Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Orang Yang Menanti-nantikan TUHAN

Baca:  Yesaya 40:12-31

"...orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."Yesaya 40:31




        Kita melihat dan mendengar betapa dunia dipenuhi dengan goncangan demi goncangan.  Beberapa waktu yang lalu ibukota negara kita (Jakarta) dilanda banjir hebat.  Ribuan orang, baik itu kaya, miskin, berpendidikan atau tidak, harus meninggalkan rumahnya dan tinggal di pengungsian.  Jalan-jalan protokol di ibukota menjadi kolam raksasa sehingga aktivitas warga menjadi terganggu, banyak kantor yang tidak bisa beroperasi, dan ini pasti berimbas pada sektor perekonomian, perdagangan dan juga industri.  Bukan hanya Jakarta, di daerah-daerah lain di seluruh pelosok tanah air juga mengalami hal yang sama.  Karena hujan dan banjir (cuaca ekstrem) para petani harus mengalami kerugian besar, gagal panen dan sawah ladang mereka rusa…

TUHAN Selalu Memperhitungkan

Baca:  Ibrani 6:9-20

"Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang." Ibrani 6:10





         Seringkali kita mendengar banyak orang Kristen yang selalu berkeluh kesah,  "Aku sudah melayani Tuhan sekian tahun, setia beribadah, tapi tak pernah absen di setiap persekutuan, toh hidupku tetap saja seperti ini, tidak ada kemajuan.  Sedangkan mereka yang biasa-biasa saja hidupnya lebih enak.  Kalau begitu lebih baik jadi orang Kristen tidak usah repot-repot terlibat dalam pelayanan."

     Fenomena seperti ini sedang melanda kehidupan anak-anak Tuhan.  Kita mau melayani asalkan ada upah yang memadai atau beroleh penghargaan yang sesuai.  Adalah tidak salah menerima upah dan penghargaan karena jerih payah yang telah kita lakukan.  Namun jangan sampai besar/kecilnya upah yang kita terima menjadi tolak ukur kita dalam melayani T…

Sukacita Disorga

Baca:  Lukas 15:1-32

"...akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." Lukas 15:7






       Ada tertulis:  "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."  (Matius 9:12-13).  Inilah misi yang diberikan Bapa kepada AnakNya, Yesus Kristus.

     Jika orang-orang Farisi dan Saduki serta ahli-ahli Taurat sangat 'alergi' terhadap orang-orang yang dianggapnya berdosa, Tuhan Yesus justru menjangkau dan melayani orang-orang berdosa, bukan menghakimi, mencela dan menjauhi mereka seperti yang dilakukan orang-orang Farisi dan Saduki, juga ahli-ahli Taurat.  Setiap kali Tuhan Yesus dekat dengan para pendosa, mereka langsung mengkritik Yesus habis-habisan,…

Lebih SUka Menjadi 'Tuan'

Baca:  Lukas 17:7-10

"Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan." Lukas 17:10





      Mana yang Saudara pilih?  Menjadi tuan atau hamba?  Memerintah atau diperintah?  Tanpa harus di-survey terlebih dahulu banyak orang pasti akan memilih menjadi tuan daripada hamba, memerintah daripada diperintah.  Karena menjadi tuan atau bos berarti mempunyai wewenang dan kuasa untuk memerintah, serta dihormati oleh bawahan.  Namun tidak mudah bagi seseorang yang menempati posisi 'di atas' dan terhormat untuk mau merendahkan diri dan berbaur dengan mereka yang ada di bawahnya.

     Orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang mengerti betul firman Tuhan lebih menunjukkan sikapnya sebagai 'tuan' daripada seorang hamba Tuhan.  Mereka suka sekali mendapatkan pujian dan penghormatan dari sesamanya,  "mereka suka duduk di tempat terhormat d…

Doa Yang Tidak Terjawab

Baca:  Yakobus 4:1-10

"Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu."Yakobus 4:3






           Setiap kita pasti memiliki pergumulan yang kita bawa kepada Tuhan melalui doa kita.  Kita pun merindukan doa-doa kita beroleh jawaban dari Tuhan.  Untuk menggerakkan hati Tuhan kita pun tidak hanya berdoa, tapi juga melibatkan diri dalam berbagai aktivitas rohani:  ibadah dan juga pelayanan.  Namun sepertinya jelas bahwa ada doa-doa kita tidak dijawab oleh Tuhan.  Mengapa?  Apabila doa kita berisikan motivasi yang tidak benar Tuhan sama sekali tidak tertarik dengan apa yang kita lakukan, tetapi Ia senantiasa memperhatikan sikap hati atau motivasi di balik apa yang kita lakukan.  "Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati."  (Amsal 16:2).  Apabila di dalam hati kita ada dosa yang belum dibereskan, doa kita se…

Mengalami Proses Pemurnian

Baca:  Keluaran 25:31-40

"Haruslah engkau membuat kandil dari emas murni; dari emas tempaan harus kandil itu dibuat, baik kakinya baik batangnya; kelopaknya-dengan tombolnya dan kembangnya-haruslah seiras dengan kandil itu."Keluaran 25:31





           Siapakah kita sebelum mengenal Kristus?  Kita adalah orang-orang berdosa yang seharusnya menerima hukuman dan dimurkai Allah.  Sungguh,  "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak."  (Roma 3:10-12).  Namun Allah begitu mengasihi kita, dan bukti kasihNya adalah  "...Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya."  (1 Yohanes 4:9).  Ini membuktikan bahwa kita ini berharga di mataNya.  FirmanNya,  "Oleh karena engkau berharga di mata-Ku d…

Pengharapan Didalam TUHAN

Baca:  Mazmur 130:1-8

"Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan." Mazmur 130:7







       Penantian kita akan Allah adalah sebuah kesadaran yang sangat indah dan terpelihara oleh Roh kudus yang ada di dalam kita, yang kita terima dari Tuhan Yesus terkasih.  Tertulis:  "Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."  (Roma 5:5).  Hal ini membuat kita yakin bahwa kita selalu hidup di dalam kasih Tuhan itu dan karena kasihNya juga kita memiliki hubungan yang erat dengan Allah.  Umat Kristen terdahulu mempunyai keyakinan penuh kepada firman Tuhan sehingga mereka pun menunggu dengan setia dan penuh pengharapan di dalam Allah.  Begitu juga kita yang hidup di zaman sekarang ini juga harus selalu berpadanan dengan firmanNya, bahkan kita harusnya memiliki kebanggaan lebih karena Kristus Yesus!  Terpujilah nama Tu…

Menanti Pembebasan

Baca:  Lukas 2:25-40

"Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya," Lukas 2:25






        Tanda dari seseorang yang menanti-nantikan Tuhan adalah konsisten dalam menjaga hidupnya agar tetap berkenan kepada Tuhan.  Dalam menanti-nantikan penghiburan dan pembebasan bagi Israel Simeon tetap hidup dalam kebenaran dan kesalehan.  Karena itu ia beroleh pernyataan bahwa  "...ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan."  (Lukas 2:26).  Di situ ada pula Hana,  "Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem."  (Lukas 2:37, 38).  Simeon dan Hana adalah contoh orang-orang yang menantikan Tuhan dengan sungguh:  berlaku benar dala…

Siapakah Kita ?

Baca:  1 Korintus 4:6-21

"Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?"1 Korintus 4:7




      Ketika Tuhan Yesus dan murid-muridNya mendekati Yerusalem melewati Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang muridNya untuk pergi ke pedesaan lebih dahulu untuk mencari seekor keledai betina beserta anaknya dan membawanya kepada Yesus.  Kedua murid itu melakukan seperti apa yang diperintahkan Yesus kepada mereka.  "Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan Yesuspun naik ke atasnya. Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan. Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katan…

Benar Karena Iman

Baca:  Roma 3:21-31

"Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat."Roma 3:28







      Kita dibenarkan oleh iman di dalam Yesus Kristus yang telah mati bagi kita.  Kita akan dapat mengerti tentang panggilan Abraham jika kita melihatnya dalam kerangka yang benar.  Bangsa-bangsa di dunia bukan hanya melupakan Allah, tetapi mereka juga adalah penyembah berhala.  Seluruh dunia menyembah allah yang salah dan keluarga Abraham pun adalah salah satu dari penyembah berhala.  Di hadapan umat Israel Yosua berkata,  "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain. Tetapi Aku mengambil Abraham, bapamu itu, dari seberang sungai Efrat, dan menyuruh dia menjelajahi seluruh tanah Kanaan. Aku membuat banyak keturunannya dan memberikan Ishak kepadanya."  (Yosua 24:2-3).

     Kisah Abraham ini sa…

Bertumbuh Dalam Kasih

Baca:  1 Tesalonika 3:1-13

"Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu."  1 Tesalonika 3:12





        Kasih Tuhan yang bertumbuh di dalam hati kita tidak terjadi begitu saja.  Pertumbuhannya menuntut usaha dari pihak kita.  Kita harus menanam dan memupuk kasih itu di dalam hati kita.  Meningkatkan pertumbuhan kasih Tuhan dalam hati kita, sama seperti menjaga dan memelihara sebuah taman.  Kita harus menjaga tanaman-tanaman kecil yang kita tanam tersebut agar bisa bertumbuh dengan baik dan akhirnya bisa berbuah.  Tak lupa, kita juga harus memberinya pupuk dan membersihkan setiap hama yang menyerang.  Demikian juga dengan buah dari kasih Tuhan;  kita harus menyirami kasih Tuhan di dalam hati kita dengan menyediakan waktu untuk bersekutu dalam doa dan merenungkan firmanNya.

     Agar kasih itu dapat bertumbuh dengan bebas, taman hati kita harus terbebas d…

Bekerja dan Beristirahat

Baca:  Lukas 5:12-16

"Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa." Lukas 5:16








        Tuhan Yesus adalah figur teladan dalam hal bekerja karena Ia adalah pekerja keras.  Dia berkata,  "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." (Yohanes 5:17).  Saat diutus Bapa di bumi Ia sangat sibuk setiap harinya dalam melakukan pekerjaan untuk Kerajaan Allah.  Tuhan Yesus menyembuhkan yang sakit, mewartakan pembebasan bagi yang terbelenggu dan membebaskan mereka yang terpenjarakan oleh kegelapan, dan banyak lagi hal yang lainnya.  Dia bekerja dari sejak terbitnya matahari sampai terbenamnya.  Tertulis:  "Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka." (Lukas 4:40).  Meski bekerja keras selama berada di bumi bukan berarti Tuhan Yesus tidak pernah beristirahat, Ia juga membutuh…

Siapakah Tuanmu ?

Baca:  Matius 6:19-24

"Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada."Matius 6:21








         Banyak orang menggantungkan harapannya pada harta kekayaan yang mereka miliki karena mereka berpikir bahwa dengan memiliki uang (kekayaan), mereka bisa mendapatkan apa yang diinginkan.  Tapi sebagai orang percaya kita harus belajar untuk tidak berakar pada apa yang kita miliki, atau berpegang pada hal-hal duniawi.  Untuk menjadi bebas dari harta benda duniawi bukanlah perkara yang gampang.  Tidak semua 'orang dunia' itu orang yang kikir, bahkan banyak di antara mereka lebih dermawan dibandingkan orang-orang yang percaya kepada Kristus.  Sementara masih banyak dijumpai orang Kristen yang 'menggenggam' hartanya begitu rupa, padahal Alkitab dengan jelas mencatat bahwa orang kikir adalah salah satu orang yang kelak tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah  (baca 1 Korintus 6:9-10).  Ada pula orang kristen kaya yang suka memberi, tetapi disertai dengan moti…

Mata Terarah Kepada TUHAN

Baca:  2 Korintus 4:16-18

"Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan," 2 Korintus 4:18








      Ada kata bijak mengatakan bahwa musuh terberat kita adalah diri sendiri.  Hal ini nyata benar ketika kita membiarkan diri ini dikendalikan hanya oleh kelima indera kita dari pada tunduk kepada pimpinan Roh Tuhan.  Akhirnya kedagingan dan indera kita yang mendominasi sehingga kita pun terpaku pada realita atau kenyataan yang ada bukannya tertuju kepada firman Tuhan.  Ketika kita membicarakan ketidakpercayaan atau sesuatu yang bertentangan dengan apa yang telah Tuhan sampaikan dalam firmannya kita sedang memimpin diri kita kepada kegagalan.  "Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.  Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya."  (Roma 8:6-7).  Secara tubuh jasmani kehidupan kita bisa dikendalikan ole…

Download Lagu Yesus Pegang Erat Tanganku - Olivia .mp3

Yesus Pegang Erat Tanganku
voc. Olivia Prabowo
Tiap hari ku melihat
dan hatiku merasakan
betapa berharganya Kau
didalam hidupku
Tak dapat ku menyelami segala perbuatanMu
Betapa besar KasihMu didalam hidupku

Reff:
Yesus peganglah erat tanganku
ku tak dapat jalan sendiri
pertolonganku hanya datang dari Engkau
Yesus berjalanlah bersamaku selamanya


Download .mp3
lirik lagu rohani, download mp3 kristen, download lagu rohani, lagu rohani karaoke

Download Lagu Saat Terindah - Elvis Ferdinand .mp3

Saat Terindah
voc. Elvis Ferdinand
Saat terindah dalam hadiratMu
Rasakan kasih dan anugrahMu Tuhan
Mengalir memenuhiku
Itu yang slalu kurindu
Memuji menyembahMu
Oo Tuhan

Saat indah bersama Mu
Itu yang slalu kurindu
Menikmati Engkau dalam hadiratMu
Kaulah dambaan hidupku
Kaulah satu dihatiku
Ku ingin Kau lebih dari segalanya

Saat indah bersama Mu
Itu yang slalu kurindu
Menikmati Engkau dalam hadiratMu
Kaulah dambaan hidupku
Kaulah satu dihatiku
Ku ingin Kau lebih dari segalanya


Download .mp3
lirik lagu rohani, download mp3 kristen, download lagu rohani, lagu rohani karaoke

Damai Sejahtera KRISTUS

Baca:  Kolose 3:1-17

"Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah." Kolose 3:15






      Kita yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat tidak berarti bebas dari masalah.  Kita dapat saja mengalami permasalahan apa pun tapi tetap merasakan damai sejahtera Tuhan dalam hati kita.  Mungkin saja kita menangis di tanah pekuburan karena kehilangan orang yang kita cintai, atau menitikkan air mata saat terbaring di tempat tidur karena sakit, tetapi kita masih memiliki damai sejahtera dan ketenangan dalam hati kita tanpa harus menyalahkan Tuhan.  Sebagai manusia kita mungkin kuatir akan sesuatu, tetapi segera setelah kesulitan menyerang kita harus secepatnya datang dalam doa kepada Tuhan dan meminta kepada Dia supaya memberikan kedamaian dalam hati.  Rasul Paulus menasihati,  "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu …

Firman TUHAN Menyembuhkan

Baca:  Amsal 4:1-27

"Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka." Amsal 4:22







     Dalam dunia ini, tidak ada seorang pun yang dapat mengelak dari sakit-penyakit.  Penyakit tidak menyerang orang dengan spesifikasi tertentu, seperti warna kulit, usia, profesi, jabatan atau kaya miskin.  Demikian juga dengan orang Kristen, kita tidak dapat mengelak atau kebal dari sakit-penyakit, baik itu penyakit yang menyerang secara fisik maupun roh/jiwa.  Seseorang yang sakit secara roh menunjukkan beberapa gejala seperti suka bergosip, iri hati, dendam, menyimpan kepahitan, mudah tersakiti dan beberapa tingkah laku negatif lainnya.  Apakah hal ini hanya dialami oleh orang kristen 'awam'?  Apakah sakit semacam ini tidak dialami oleh para pelayan Tuhan?  Apakah mereka kebal terhadap penyakit-penyakit yang demikian?  Tidak!  Justru banyak di antara mereka yang juga sakit secara roh.  Kita dapat melihatnya dari reaksi me…

Download Lagu Terima Kasih - Jeffry Rambing .mp3

Terima Kasih
voc. Jeffry Rambing
Setiap Janjimu Tuhan
Kusimpan Dalam Lubuk Hatiku
Lewati Setiap Masalah
Tiap Tetes Airmata Dalam Hidupku
Janjimu Menopang Hidupku
Kasihmu Menuntun Langkahku
Dalam Setiap Waktu
Penolongku Yang Aku Percaya

Trima Kasih Buat Kasih Setiamu
Penyertaanmu Sempurna
Janjimu Tak Pernah Terlambat Menolongku
Trima Kasih Kubertrima Kasih
Buat Kasih Setiamu Di Dalam Hidupku

Trima Kasih Buat Kasih Setiamu
Penyertaanmu Sempurna
Janjimu Tak Pernah Terlambat Menolongku
Trima Kasih Kubertrima Kasih
Buat Kasih Setiamu Di Dalam Hidupku


Download .mp3
lirik lagu rohani, download mp3 kristen, download lagu rohani, lagu rohani karaoke

Download Lagu Besar AnugerahMU - Jeffry S Tjandra .mp3

Besar AnugerahMu
voc. Jeffry S. Tjandra

Ku ada sebagaimana ku ada
Berdiri menghadap tahtaMu Bapa
Semua kar’na anug’rahMu
Yang t’lah s’lamatkanku

Ku hidup dalam s’gala kelimpahan
Ku layak untuk melayani Tuhan
Semua kar’na anug’rahMu
Tercurah bagiku

Reff :

Besar anug’rahMu
Berlimpah kasihMu
Semakin hari, s’makin bertambah
Besar anug’rahMu.


Download .mp3
lirik lagu rohani, download mp3 kristen, download lagu rohani, lagu rohani karaoke

Jangan Memberontak !

Baca:  Yesaya 1:10-20

"'Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang.' Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya."Yesaya 1:20







    Sebagai manusia kita tidak bisa sepenuhnya menghindar dari permasalahan, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana reaksi kita terhadap permasalahan yang sedang terjadi.  Tidak perlu memberontak ketika kita menghadapi masalah sehingga kita tidak menghadapi  "kematian".  Ketidaktaatan Saul yang adalah awal kehancurannya adalah sebuah pelajaran penting bagi kita.  Saul membuka pintu dan mengundang kejahatan masuk dalam hatinya, yang akhirnya membawanya kepada ketidaksetiaan dan kecemburuan terhadap Daud.  Pada akhirnya Saul mengakui,  "Aku telah berbuat dosa, pulanglah, anakku Daud,... Sesungguhnya, perbuatanku itu bodoh dan aku sesat sama sekali."  (1 Samuel 26:21).  Ketidaktaatan adalah semangat yang salah.  Hal ini adalah sikap yang memberontak terhadap apa yang diperintahkan Tuhan.

     B…

Lebih Daripada Sahabat Sejati

Baca:  Ibrani 13:1-1-25

"Karena Allah telah berfirman: 'Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.'"  Ibrani 13:5b







      Tuhan Yesus lebih daripada seorang sahabat sejati.  Alkitab berkata,  "Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara."  (Amsal 18:24).  Tidak ada sahabat di dunia ini yang lebih berharga dari Tuhan Yesus.  "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya."  (Yohanes 15:13).  Syukur kepada Allah, kita tidak hanya mempunyai Yesus yang adalah sahabat kita, namun yang juga memberikan nyawaNya untuk kita.  "sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."  (Matius 20:28).

     Kala nyawaNya saja rela Dia berikan, maka dalam segala perkara Dia pasti peduli d…

Download Lagu Rohani Kusanjung - Calvin

Ku sanjung Kau ditempat tinggi
S’bab Engkau Imam besar agung
Ku sanjung Kau lebih dari yang lain
Dan kudatang menyembahMu Yesus Ku sanjung Kau ditempat tinggi
S’bab Engkau Imam besar agung
Ku sanjung Kau lebih dari yang lain
Dan kudatang menyembahMu Yesus
Untuk Download Lagu Rohani Kusanjung - Calvin | silahkan klik download :

DOWNLOAD

Arti Hidup Berkelimpahan

Baca:  Yohanes 17:1-26

"Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia." Yohanes 17:14






       Tuhan Yesus mengatakan bahwa meskipun kita orang percaya hidup di dunia, namun kita bukan berasal dari dunia.  Ketika kita dilahirkan kembali kita tidak akan melakukan hal-hal yang sama dilakukan oleh orang dunia.  Inilah kunci untuk mengalami hidup yang berkelimpahan di dalam Tuhan.

     Jadi hidup berkelimpahan juga berarti bahwa harus kita memisahkan diri dari dunia.  Jalan hidup kita seharusnya berbeda dari orang yang tidak mempunyai Kristus di dalam hidupnya.  Alkitab mengatakan,  "Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,"  (Efesus 5:8), dan rasul Petrus dalam suratnya juga menyatakan bahwa  "...kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah …

Penjaga Bagi Sesama

Baca:  Kejadian 4:1-16

"Firman TUHAN kepada Kain: 'Di mana Habel, adikmu itu?' Jawabnya: 'Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?'" Kejadian 4:9







         Pertanyaan-pertanyaan ini sering menjadi dilema dalam kehidupan manusia:  "Apakah saya adalah penjaga saudara saya?  Haruskah saya peduli kepada orang lain?  Apakah saya mempunyai kewajiban moral kepada orang lain?"  Meskipun Kain telah membunuh Habel, dia tetap bertanya kepada Allah,  "Apakah aku penjaga adikku?"  Banyak di antara kita yang tanpa sadar telah membunuh saudara-saudari seiman kita secara spiritual.  Kita telah membunuh mereka dengan sikap atau kata-kata pedas kita.  Kita pun membunuh saudara-saudari kita dengan tindakan kita yang tanpa kasih sehingga mereka kecewa dan terluka, sehingga akhirnya mereka pun meninggalkan gereja atau pun persekutuan.  Apabila kita tidak peduli dengan orang lain, kita tidak akan mampu memenangkan jiwa bagi Kerajaan Allah.

    Ketika Allah akan…

Rencana Penyelamatan ALLAH

Baca:  Kisah Para Rasul 4:1-22

"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." Kisah 4:12





        Ingatlah bahwa keselamatan adalah rencana Allah, bukan rencana manusia.  Hanya rencana Allah, dan bukan rencana-rencana lain, yang dapat menyelamatkan jiwa kita yang terhilang serta menjadikan kita sebagai anak-anakNya.  Memang banyak jalan menuju Roma, tetapi hanya ada satu jalan yang bisa memimpin kita kepada Allah.  Jalan keselamatan Allah itu adalah melalui PutraNya yaitu Yesus Kristus.  Tuhan Yesus sendiri berkata,  "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6).

     Ada tiga tahapan dari rangkaian rencana penyelamatan Allah bagi manusia:  Pertama, melalui perngorbanan Yesus Kristus di kayu salib, di mana Ia membuang jauh semua dosa dan pelangg…

Aman dan Damai di Dalam TUHAN

Baca:  Yesaya 26:1-21

"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." Yesaya 26:3







      Allah di dalam nama Yesus Kristus adalah tempat perlindungan yang paling aman, bahkan di tengah kesulitan yang dahsyat sekali pun.  Keamanan -meskipun dalam situasi yang sulit- akan menjadi milik setiap orang yang tahu bahwa Allah adalah pembebasnya.  Putus asa pun tidak akan dialami.

     Saat keadaan aman dan segala sesuatu berjalan dengan baik, untuk berkata bahwa kita beriman dan percaya kepada Tuhan adalah mudah dilakukan, tetapi ketika berada dalam penderitaan dan kesesakan sangatlah mungkin kita melupakan perkataan iman kita tersebut.  Mempercayai dengan sungguh bahwa Yesus Kristus adalah tempat perlindungan yang paling aman dan membuat seseorang berada dalam sebuah kedamaian yang sempurna atau ketiadaan rasa panik, sebab ia tahu Tuhan akan menjaganya.  Oleh karena itu tidak ada alasan bagi orang percaya untuk merasa takut dan gelisah, karena dal…

TUHAN Tempat Perlindungan

Baca:  Mazmur 18:1-20

"Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!"Mazmur 18:3






      Ketika umat Israel menyeberangi sungai Yordan menuju Kanaan, Tanah Perjanjian, Tuhan memerintahkan mereka untuk membangun sebuah kota perlindungan, supaya jika ada orang yang Israel yang tanpa sengaja membunuh seseorang, orang Israel tersebut dapat melarikan diri dan berlindung di dalam kota perlindungan.  Di dalam kota perlindungan orang ini terselamatkan dari bahaya.  "Tetapi jika terjadi bahwa pembunuh itu keluar dari batas kota perlindungan, tempat ia melarikan diri, dan penuntut darah mendapat dia di luar batas kota perlindungannya, dan penuntut darah membunuh pembunuh itu, maka tidaklah ia berhutang darah, sebab pembunuh itu wajib tinggal di kota perlindungan sampai matinya imam besar, tetapi sesudah matinya imam besar bolehlah pembunuh itu kembali ke tanah kepunyaannya s…

Aman Damai Di Dalam TUHAN

Baca:  Yesaya 26:1-21

"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya."  Yesaya 26:3







       Allah di dalam nama Yesus Kristus adalah tempat perlindungan yang paling aman, bahkan di tengah kesulitan yang dahsyat sekali pun.  Keamanan -meskipun dalam situasi yang sulit- akan menjadi milik setiap orang yang tahu bahwa Allah adalah pembebasnya.  Putus asa pun tidak akan dialami.

     Saat keadaan aman dan segala sesuatu berjalan dengan baik, untuk berkata bahwa kita beriman dan percaya kepada Tuhan adalah mudah dilakukan, tetapi ketika berada dalam penderitaan dan kesesakan sangatlah mungkin kita melupakan perkataan iman kita tersebut.  Mempercayai dengan sungguh bahwa Yesus Kristus adalah tempat perlindungan yang paling aman dan membuat seseorang berada dalam sebuah kedamaian yang sempurna atau ketiadaan rasa panik, sebab ia tahu Tuhan akan menjaganya.  Oleh karena itu tidak ada alasan bagi orang percaya untuk merasa takut dan gelisah, karena d…