Langsung ke konten utama

Asal Bukan YESUS



Bacaan : Matius 27:15-26

Nats: Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati. (Matius 27:20)






      Pilihan orang banyak tidak selalu mewakili kebenaran. Suara terbanyak, mayoritas, teriakan protes atau demo mengatas-namakan rakyat belum tentu menyuarakan kebenaran. Itu bisa diatur oleh pemain yang berada di belakang panggung. Sentimen pribadi, kedengkian, kebencian, dan dendam bisa menjadi kendali yang sebenarnya. Tak soal siapa yang diusung, yang penting hasil yang diinginkan ialah asal bukan si calon yang tak dikehendaki.

Memang mengejutkan manakala orang banyak disuruh memilih antara Yesus dan Barabas-seorang penjahat besar-ternyata pilihan untuk dibebaskan jatuh pada si penjahat. Rupanya memang persoalan bukan pada kualitas Barabas, melainkan ditentukan oleh skenario "Asal Bukan Yesus". Di balik skenario itu berdiri para pembenci Yesus dengan motif dengki dan modus hasutan mereka yang efektif (ay. 18, 20). Tujuannya satu, membunuh si "Orang Benar itu" (ay. 19). Detik-detik menjelang penyaliban Yesus sejatinya adalah drama kotor pembunuhan kebenaran.

Skenario pembunuhan kebenaran kita saksikan dalam keseharian hidup. Kita dibuatnya kaget, sedih, berang, geram, bahkan tak jarang kecewa berat. Namun penyaliban Yesus membuktikan, skenario Allah selalu unggul. Penyaliban-Nya justru melayani tujuan-Nya, yakni penyelamatan dunia. Siasat licik tak bakal berjaya terus. Percayalah, tiada yang sanggup membinasakan Sang Kebenaran. --PAD/Renungan Harian
   
KEGELAPAN TAK SANGGUP MENGUSIR TERANG YANG TERJADI ADALAH SEBALIKNYA.

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN KRISTEN

RENUNGAN KRISTEN
Renungan Air Hidup            : lihat daftar isi Renungan Harian Online     : lihat daftar isiRenungan Harian Truth       : lihat daftar isiRenungan Santapan Harian : lihat daftar isiRenungan Kristen Teks        : lihat daftar isiKhotbah Kristen                 : lihat daftar isi

Khotbah Kristen Philip Mantofa

Posting ini berisi khotbah dari Ps. Philip Mantofa. Beliau adalah adalah orang yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Dalam pelayanannya banyak orang yang merasa terberkati, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan menerima mukjizat. karena apa yang disampaikan bukan hanya sekedar kata-kata motivasi dunia tapi semua berasal dari Alkitab yang adalah penuntun dan panduan bagaimana kita manusia seharusnya hidup di dunia ini.
Salah satu acara yang dibawakan Ps. Philip mantofa adalahbefore 30 show di global tvyang tayang setiap hari sabtu jam Pukul 12.00 WIB.


Silahkan pilih khotbah di bawah untuk di download.



Renungan Pemuda Kristen

Baca:  Amsal 22:1-16

"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu."Amsal 22:6






Dengarkan ►           Masa muda adalah masa 'emas' dalam perjalanan hidup seseorang.  Masa di mana seseorang sedang dalam puncak gejolak;  masa mengekspresikan segala potensi yang dimilikinya.  Namun juga bisa dikatakan sebagai masa 'rentan' terhadap segala pengaruh yang ada, apakah itu pengaruh baik yang membawanya kepada suatu keberhasilan, ataukah pengaruh buruk yang sewaktu-waktu bisa saja menjerumuskannya diarahkan secara tepat dan benar, sebab mereka itu sangat produktif dan bertalenta.

     Saat ini perkembangan dunia begitu pesat bukan hanya di bidang tertentu saja, tapi hampir di seluruh bidang kehidupan manusia.  Salah satunya adalah bidang teknologi:  ada internet, handphone super canggih, laptop, ipad dan sebagainya.  Muncul istilah email, facebook, twitter.  Mau tidak mau kemajuan teknologi i…