Manusia Baru: Diangkat Sebagai Anak


Baca: Galatia 3:15-29

"Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus."   Galatia 3:26














Setiap orang percaya yang menerima Kristus sebagai Tuhan memiliki status baru yaitu sebagai anak Allah.  Posisi sebagai 'anak' bukan karena kelahiran jasmani, tetapi rohani.

     Sebagai anak-anak Allah kita beroleh hak-hak istimewa.  Seorang anak pasti tinggal serumah dengan bapanya sehingga tidak ada hal yang perlu dirisaukan atau takutkan karena semua yang diperlukan pasti disediakan.  Apa yang bapa punya, anak pun memilikinya juga seperti kata ayah kepada si sulung dalam perumpamaan anak yang hilang,  "Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu."  (Lukas 15:31).  Berada di rumah Bapa berarti kita menjadi obyek pecurahan kasihNya.  Perhatian dan pemeliharaan Tuhan kepada anak-anakNya seperti hubungan gembala dengan domba-dombanya.  Tuhan adalah Gembala Agung kita, dan sebagai Gembala Ia mengenal dengan baik domba-dombanya.  Daud merasakan hal itu: "...takkan kekurangan aku.  Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, ia membimbing aku ke air yang tenang;  Ia menyegarkan jiwaku.  Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena namaNya."  (Mamur 23:1-3).

     Namun ada yang tidak boleh kita lupakan, bahwa sebagai anak kita pun tidak luput dari didikan dan hajaran Bapa:  "Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?"  (Ibrani 12:7b).  "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkanNya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihiNya, dan Ia menyesah orang yang diakuiNya sebagai anak."  (Ibrani 12:5-6).  Dia mendidik kita supaya kita tidak menjadi anak sembarang, tetapi anak yang berkualitas dan bermental juara.  Selain itu, menjadi anak Allah berarti kita juga adalah ahli warisNya.  Kita berhak menerima kegenapan semua yang dijanjikan Tuhan kepada kita, baik untuk waktu sekarang ini saat kita masih hidup di dunia maupun di waktu yang akan datang yaitu mewarisi Kerajaan Sorga.  Alkitab menyatakan, "Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah...,"  (Roma 8:17).

Jadilah anak-anak Allah yang taat, karena upah besar menanti!
Manusia Baru: Diangkat Sebagai Anak Manusia Baru: Diangkat Sebagai Anak Reviewed by Alfa on Februari 04, 2014 Rating: 5

Tidak ada komentar

Tinggalkan pesan, kritik ataupun saran agar blog ini bisa menjadi lebih baik lagi dan bisa memberkati lebih banyak orang.
**Salam Kasih untuk kamu. TUHAN YESUS MEMBERKATI

Bagikan kepada saudara-saudara kita yang lain dan mari kita sama-sama melayani.