangat berdosa karena melakukan hal ini; maka sekarang, jauhkanlah kiranya kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh."  (1 Tawarikh 21:8).

     Penyesalan selalu datang terlambat setelah semuanya terjadi.  Akibat pelanggaran yang dilakukan Daud Tuhan murka kepada umat Israel dengan mendatangkan penyakit sampar, sehingga  "...tewaslah dari orang Israel tujuh puluh ribu orang."  (1 Tawarikh 21:14).  Namun melihat penyesalan mendalam dalam diri Daud surutlah kemarahan Tuhan.  Daud mengakui:  "...Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia."  (Mazmur 86:15).  Melalui Gad, malaikat Tuhan memberikan sebuah petunjuk kepada Daud tentang apa yang harus dilaku…

BERSUKA DALAM TUHAN | Lagu Rohani Video Lirik

Hari ini hari yang telah dijadikan Tuhan
mari kita bersuka
hari ini hari yang telah dijadikan Tuhan
mari kita bersuka
dalam Tuhan bersuka.... dalam Tuhan

Reff :
Bersuka, bersuka dalam Tuhan
mari bersuka, bersukacitalah
bersuka, bersuka dalam Tuhan
s'karang bersuka, bersukacitalah

Kesombongan DAUD

Baca:  1 Tawarikh 21:1-17"Pergilah, hitunglah orang Israel dari Bersyeba sampai Dan, dan bawalah hasilnya kepadaku, supaya aku tahu jumlah mereka."  1 Tawarikh 21:2Ada pepatah  "Tak ada gading yang tak retak", artinya di dunia ini tidak ada yang sempurna.  Tak terkecuali dengan Daud.  Sebagai manusia ia pun memiliki banyak kelemahan dan kekurangan, serta tidak luput dari kesalahan.  Salah satu kesalahan Daud adalah ketika ia menyuruh Yoab untuk menghitung jumlah tentara Israel setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya.     Awalnya Yoab enggan untuk melakukannya, dengan berkata,  "Kiranya TUHAN menambahi rakyat-Nya seratus kali lipat dari pada yang ada sekarang. Ya tuanku raja, bukankah mereka sekalian, hamba-hamba tuanku? Mengapa tuanku menuntut hal ini? Mengapa orang Israel harus menanggung kesalahan oleh karena hal itu?"  (1 Tawarikh 21:3).  Namun akhirnya Yoab dengan terpaksa melakukan apa yang diperintahkan oleh Daud.  Ini adalah wujud ketaatannya t…

Hati Yang Rela

Baca:  Keluaran 3:1-22"Tetapi Musa berkata kepada Allah: "Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?"  Keluaran 3:11Seringkali kita bersikap  'jual mahal'  dan  'jaim'  (jaga image) kepada Tuhan.  Dengan berbagai alasan kita berusaha menghindar dan lari dari panggilan Tuhan.  Beribadah saja keterpaksaan, apalagi melayani pekerjaan Tuhan.     Siapakah kita ini hingga kita bersikap demikian?  Apakah Tuhan membutuhkan kita atau kita yang sangat membutuhkanNya?  Sesungguhnya Tuhan tidak membutuhkan tenaga kita,  "...sebab Ia maha kuasa dan maha kuat."  (Yesaya 40:26b);  Tuhan tidak membutuhkan hikmat atau kepintaran kita karena Ia adalah sumber hikmat itu sendiri.  "...TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian."  (Amsal 2:6).  Tetapi seringkali kita yang berlagak sok pintar dan sok tahu.  Tuhan juga tidak membutuhkan uang atau harta kita karena …

Tuhan Adalah Sumber Kehidupan

Baca:  Mazmur 36:1-13"Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang."  Mazmur 36:10Sepenuh hati mencari Tuhan berarti mencariNya secara konsisten sepanjang hidup.  "Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya."  (1 Tawarikh 28:9b).     Sesungguhnya kesempatan untuk mencari Tuhan itu selalu ada bagi semua orang, tapi tidak semua orang mau mempergunakan kesempatan itu dengan baik.  Kita sering menyia-nyiakan dan membuang kesempatan itu.  Tuhan itu selalu ada kapan pun dan di mana pun kita mencari Dia, tetapi kita sendiri yang mempunyai banyak dalih.  Karena itu selagi hari masih siang, apalagi hari-hari ini adalah jahat, pergunakanlah waktu yang ada sebaik mungkin, sebab  "...akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja."  (Yohanes 9:4).  Bagi orang percaya mencari Tuhan seharusnya menjadi gaya hidup sehari-hari, buka…

CARILAH TUHAN SELAGI DAPAT DITEMUI

Baca:  1 Tawarikh 16:7-36 "Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!"  1 Tawarikh 16:11Pada umumnya manusia lebih banyak dikuasai pancainderanya sehingga apa yang kita lihat, kita rasa dan kita dengarlah yang lebih dominan mempengaruhi kehidupan kita, sehingga yang menjadi fokus hidup kita pun adalah hal-hal lahiriah atau duniawi.  Namun kita tahu bahwa semua yang ada di dunia ini adalah sementara alias fana.  Alkitab tegas menyatakan bahwa jika kita terus bersahabat dengan dunia ini berarti kita memutuskan untuk menjadi musuh Allah  (baca  Yakobus 4:4).  Semakin kita fokus kepada dunia semakin kita akan jauh dari Tuhan, bahkan keinginan untuk mengenal Tuhan juga semakin menipis.  Maka dari itu  "...carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada,...Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi."  (Kolose 3:1-2).     Mencari Tuhan adalah sebuah kebutuhan, keharusan dan juga perintah bagi semua manusia.  Selagi ada waktu dan kesempatan maril…

HATI YANG MENGASIHI: Dasar Pelayanan

Baca:  Yohanes 21:15-19"Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"  Yohanes 21:17Seiring berjalannya waktu, di mana banyak sekali problematika hidup terjadi, gairah dan kasih seseorang kepada Tuhan pun acapkali menjadi luntur dan memudar.  Meski secara kasat mata tampak rajin ke gereja dan aktif melayani pekerjaan Tuhan bisa saja hal itu hanya sebatas menjalankan kewajiban, rutinitas atau tuntutan profesi saja;  atau kita melakukan itu semua karena berharap mendapatkan upah, pujian dan hormat dari manusia.  Pelayanan yang dilakukan tanpa kasih dan disertai motivasi yang tidak benar pasti tidak akan bertahan lama.  Begitu terbentur oleh masalah, gesekan, konflik, tantangan dan ujian sedikit saja kita akan mudah sekali kecewa dan putus asa.     Jemaat di Efesus secara kasat mata bukanlah jemaat yang adem ayem atau pasif, tapi mereka adalah jemaat yang aktif, super sibuk dan tampak sibuk dengan berbagai aktivitas pelayana…

Kasih Mula Mula

Baca:  Filipi 1:3-11"Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian,"  Filipi 1:9Bagaimana perasaan Anda saat pertama kali jatuh cinta dengan seseorang?  Pasti Anda merasakan gelora yang luar biasa di dalam hati, jantung berdegup kencang dan selalu berdebar-debar ketika bertemu dengan sang pujaan hati.  Kasih yang mengalir dari hati Anda pun adalah kasih yang murni, jauh dari kepura-puraan dan rekayasa. Yang ada di dalam benak Anda hanyalah ingin selalu memberi yang terbaik, tidak ingin mengecewakan atau menyakiti.  Pikiran, angan-angan dan mimpi hanya bertumpu pada satu pribadi yang kita kasihi.  Di mana pun berada dan kapan pun, Anda selalu teringat, terbayang-bayang dan serasa ingin selalu ada di dekatnya.  Itulah yang kita rasakan saat mengalami kasih mula-mula atau first love.     Dalam kehidupan kekristenan, kita juga pasti mengalami dan merasakan kasih mula-mula kepada Tuhan.  Perjumpaan pertama dengan Tu…

Bermuatan Kasih

Baca:  Yosua 14:6-15"...ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati."  Yosua 14:14Seberapa konsisten kita mengasihi Tuhan?  Apakah kita seperti Kaleb yang mampu mempertahankan gelora kasihnya kepada Tuhan, dari kasih mula-mula sampai ia berusia tua?  Kasih Kaleb kepada Tuhan tidak mengenal musim!  Tidak hanya setahun atau beberapa tahun, tidak hanya saat diberkati, atau tubuh dalam keadaan kuat dan sehat ia mengasihi Tuhan, tapi kasihnya hingga pada masa tuanya.  Mengasihi Tuhan berarti beribadah kepada Tuhan dan melayani Dia dengan sepenuh hati, bukan hanya sebagai aktivitas rutin belaka.  Jadi melakukan segala sesuatu untuk Tuhan harus bermuatan kasih.  "Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!"  (1 Korintus 16:14).     Tanpa kasih mustahil kaleb bertahan mengikut Tuhan dan berpegang pada janjiNya.  Kaleb berkata,  "Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembar…

MENCARI YESUS: Kasih dan Kerinduan

Baca:  Yohanes 6:60-66"Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."  Yohanes 6:65Kasih dan kerinduan seharusnya menjadi dasar kita mencari Tuhan, bukan karena yang lain.  Milikilah motivasi yang benar saat datang kepada Tuhan!  Miliki kerinduan seperti Daud:  "Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?"  (Mazmur 42:2-3).     Ada tiga hal yang seringkali menjadi alasan kebanyakan orang datang kepada Yesus:  masalah, berkat dan mujizat.  Di masa-masa sukar sekarang ini, di mana banyak orang terhimpit masalah ekonomi, mereka berduyun-duyun mencari Tuhan:  rajin mengikuti persekutuan di mana-mana, bahkan semangat ikut pelayanan.  Itu bagus!  Tapi yang disesalkan acapkali semangat dan kerajinan tersebut tidak bertahan lama, alias musiman.  Setelah semua masalah beres, semangat dan k…

MENCARI YESUS: Bukan Ikut-ikutan

Baca:  Yohanes 6:25-40"Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah."  Yohanes 6:29Pada masa pelayananNya Yesus benar-benar berada  'di atas angin'.  Kalau seseorang berada di posisi Yesus pastilah merasa bangga dan membusungkan dada karena merasa menjadi figur yang sangat terkenal, berpengaruh dan dirindukan khalayak ramai.  Namun Yesus sama sekali tidak merasa bangga.  Apalah artinya banyak orang menjadi pengikutNya jika tidak disertai perubahan kualitas hidup mereka.  Yesus tidak ingin mereka sekadar ikut-ikutan atau mencari Dia karena ingin mendapatkan sesuatu dariNya.     Yesus berkata kepada orang-orang itu,  "...sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang."  (Yohanes 6:26).  Pernyataan Yesus ini menjadi suatu peringatan atau teguran keras bagi kita.  Jangan sampai kita mencari Dia karena suatu tendens…

Mencari Yesus

Baca:  Yohanes 6:22-24"Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus."  Yohanes 6:24Hari ini kita membaca ada berbagai alasan orang mencari Yesus dan ingin menjadi pengikutNya, salah satunya karena mengharapkan mujizat kesembuhan.  Mereka telah mendengar dan juga melihat secara langsung bagaimana Yesus menyembuhkan segala macam penyakit dan mengusir setan.  "Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia."  (Markus 1:34).  Alasan lain adalah mengharapkan roti dan makanan.  Ini berbicara tentang berkat jasmani, sebab mereka tahu bahwa Yesus pernah memberi makan ribuan orang hanya dengan berbekal lima roti dan dua ikan, bahkan masih ada sisa sebanyak dua belas bakul.  Sadar atau tidak, sampai saat ini pun banyak orang Kr…

PERCAYA TUHAN: Setia Menantikan Dia

Baca:  Amsal 20:1-30"Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?"  Amsal 20:6Jika kita percaya kepada Tuhan, apa pun yang terjadi, mari tetap setia menantikanNya.  "Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!"  (Mazmur 27:14), sebab  "...semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu;"  (Mazmur 25:3).  Apabila pertolonganNya sepertinya  "...berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh."  (Habakuk 2:3).  Banyak orang Kristen gagal dalam ujian kesetiaan ini.  Ketika pertolonganNya belum datang, segera mereka berpaling dan mencari pertolongan manusia.  "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!"  (Yeremia 17:5).     Bagaimana kita bisa menjadi orang Kristen yang berkualitas dan berdampak, bila terkena masalah sedikit saj…

MASALAH: Melatih Kepekaan Rohani

Baca:  Mazmur 119:67-72"Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu."  Mazmur 119:67Masalah yang datang silih berganti seharusnya membuat kita semakin peka rohani.  Jika masalah diakibatkan pelanggaran kita maka segeralah mengoreksi diri, minta ampun kepada Tuhan dan bertobat dengan sungguh.  "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu."  (Yesaya 59:1-2).     Setelah jatuh dalam dosa perzinahan dengan Betsyeba dan ditegur oleh nabi Natan Daud segera datang kepada Tuhan dan memohon,  "Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari d…

IMAN: Firman yang Dipraktekkan

Baca:  Yosua 1:1-9"...supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung."  Yosua 1:8Mujizat atau perkara-perkara besar biasanya baru terjadi setelah didahului dengan masalah dan ujian.  Goliat, yang adalah gambaran dari masalah besar, telah berhasil mengintimidasi bangsa Israel sehingga mereka mengalami ketakutan.  Namun Daud memiliki sikap hati yang berbeda.  Ia tidak bersikap seperti pengecut yang melarikan diri dari masalah, sebaliknya  "Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu;"  (1 Samuel 17:48).  Terbukti karena campur tangan Tuhan Daud mampu mengalahkan raksasa Filistin itu!  "Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-…

MASALAH: Proses Pembentukan

Baca:  Mazmur 126:1-6"Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai."  Mazmur 126:5Ada pepatah mengatakan:  "Palu menghancurkan kaca, palu membentuk baja."  Apa maksudnya?  Kaca memiliki sifat mudah sekali retak, pecah dan hancur apabila terkena benturan.  Sedangkan baja itu kuat, kokoh dan tidak mudah pecah.  Ini berbicara tentang reaksi seseorang terhadap masalah.  Apakah kita bersifat seperti kaca yang rentan terhadap benturan  (masalah), sehingga mudah sekali kita kecewa, hancur, putus asa, marah, tersinggung, sakit hati, frustasi, mengasihani diri sendiri dan menyalahkan orang lain?  Sedikit benturan saja sudah lebih dari cukup untuk merampas sukacita kita.     Sebagai orang percaya seharusnya kita memiliki sikap seperti baja yang berkarakter kuat dan tangguh.  Seseorang yang bermental baja akan selalu berpikiran positif, optimis dan tetap bisa mengucap syukur meski berada dalam tekanan dan himpitan.  Ia bisa mengambil…

IMAN: Dasar Menghadapi Masalah

Baca:  Ibrani 10:19-39"Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya."  Ibrani 10:38Keadaan dunia saat ini benar-benar mencemaskan, bencana demi bencana datang silih berganti tiada pernah kita duga.  Kita masih ingat bagaimana bencana banjir melanda di hampir seluruh wilayah negeri ini.  Kota Jakarta sebagai ibukota negara tak luput dari musibah ini, bahkan banjir bisa dikatakan sebagai tradisi musiman;  banjir bandang meluluhlantakkan kota di Manado  (Sulawesi Utara), gempa bumi, tanah longsor, gunung Sinabung  (Sumut) pun turut menggeliat, kemudian disusul dengan letusan yang dahsyat dari gunung Kelud di Kediri  (Jatim).  Ribuan orang harus mengungsi dan kehilangan harta benda, perekonomian lumpuh, bahkan banyak korban jiwa berjatuhan.  Bumi ini benar-benar sedang bergoncang.     Dalam kondisi seperti ini adakah yang bisa kita banggakan?  Uang, deposito di bank, mobil, jabatan, kesemuanya tidak bisa men…