Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

TERLALU SIBUK: Tidak Ada Waktu Untuk Berdoa !

Baca:  Matius 9:35-38
"Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa;  Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan."  Matius 9:35







Saat berada di bumi Tuhan Yesus tidak pernah berhenti untuk bekerja.  Dia berkata,  "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga."  (Yohanes 5:17).  Alkitab pun menyatakan bahwa Yesus datang ke dunia bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani semua orang  (baca  Matius 20:28).  Ayat nas di atas menunjukkan betapa sibuknya Yesus melayani jiwa-jiwa;  Ia berjalan berkeliling ke semua kota dan desa sambil mengajar, memberitakan Injil serta menyembuhkan segala penyakit.  Demikian sibuknya sampai-sampai Yesus tidak mempunyai tempat untuk sekedar meletakkan kepalaNya  (baca  Matius 8:20).  Walaupun demikian Yesus tidak pernah mengabaikan jam-jam doa;  Ia selalu mempunyai waktu untuk berdoa.  Di waktu pagi sebelum fajar merekah Yesus bangun d…

DOA PRIBADI: Sebagai Kebutuhan Utama

Baca:  Markus 1:35-39
"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar.  Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."  Markus 1:35








Sebagai orang percaya, terlebih lagi kita yang sudah terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan, pasti dengan sendirinya juga memiliki doa pribadi di rumah setiap hari.  Bukankah demikian?  Kenyataannya masih banyak dari kita yang kurang menyadari betapa pentingnya doa itu.  Selama kita belum menjadikan doa sebagai kebutuhan utama kita seperti makan, minum, tidur atau bekerja, kita belum memiliki kehidupan doa.  Rahasia kehidupan seorang Kristen yang berhasil dan diberkati adalah memiliki doa pribadi setiap hari.  Doa pribadi bukan hanya berlaku bagi para hamba Tuhan atau pengerja gereja namun untuk semua orang Kristen tanpa terkecuali.  Doa pribadi bukanlah suatu kewajiban agama, tetapi harus menjadi bagian hidup kita yang terus-menerus mengalir seperti sungai.  Tidak ada orang yang terlalu pintar, terlalu payah, terlalu…

PENGENALAN AKAN TUHAN: Menyadari Panggilan Kita!

Baca:  Hosea 6:1-6
"Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran."  Hosea 6:6








Memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan adalah sangat penting bagi orang percaya, karena tanpa pengenalan yang benar akan Tuhan iman kita tidak akan bertumbuh.  Memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan membuat kita semakin memahami rencana-rencanaNya dan juga keberadaan kita di dalam Dia.  Oleh karena itu rasul Paulus berdoa untuk jemaat di Efesus:  "...meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar."  (Efesus 1:17).  Itulah yang disukai dan dirindukan Tuhan.
     Mengenal Tuhan berbeda dengan sekedar tahu akan Tuhan.  Dalam pengenalan akan Tuhan terkandung suatu hubungan yang erat, penyerahan diri penuh dan juga kepercayaan.  Semakin kita mengenal Tuhan semakin kita memahami panggilan Tuh…

TUHAN Tidak Pernah Mengecewakan !

Baca:  Kejadian 12:10-20
"dan ketika punggawa-punggawa Firaun melihat Sarai, mereka memuji-mujinya di hadapan Firaun, sehingga perempuan itu dibawa ke istananya."  Kejadian 12:15








Sejak dari semula Tuhan memiliki rencana yang indah atas kehidupan Sara.  Dia merancang kehidupan Sara begitu istimewa:  dianugerahi kecantikan yang luar biasa dan menjadi isteri Abraham, seorang yang dipilih Tuhan untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa;  bahkan kecantikan Sara tidak luntur di usianya yang sudah lanjut sehingga Abraham pun merasa was-was saat memutuskan untuk pergi ke Mesir.  Tertulis,  "Memang aku tahu, bahwa engkau adalah perempuan yang cantik parasnya.  Apabila orang Mesir melihat engkau, mereka akan berkata:  Itu isterinya.  Jadi mereka akan membunuh aku dan membiarkan engkau hidup."  (ayat 11-12).
     Sedemikian cantiknya, sampai-sampai Firaun berniat untuk meminang Sara;  dan Abraham mengkompromikan hal ini.  Sesungguhnya hati Sara begitu pilu ketika Abraham, suami…

Download Before30 Episode 126: Tahun Baru, Lidah Baru

Before30 Episode 126: Tahun Baru, Lidah Baru





Untuk Download video Before 30 Show ini silahkan klik download :

Renungan Kristen : Hal Yang Tidak Menyenangkan

Baca:  Mazmur 54
"Sesungguhnya, Allah adalah penolongku;  Tuhanlah yang menopang aku."  Mazmur 54:6









Saudara pernah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan?  Semua orang tanpa terkecuali pasti pernah merasakan hal-hal yang tidak menyenangkan.  Pertengkaran dalam rumah tangga, diputus oleh pacar, tidak naik kelas atau tidak lulus sekolah, ditolak saat melamar pekerjaan, diusir dari kontrakan karena tidak bisa bayar ketika jatuh tempo, terbaring sakit dan sebagainya adalah contoh hal-hal yang tidak menyenangkan.  Suatu saat Tuhan ijinkan kita melewati masa-masa sukar dalam hidup ini.  Perkara yang tidak enak itu bisa saja datang dari keluarga, teman, rekan pelayanan, pekerjaan dan lain-lain.  Bagaimana reaksi kita menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan tersebut?  Biasanya kita langsung naik pitam  (marah), stress, kecewa, sedih, putus asa, menyalahkan Tuhan dan lalu meninggalkan Dia.
     Daud pun tak luput dari situasi-situasi yang tidak menyenangkan.  Daud harus tinggal…

Bukitkan Kamu Mengasihi TUHAN ! (Yohanes 14:15-24)

Baca:  Yohanes 14:15-24
"Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia."  Yohanes 14:23







Sebagai orang percaya kita pasti akan tersinggung dan marah jika ada yang mengatakan,  "Kamu tidak mengasihi Tuhan!"  Dengan berbagai alasan kita akan menegaskan bahwa kita ini sangat mengasihi Tuhan, plus menyertakan  'bukti-bukti'  untuk menunjukkan bahwa kita benar-benar mengasihi Tuhan:  "Aku sudah melayani Tuhan sebagai guru sekolah Minggu, Worship Leader, singer, tim penginjilan, tim musik di gereja, aktif di persekutuan-persekutuan doa, donatur gereja."  dan sebagainya.  Bukankah ini sudah lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa kita mengasihi Tuhan?
     Tidak sedikit orang Kristen terlibat dalam pelayanan bukan karena ia mengasihi Tuhan, tapi karena ada motivasi lain di balik itu:  ingin mencari nama  (popularitas)  diri sendiri, uang, rutinitas ata…

Orang Kristen Adalah Terang Dunia (Matius 5:13-16)

Baca:  Matius 5:13-16
"Kamu adalah terang dunia.  Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi."  Matius 5:14









Di zaman Tuhan Yesus orang-orang memakai pelita sebagai alat penerangan.  Ada unsur-unsur dalam sebuah pelita yang membuatnya bisa menyala:  harus ada bejana, entah terbuat dari emas, perak atau pun besi, minyak, sumbu dan juga sumber api.  Masing-masing unsur itu melengkapi satu sama lain sehingga menghasilkan cahaya atau terang.  Jika hanya ada sumbu saja tanpa ada bejana atau minyak maka pelita itu tidak akan bisa menyala, bahkan tidak bisa disebut pelita.
     2.  Terang Dunia.  Itulah keberadaan orang percaya, harus bisa menjadi terang bagi dunia.  Dikatakan,  "...orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu." (Matius 5:15).  Artinya terang dari Tuhan itu tidak boleh ditutupi, disembunyikan, terlebih lagi dipadamkan.  Terang dari Tuhan har…

Orang Kristen Adalah Garam Dunia (Matius 5:13-16)

Baca:  Matius 5:13-16
"Kamu adalah garam dunia.  Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?  Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang."  Matius 5:13








Saat mengajar orang banyak terkadang Yesus menggunkan perumpamaan sederhana dengan menggunakan hal-hal yang mudah dipahami oleh orang-orang Yahudi, yaitu sesuatu yang biasa mereka jumpai dalam kehidupan sehari-hari agar mereka dapat menangkap makna kebenaran firman yang disampaikanNya itu lebih jelas lagi.
     Pada suatu kesempatan Yesus menyampaikan dua hal penting yang harus dipahami oleh setiap orang percaya tentang keberadaannya sebagai garam dunia dan terang dunia.  1.  Garam Dunia.  Siapa yang tidak tahu garam?  Dapat dipastikan semua orang, besar kecil, tua muda, kaya miskin, di mana pun mereka tinggal, pernah menggunakan dan mengenal rasa garam, sebab garam selalu tersedia di dapur rumah setiap orang.  Mungkin di rumah kita tidak ada mobil, tidak ada AC, tidak ada kulkas, tetapi minimal pa…

UANG DAN KEKAYAAN: Tak Dapat Memuaskan!

Baca:  Pengkotbah 5:7-19
"Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya."  Pengkotbah 5:9a








Banyak orang mengukur dan menilai keberhasilan dan kebahagiaan dengan uang atau kekayaan yang dimiliki.  Bisa dimaklumi, karena dengan memiliki uang seseorang bisa mendapatkan segalanya:  tidur di hotel berbintang, berkeliling dunia, beli rumah di kawasan elite, beli mobil mewah, mendapatkan isteri cantik dan sebagainya.  Apakah dengan uang dan kekayaan orang benar-benar berbahagia dan puas?  Ayat nas jelas menyatakan bahwa  "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya."
     Orang yang memiliki banyak uang dan mencintai uang sampai kapan pun tidak akan pernah puas dengan uang yang dimilikinya.  Begitu pula orang kaya, tidak pernah puas akan kekayaannya.  Seringkali kita menganggap bahwa ada hubungan erat antara kepuasan dengan jumlah…

Renungan Natal : Anugerah Terbesar Bagi Dunia

Baca:  Yohanes 1:1-18
"Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia."  Yohanes 1:9









Natal telah tiba...!  Hari ini kita mersakan sukacita karena Natal telah tiba.  Sungguh merupakan anugerah Tuhan jika kita masih beroleh kesempatan merayakan Natal kembali.  Seluruh dunia antusias menyambut datangnya Natal, termasuk merayakan Natal dengan pesta bagi sebagian orang.
     Namun, tahukah kita bahwa pada malam saat Yesus dilahirkan adalah malam yang penuh gejolak?  Ketika mendengar Yesus dilahirkan, raja Herodes merasa terancam, ia takut dan kuatir kalau kedudukannya sebagai raja akan diambil alih oleh bayi Yesus yang disebut-sebut sebagai raja orang Yahudi oleh orang-orang majus yang datang pada malam itu.  Akhirnya, malam Natal pertama itu menjadi malam yang sangat mencekam dan penuh dengan ratap tangis di seluruh negeri, karena Herodes  "...menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun…

Renungan Natal - WHAT'S CHRISTMAS???

Lukas 2:11
“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.”
NATAL... Apa yang anda pikirkan tentang NATAL??? Ya, hari raya besar bagi seluruh umat kristiani, karena ketika natal tiba, semua umat kristen di seluruh dunia merayakan kelahiran Sang Juruselamat ditengah dunia ini. Setiap tahunnya, begitu banyak orang kristen di seluruh dunia, hiruk pikuk mempersiapkan dan merayakan natal. Namun sayangnya, umat kristen yang hidup di zaman post modern ini, kurang mengerti dan memahami bagaimana seharusnya natal itu, apa makna natal yang sesungguhnya. Natal dikaburkan dengan sekulerisme, natal hanya cenderung pada perayaannya saja, hanya dimaknai lewat adanya pohon natal, lampu natal, lilin-lilin natal, pernak-pernik natal, baju dan sepatu baru, kue-kue natal, angpao natal, kado natal, aksi lucu dari paman santa claus, kemewahan kembang api, bahkan pesta pora yang dilakukan oleh begitu banyak orang kristen untuk merayakan Natal, hari kelahiran Kristus, Sang Jurus…

Duduk di Bawah Kaki YESUS

Baca:  Lukas 10:38-42
"Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya."  Lukas 10:39b









Adalah lebih mudah bagi seseorang untuk tampil di muka, berbicara, tampak sibuk dan dikenal oleh banyak orang, karena hampir semua orang ingin pekerjaannya dipuji dan dihargai oleh orang lain.  Tetapi tidak mudah bagi kita untuk duduk di tempat yang 'rendah' dan mau menjadi seorang pendengar yang baik.
     Inilah yang dilakukan Maria, memilih duduk diam di bawah kaki Tuhan untuk mendengarkan perkataanNya.  Maria menyadari bahwa  "...iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17).  Ini menunjukkan bahwa Maria telah terbiasa merendahkan diri mencari Tuhan dengan sepenuh hati dalam doa, sehingga mudah baginya duduk tenang berjam-jam mendengarkan apa yang Yesus ajarkan.  Berbeda dengan saudaranya, Marta, yang lebih memilih menyibukkan diri sampai-sampai Yesus menegurnya,  "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahka…

JANGAN TAKUT: Tuhan Sanggup Membuka Jalan!

Baca:  Yesaya 43:8-21
"Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya?  Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara."  Yesaya 43:19 






Pernahkah Saudara mengalami jalan buntu dalam permasalahan?  Apa yang dilakukan seseorang ketika sedang mengahdapi jalan buntu?  Pada umumnya mereka menjadi putus asa dan cenderung mengandalkan kekuatan lain, baik itu kekuatan manusia atau bahkan lari kepada kuasa gelap, yang penting masalahnya segera mendapatkan jalan keluar.
     Bangsa Israel juga pernah mengalami jalan buntu.  Tatkala keluar dari Mesir untuk menuju tanah Perjanjian, mereka dikejar-kejar pasukan Firaun.  Sementara di depan mereka terbentang Laut Teberau, dari kanan kiri mereka terhimpit gugusan gunung-gunung.  Secara logika, bangsa Israel benar-benar mengalami jalan buntu.  Bangsa Israel yang adalah bangsa pilihan Tuhan juga diijinkan mengalami masalah, oleh karena itu jgangan heran …

Jemukah Kita Menanti Janji TUHAN

Baca:  Mazmur 27
"Nantikanlah Tuhan!  Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!  Ya, nantikanlah Tuhan!"  Mazmur 27:14









Di sepanjang perjalanan hidup ini kita tak pernah lepas dari kata menanti.  Sepasang suami isteri sedang berdebar-debar menanti kelahiran bayinya;  seorang gadis menantikan kedatangan suami yang lama merantau ke luar negeri dan tak pulang-pulang.  Harus kita akui bahwa menanti adalah sesuatu yang tidak menyenangkan dan sangat membosankan.  Juga dalam hal menantikan janji Tuhan digenapi, banyak orang Kristen yang sudah merasa jemu dan bosan sehingga mereka tidak lagi berharap kepada Tuhan, bukannya menguatkan iman dan bersabar.  Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa janji Tuhan itu ya dan amin.  "apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh."(Habakuk 2:3b).  Jadi kita tidak boleh jemu, sebaliknya kita harus tetap sabar dan tekun.  Melalui kesabaran dan ketekunan seseorang akan menerima apa yang …

Jangan Sedih Hati, Bergembiralah!

Baca:  Amsal 17
"Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."  Amsal 17:22 







Dalam versi The Amplified Bible ayat nas di atas berbunyi demikian:  "Hati yang gembira adalah obat yang manjur dan pikiran yang ceria memberikan kesembuhan."  Ternyata hati yang gembira dan pikiran yang ceria  (positif)  bisa menjadi obat yang mujarab dan menyembuhkan.  Karena itulah rasul Paulus juga menasihati jemaat di Filipi,  "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!  Sekali lagi kukatakan:  Bersukacitalah!" (Filipi 4:4).
     Mengapa kita harus bersukacita senantiasa?  Karena dengan bersukacita hati kita akan tetap terjaga dalam kondisi yang baik sehingga pikiran dan perkataan kita pun akan positif,  "karena yang diucapkan mulut meluap dari hati." (Matius 12:34b).  Kapan Saudara memiliki hati yang gembira?  Ketika hutang-hutangku sudah terbayar lunas, hati jadi gembira;  hatiku bergembira kala melihat anak-anak tumbuh d…

Harus Kelihatan

Bacaan: Mat 5:14b,15 Menjadi Teladan adalah sebuah keharusan. Sebagai Contoh orang kristen kita berharga apabila kita menjadi contoh dalam hidup. Seperti kota yang ada di atas bukit atau gunung, pada waktu malam kelihatan kerlap-kerlip lampunya, Sungguh indah. Seperti lampu neon yang kita taruh di langit-langit di atas supaya kelihatan dan menyinari semua, "bukan di bawah kolong meja. Hidup kita harus kelihatan baik di depan orang. Keluarga kita harus kelihatan baik kepada tetangga.  Kalau kita hidup dan tidak kelihatan sediktpun bahwa kita ini baik, hidup bennar, setia dalam iman kepada Yesus, sopan dalam cara berkata-kata dan bertindak, maka kita sebenarnya sudah mati.seperti kota yang ada di bukit tanpa cahaya, ia menjadi kota mati. Seperti lampu neon yang walaupun ada di atas, tapi tidak bercahaya, ia mati. Kita harus kelihatan karna memiliki iman dan melakukan firman. Kita seperti surat terbuka yang dapat di baca oleh semua orang.  Dengan adanya cahaya, maka kota kelihatan, …

MEMILIKI HATI HAMBA: Mau Merendahkan Hati dan Melayani

Baca:  Markus 9:33-37
"Kata-Nya kepada mereka  (para murid):  'Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.'"  Markus 9:35






Ada suatu tradisi atau adat bangsa Yahudi yang dapat kita jadikan pelajaran yang baik dan berharga, di mana biasanya seorang hamba dalam keluarga harus membasuh kaki para tamu tuannya.
     Membasuh kaki adalah tugas dan pekerjaan seorang hamba.  Pantaskah jika tugas ini dilakukan oleh seorang raja atau tuan?  Seorang raja biasanya hanya duduk di atas singgasana, memerintah rakyatnya dan dilayani para hamba.  Adalah mustahil raja mau turun melakukan pekerjaan yang layak dilakukan oleh seorang hamba  (budak), apalagi sampai membasuh kaki seseorang.  Tetapi inilah yang dilakukan oleh Yesus, Raja di atas segala raja, Putera Tunggal Allah, yang  "...telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia." (Filipi 2:7)

MEMBANGUN IMAN DENGAN ORANG TERDEKAT

Baca:  Mazmur 119:57-64
"Aku  (Daud - Red.)  bersekutu dengan semua orang yang takut kepada-Mu, dan dengan orang-orang yang berpegang pada titah-titahMu."  Mazmur 119:63








Alkitab mencatat bahwa Abraham adalah orang yang sangat kaya dan diberkati Tuhan.  Janji Tuhan yang mengatakan,  "Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyur;  dan engkau akan menjadi berkat."(Kejadian 12:2)  benar-benar tergenapi dalam kehidupan Abraham.  Saat Abraham meninggalkan negerinya,  "...Lot pun ikut bersama-sama dengan dia;"(Kejadian 12:4).
     Keberadaan Abraham benar-benar membawa dampak luar biasa bagi kehidupan Lot.  Abraham menjadi berkat bagi Lot.  Karena mengikuti Abrahamlah Lot turut diberkati dan memiliki banyak harta;  ini merupakan anugerah Tuhan oleh karena Abraham.  Semua berkat yang Lot terima adalah karena kedekatannya dengan Abraham.  Lot bukanlah orang pilihan Tuhan seperti Abraham, namun Lot bisa menikm…