Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

TUHAN Yang Memegang Kendali

Baca:  Mazmur 103:1-22"TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu."  Mazmur 103:19Melalui Alkitab kita bisa belajar tentang kekuasaan Tuhan.  Tidak ada sesuatu pun yang terjadi di dunia ini tanpa sepengetahuan dan di luar kontrol Tuhan.  Bahkan Tuhan Yesus menegaskan,  "...tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang."  (Lukas 21:18).  Kita tidak perlu takut akan apa pun jua seperti yang Tuhan Yesus katakan,  "Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit."  (Lukuas 12:6-7).  Tuhanlah yang memegang kendali hidup kita, dan  "...yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya, yang mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa. Pemberontak-pemberontak tidak dapat meninggikan diri."  (Mazmur 66:7).  Dia adal…

Mengapa Harus Kuatir ?

Baca:  Matius 6:25-34

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?"  Matius 6:25



       Tiada seorang pun yang hidup tanpa kekhawatiran;  tak satu pun kebal dari kekuatiran.  Jika seseorang berkata bahwa dia tidak peduli akan apa pun di dunia ini, maka dia ada dalam penyangkalan.  Yang menjadi pertanyaan:  apa yang dapat kita lakukan dengan kekuatiran kita?

     Sebelum kita belajar tentang kebenaran firman Tuhan dan mencari tahu apa yang dapat kita perbuat terhadap kekuatiran kita, kita perlu tahu sesuatu tentang kekuatiran itu sendiri.  Kekuatiran adalah sebuah perasaan gelisah, ketakutan atau kengerian terhadap sesuatu yang belum terjadi.  Perasaan-perasaan ini biasanya terkait dengan pikiran-pikiran negatif atas sesuatu yang mungkin terjadi di…

Dasar-Dasar Pengabdian

Baca:  2 Korintus 5:11-21"Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati."  2 Korintus 5:14Ketika seseorang digerakkan oleh cinta, dia tidak dapat melepaskan diri darinya.  Pengalaman cinta seperti itu akan membutakan dia, membuatnya tak berdaya.  Cinta adalah dasar pengabdian.  Tak seorang pun dapat mengabdikan diri tanpa merasakan cinta Tuhan.  Sebelum seseorang dapat mengabdikan diri dia harus melihat cintaNya Tuhan terlebih dahulu.  Percuma bicara tentang pengabdian jika cinta Tuhan belum dilihat.  Pengabdian kepada Tuhan juga berdasar pada pengertian bahwa tubuh kita adalah bait Roh kudus:  "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?  Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!"…

Harus Ada Penyangkalan Diri

Baca:  Lukas 9:22-27"Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku."  Lukas 9:23Kita harus menginginkan Tuhan terlebih dahulu sebelum kita bisa mengikuti Dia.  Jika kita memilih untuk mengikuti Dia kita harus siap untuk menyangkal diri.  Tuhan Yesus sendiri harus menyangkal diri dan melakukan kehendak BapaNya.  Sebagai laskar-laskar Kristus kita tidak akan bisa sepenuhnya mengikuti Dia kecuali kita mau menyangkal diri.  Yesus telah meninggalkan teladan perihal ketaatanNya terhadap kehendak Bapa,  "...bahkan sampai mati di kayu salib."  (Filipi 2:8).  Jika Yesus saja rela mati demi memenuhi kehendak BapaNya, demikian pulalah seharusnya kita.  Pastinya kita tidak harus disalibkan, melainkan harus mematikan segala keinginan daging kita.  Kita harus mematikan semua keinginan pribadi kita dalam perjalanan kita mengikut Dia.  Dikatakan,  "Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan d…

Perdamaian Dengan ALLAH

Baca:  Kolose 1:15-23"sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya."  Kolose 1:22Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena melalui karya kudusNya di atas kayu salib kita telah diperdamaikan dengan Allah.  Alkitab menyatakan,  "...kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,"  (Kolose 1:21).  Tetapi syukur kepada Allah bahwa melalui kematianNya Dia telah mendamaikan kita dengan Bapa.     Kebiasaan manusia normal adalah berbeda.  Allah telah memenangkan kita dengan kasihNya, menawarkan pengampunan dan pemulihan dalam persekutuan denganNya.  Meski demikian ada satu persamaan antara penakluk dunia dengan Allah kita, yaitu penakluk dunia menginginkan penyerahan diri sepenuhnya dari pihak yang dikalahkan, demikian pula Allah ingin kita menyerah pasrah sepenuhnya kepadaNya.  Dia…

Tidak Akan Gentar

Baca:  Mazmur 47:1-10"Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi."  Mazmur 47:3Kita harus bangga memiliki Allah yang hidup di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, sebab Dia adalah Raja seluruh bumi.  Jika Tuhan semesta alam menyeertai kita, tidak ada alasan bagi kita untuk takut dan tegar.  Seringkali ketika menghadapi masalah dan tantangan dalam hidup, kita merasa sangat tak berdaya dan lemah.  Memang, kita tidak akan mampu mengatasi situasi yang sedang kita hadapi dengan kekuatan sendiri.  Mengapa pula kita harus menghadapi situasi yang sulit tersebut sendirian dan dengan kekuatan sendiri??  Alkitab menegaskan,  "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan!"  (Yeremia 17:7).  Bukankah kita memiliki Sang Penolong yang memiliki kuasa tak terbatas?  Kita harus yakin bahwa Tuhan bukan hanya sebagai perlindungan dan kekuatan kita saja, tetapi Dia juga adalah penolong yang Mahahadir dalam setiap masala…

Lebih Dari Pemenang

Baca:  Amsal 21:1-31"Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN."  Amsal 21:31Kunci mengalami hidup berkemenangan adalah senantiasa mengandalkan Tuhan di segala perkara.  Ayat nas di atas jelas menyatakan bahwa kemenangan ada di tangan Tuhan.  "Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.  Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu."  (Markus 11:23-24).  Bukan berarti tidak boleh melihat kenyataan.  Kita dapat melihat kenyataan dan menghadapinya, tetapi jangan sampai kita dikalahkan oleh situasi-situasi yang buruk yang terjadi.  Kita dapat mengalahkan kenyataan-kenyataan buruk itu bukan dengan kekuatan atau logika kita, namun dengan memakai 'mata im…

Hidup Benar di Hadapan TUHAN

Baca:  1 Tesalonika 5:23-28"Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita."  1 Tesalonika 5:23Tuhan menghendaki kehidupan anak-anakNya senantiasa kudus dan terpisah dari hal-hal duniawi, atau bisa dikatakan hidup selaras dengan firmanNya.  Karena itu kita harus menjaga seluruh roh, jiwa dan tubuh kita tanpa cacat cela setiap waktu dengan menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan  (baca  1 Tesalonika 5:22).     Sebagai orang-orang yang telah diselamatkan, kehidupan kita harus benar-benar berubah.  Perubahan itu harus tampak jelas.  Kita harus mengubah diri dari tingkah laku kita yang lama dan hal-hal yang biasa kita lakukan, termasuk juga dalam hal berpikir,  "...tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."  (Roma 12:2), kare…

Berjalan Bersama TUHAN

Baca:  Kejadian 5:1-32"Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah."  Kejadian 5:22, 24Berjalan bersama Tuhan berarti hidup dalam hadirat Tuhan dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan.  Kita wajib mematuhi segala arahan Roh Kudus dan mengkhususkan hidup kita bagi rancangan Tuhan.  Jika kita berjalan bersama Tuhan berarti kita melayaniNya dengan segenap keberadaan hidup kita sehingga kita berkenan kepadaNya.     Sebagai pengikut Kristus kita perlu memberikan contoh pelayanan sejati kepada Tuhan melalui pengabdian kita kepadaNya, dan melalui pelayanan kita terhadap sesama.  Jadi berjalan bersama Tuhan tidak hanya melayaniNya tetapi juga melayani jiwa-jiwa sehingga hidup kita menjadi kesaksian.  "Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.  Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudara…

Kisah Nebukadnezar

Baca:  Daniel 4:1-37"Bukankah itu Babel yang besar itu, yang dengan kekuatan kuasaku dan untuk kemuliaan kebesaranku telah kubangun menjadi kota kerajaan?"  Daniel 4:30"Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan."  (Amsal 16:18).  Firman Tuhan benar dan tidak pernah salah.  Raja Nebukadnezar memiliki kekuasaan, keagungan dan kebesaran, tetapi dia lupa darimana semuanya itu berasal.     Suatu ketika raja sedang berjalan-jalan di atap istana raja Babel dan ia berkata,  "Bukankah ini Babel yang besar?  Aku telah membangunnya sebagai kediaman kerajaan dengan kekuatan kuasa saya dan untuk kemuliaan keagungan saya."  Kata-kata itu masih dibibirnya ketika terdengar suara dari surga,  "Kepadamu dinyatakan, ya raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan telah beralih dari padamu;  engkau akan dihalau dari antara manusia dan tempat tinggalmu akan ada di antara binatang-binatang di padang; kepadamu akan diberikan makanan rumput seperti kepad…

Kekuatan Manusia adalah Sia-sia

Baca:  Kisah Para Rasul 7:17-42"Dan Musa dididik dalam segala hikmat orang Mesir, dan ia berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya."  Kisah 7:22Tuhan dapat melakukan segala hal dan rencana-Nya tidak pernah gagal (baca Ayub 42:2).  Begitu pula dengan rencana Tuhan bagi hidup Musa, yaitu membebaskan umat Israel dari perbudakan di Mesir.  Apa pun yang terjadi kepada Musa sewaktu ia masih bayi, Tuhan telah menyelamatkannya.  Ketika itu, raja Mesir (Firaun) memberi perintah kepada para bidan Mesir,  "Apabila kamu menolong perempuan Ibrani pada waktu bersalin, kamu harus memperhatikan waktu anak itu lahir: jika anak laki-laki, kamu harus membunuhnya, tetapi jika anak perempuan, bolehlah ia hidup."  (Keluaran 1:16-17), dan ia juga memerintahkan kepada semua orang Mesir untuk membuat setiap bayi laki-laki Ibrani yang baru lahir ke dalam Sungai Nil.     Musa adalah bayi yang sehat dan ibunya menyembunyikan dia selama tiga bulan,  "Tetapi ia tidak dapat menyembunyikann…

Kebanggan Diri Sendiri

Baca:  Obaja 1:1-21"Sekalipun engkau terbang tinggi seperti burung rajawali, bahkan, sekalipun sarangmu ditempatkan di antara bintang-bintang, dari sanapun Aku akan menurunkan engkau, - demikianlah firman TUHAN."  Obaja 1:4Di zaman sekarang ini rasa bangga terhadap diri sendiri telah merasuki banyak orang.  Mereka yang berhasil di berbagai aspek terlalu bangga akan dirinya sendiri:  bangga terhadap kekayaannya, uangnya, jabatannya dan sebagainya.  Ternyata kebanggaan ini tidak hanya terjadi pada orang-orang di luar Tuhan tetapi juga melanda banyak orang percaya, bahkan tidak sedikit para pelayan Tuhan kini juga merasa diri begitu penting dan populer.  Manusia seringkali lupa bahwa semua yang ada di dunia ini berasal dari Tuhan.  Daud, meski sebagai raja, sangat sadar dan tidak lupa akan hal ini sehingga ia pun mengakuinya,  "Ya Tuhan, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi!"  (1 …

TUHAN Adalah Penolong Sejati

Baca:  Mazmur 146:1-10"Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada Tuhan, Allahnya:"  Mazmur 146:5Setiap orang mempunyai masalah, tetapi Alkitab mengajarkan untuk tetap bersukacita daripada merasa takut dan kuatir,  "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!  Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."  (Filipi 4:4-6).     Sebagai anak-anak Tuhan tidak seharusnya kita dibelenggu oleh kekuatiran akan segala sesuatu, sebab kita memiliki Tuhan yang adalah Jehovah Jireh, Dia pasti sanggup menyediakan apa yang kita perlukan dan memelihara kita di segala keadaan:  "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus."  (Filipi 4:19).  Ketika kita sakit Tuha…

Rahasia Keberhasilan Abraham

Baca:  Kejadian 13:1-18

"sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya."  Kejadian 13:15







       Siapa diantara kita yang mau hidup pas-pasan, gagal dan tidak diberkati?  Tak seorang pun.  Sebaliknya jika ditanya siapa yang ingin hidupnya berhasil dan diberkati Tuhan?  Dengan serempak semua orang pasti akan mengangkat tangan.  Memang, hidup yang berhasil dan diberkati adalah dambaan setiap orang.  Namun untuk mencapai goal itu ada langkah-langkah yang harus kita kerjakan, dalam bahasa rohaninya 'ada harga yang harus kita bayar'.  Semua langkah-langkah itu sudah tertulis secara terperinci di dalam Alkitab, namun seringkali kita abaikan.  Salah satunya:  "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."  (Matius 6:33).  Seringkali kita menuntut Tuhan untuk memberkati kita, tapi kita sendiri tidak mengutamakan Kerajaan Allah dan keberadaannya;  kita ti…

Saat Tak Berdaya, Kuasa TUHAN Nyata

Baca:  2 Korintus 12:1-10

"Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat."  2 Korintus 12:10





       Pada umumnya setiap orang memiliki kecenderungan untuk membanggakan dirinya atau bermegah karena memiliki kelebihan dibandingkan orang lain:  merasa berhasil, kuat, pintar, kaya, tampan, cantik, terkenal dan sebagainya.  Terlebih-lebih jika kita merasa bahwa kita tidak memerlukan Tuhan.  Berhati-hatilah!

     Tuhan menegur jemaat di Laodikia,  "Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,"  (Wahyu 3:17).  Mari kita belajar dari sikap Rasul Paulus:  "...aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus,"  (Galatia 6:14).  Sesungguhnya Rasul Paulus memil…

Hidup Ini Singkat

Baca:  Mazmur 90:1-17

"di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu."  Mazmur 90:6








        Tidak ada seorang pun yang tahu secara pasti berapa lama ia hidup di dunia ini.  200 tahun, 300 tahun atau selamanyakah?  Begitu juga dalam hal kematian, kita sama sekali tidak tahu kapan waktunya kita akan dipanggil Tuhan:  bisa saja hari ini, besok, minggu depan, bulan depan, tahun depan, sepuluh tahun lagi dan seterusnya.  Yang pasti,  "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya."  (Pengkotbah 3:1).  Daud menambahkan,  "Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun,"  (Mazmur 90:10a).

     Dapat kita simpulkan ternyata hidup manusia di dunia ini adalah singkat.  Hidup kita ini bisa dikatakan adalah dalam hitungan hari saja, dan di kala kita menghitungnya, berlalunya begitu cepat dan sangat singkat,  "Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, at…