Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Kesabaran salah satu kunci kesuksesan

Baca:  Roma 12:9-21

"Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!"  Roma 12:12













Menjadi orang yang sabar, bisa nggak ya?  Pasti bisa.  Harus kita akui bahwa kesabaran adalah salah satu karakter yang dapat menunjang kesuksesan seseorang, tapi tidak mudah untuk dimiliki.  Bagi orang Kristen, memiliki kesabaran itu hukumnya adalah wajib, karena kesabaran adalah bagian dari buah-buah Roh.  Kesabaran itu sebuah kekuatan, bahkan kekuatannya melebihi seorang pahlawan dan orang yang merebut kota (baca  Amsal 16:32).  Ibarat tanaman, kesabaran itu harus dirawat dan dipupuk setiap saat supaya dapat tumbuh dengan subur, dan pada saatnya berbuah lebat.  Bila kita perhatikan, orang-orang yang sukses ternyata adalah orang-orang yang memiliki kesabaran.  Tanpa kesabaran sulit untuk meraih kesuksesan.  Banyak orang yang ingin berhasil dan sukses tapi tidak mau sabar dan tekun;  maunya sukses secara cepat (instant), tidak mau menderita.

     Kesabaran ad…

Yang menghambat janji TUHAN 2

Baca:  1 Petrus 3:8-12

"Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya."  1 Petrus 3:11














Setiap tindakan atau perbuatan adalah refleksi dari apa yag ada di dalam pikiran kita, buah dari pikiran.  Oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam mengisi perbendaharaan hati kita, sebab  "...dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan."  (Markus 7:21).  Dalam Lukas 6:45a juga dikatakan bahwa,  "Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat."  Kita harus berusaha membangun karakter yang baik di dalam hidup ini bila kita rindu janji-janji Tuhan itu tergenapi.  Mari kita isi hati dan pikiran kita dengan hal-hal yang baik dan itu bersumber…

Yang menghambat janji TUHAN 1

Baca:  1 Petrus 3:8-12

"Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu."  1 Petrus 3:10













Tuhan berkata dalam firmanNya,  "...Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."  (Yeremia 29:11).  Jelas sekali bahwa rancangan Tuhan dalam kehidupan orang percaya adalah keberhasilan, hari-hari baik dan masa depan yang penuh pengharapan.  Tuhan telah menyediakan segalanya bagi kita:  hikmat, berkat, perlindungan, kesembuhan, mujizat, pemeliharaan, penyertaan, anugerah dan juga pengampunan.  Namun semuanya itu belumlah cukup, salah satu kunci yang menentukan untuk mendapatkan semua yang baik dari Tuhan adalah jika kita memilikikarakter yang baik.  Tanpa karakter yang berkenan di hati Tuhan kita ta…

Menjadi sahabat TUHAN, Mungkinkah ?

Baca:  Yohanes 14:14-17

"Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Yohanes 15:14















Memiliki teman karib atau sahabat adalah mudah bagi orang yang berpangkat, terkenal dan juga kaya seperti tertulis:  "Kekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin ditinggalkan sahabatnya"  (Amsal 19:4).  Sebaliknya bagi kita yang susah, miskin, gagal dan terpuruk, sangat mudah ditinggalkan atau diabaikan teman dan sahabat.  Kita merasa sangat rendah dan membayangkan betapa sulitnya orang mau menjadi sahabat kita, terlebih di zaman sekarang ini susah sekali menemukan a real friend, apalagi sahabat yang  "...menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran."  (Amsal 17:17).  Banyak orang berprinsip:  "Asal dia menguntungkan, saya mau jadi sahabatnya.  Kalau tidak, I am so sorry, I say goodble!"

     Mencari sahabat di antara sesama manusia saja begitu sulit, mana mungkin kita bisa mempercayai bahwa Tuhan Yesu…

Perkataan Kita Masa Depan Kita

Baca:  Lukas 6:43-45

"Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik..."  Lukas 6:45a














Penulis Amsal berkata,  "Hidup dan mati dikuasai oleh lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya."  (Amsal 18:21).  Ini menandakan bahwa apa yang kita ucapkan, atau perkataan yang keluar dari mulut kita itu angat berdampak karena apa yang kita ucapkan dan kita percayai akan benar-benar terjadi.  Tuhan Yesus berkata,  "Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini:  Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu."  (Lukas 17:6)

     Karena perkataan kita itu sangat penting, maka kita perlu memastikan bahwa apa yang kita ucapkan itu sesuai dengan apa yang Tuhan katakan melalui firmanNya.  Memperkatakan firman Tuhan adalah cara yang sangat baik untuk membangun iman kita.  Sebagai orang percaya, setiap kita memiliki kuasa atas kehidupan atau kem…

Mengalahkan Pencobaan Dengan Kuasa Fiman

Baca:  Lukas 4:1-13

"Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik."  Lukas 4:13














Selama hidup di dunia ini kita akan terus diperhadapkan pada ujian dan pencobaan karena dunia di mana kita tinggal ini telah dikuasai oleh dosa, dan sudah sangat jelas bahwa sifat-sifat dosa itu sangat bertentangan dengan kehendak Tuhan.  Itulah sebabnya setiap orang yang percaya harus terus berjuang melawan pencobaan dan godaan yang dipanahkan Iblis.  Adalah tidak mudah menang melawan pencobaan-pencobaan yang menyerang kita, karena  "...roh memang penurut, tetapi daging lemah."  (Matius 26:41).

     Mengapa kita harus diperhadapkan pada pencobaan-pencobaan?  Ketahuilah bahwa Tuhan tidak pernah menjanjikan kehidupan orang percaya itu bebas dari segala pencobaan, tapi yang pasti Dia berjanji untuk selalu memberikan jalan keluar, sedangkan "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekua…

Panggilan Hidup Orang Kristen

Baca:  1 Timotius 6:11-16

"Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya."  1 Timotius 6:14














Tuhan memanggil kita untuk menjadi alat kemuliaaNya di bumi, artinya hidup kita harus mencerminkan kemuliaan Kristus dengan mempraktekkan firman dan tegas terhadap dosa, serta berani melawan semua hal yang bertentangan dengan firman Tuhan.  Inilah yang disebut panggilan hidup Kristen sebagaimana disampaikan rasul Paulus kepada Timotius.

     Hal-hal apa saja yang harus kita lakukan untuk memenuhi panggilan hidup kita sebagai seorang Kristen?  Pertama, kita harus menjauhi keinginan-keinginan duniawi yang sia-sia, yaitu segala jenis ketamakan, cinta harta dan uang, percekcokan dan gosip (ayat 4-5).  Kita harus menjauhi perbuatan-perbuatan daging yang merusak kehidupan rohani kita, seperti  "...percabulan, kecemaran, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabuka…

Tugas dan Pekerjaan Iblis, Menghancurkan

Baca:  1 Tesalonika 2:13-20
"Sebab kami telah berniat untuk datang kepada kamu - aku, Paulus, malahan lebih dari sekali -, tetapi Iblis telah mencegah kami."   1 Tesalonika 2:18















Hidup Kristen tidaklah mudah karena setiap saat kita harus memiliki kesiapan untuk berperang.  Tapi peperangan yang kita hadapi bukanlah peperangan secara fisik, melainkan peperangan rohani,  "karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara."  (Efesus 6:12).  Kita tahu bahwa hari-hari ini adalah sangat jahat, di mana Iblis sedang berjuang keras untuk menipu, mengelabui dan menghancurkan manusia, karena memang dia (Iblis) adalah pendusta dan sangat ahli dalam hal menyamar.  Oleh karenanya kita harus berjaga-jaga dan berdoa agar tidak terpedaya oleh tipu muslihat Iblis.

     Tujuan utama Iblis adalah ingin memisahkan hidup manusia dari kasih Tu…

Kaleb, Kesetiaan yang beroleh upah

Baca:  Yosua 14:10-15

"Jadi sekarang, sesungguhnya Tuhan telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya."  Yosua 14:10a














Banyak orang suka sekali membangga-banggakan dan memegahkan diri sendiri, entah itu tentang prestasinya, keberhasilan usahanya, keluarganya, harta kekayaannya, mobilnya yang mewah, anak-anaknya dan sebagainya.  Firman Tuhan tegas menyatakan,  "Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan;"  (Yesaya 2:11-11a).  Tidak seharusnya kita bermegah tentang diri kita sendiri, "tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah Tuhan yang menunjukkan kasih setia,..."  (Yeremia 9:24).

     Inilah yang dilakukan Kaleb:  ia menceritakan tentang Tuhan, bukan keberhasilan dan kesuksesannya.  Kaleb tidak membanggakan kehebatan masa lalunya, tapi ia senantiasa mengarahkan pandangannya pada kesetiaan dan kasih Tuhan dalam hidupnya.  Selama 45 tahun Kale…

Ezra, Kepercayaan Raja

Baca:  Ezra 7:1-28a

"Ia (Ezra) adalah seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa yang diberikan Tuhan, Allah Israel."  Ezra 7:6b














Siapakah Ezra?  Dia adalah salah satu dari orang-orang Israel yang dibuang di Babel.  Menjadi orang buangan tidak selamanya hopeless, ada saatnya di mana Tuhan sanggup mengangkat dan memulihkan,  "Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang."  (Amsal 23:18).

     Ezra, dari seorang buangan menjadi orang kepercayaan raja.  Ia dipercaya dan diutus oleh raja Artahsasta untuk membangun Bait Allah di Yerusalem.  Apakah tidak ada orang lain yang lebih terhormat yang bisa diutus raja?  Tentunya raja Artahsasta tidak salah pilih.  Kalau tidak memiliki reputasi yang baik mustahil raja mengutus Ezra.  Mengapa Ezra begitu istimewa di mata raja Artahsasta?  Meski sebagai orang buangan di Babel ia memiliki kehidupan yang berbeda, seorang yang mengasihi Tuhan dengan segenap hati.  Bahkan orang-orang di seluruh Babel mengenalnya sebagai…