Langsung ke konten utama

Dilatih oleh Allah (Hakim-hakim 3:1-6 )

Dilatih oleh Allah
Bacaan: Hakim-hakim 3:1-6
Renungan Kristen



Secara naluriah, setiap manusia mencari kesenangan serta kenyamanan dan akan berusaha sebisa mungkin untuk menghindari berbagai kesusahan. Namun naluri manusia yang telah jatuh ke dalam dosa belum tentu dapat dijadikan pedoman. Allah, Pencipta manusia, lebih memahami apa yang sesungguhnya penting bagi kita serta kehidupan macam apa yang sepatutnya kita miliki.

Sesuai dengan perkataan yang telah disampaikan oleh Malaikat Tuhan (Hak. 2:1-5), Tuhan memang membiarkan orang Kanaan tetap berdiam di tempat mereka. Selain sebagai sebuah bentuk hukuman (Hak. 2:3), Tuhan ingin menguji kesetiaan dan kasih Israel (Hak. 2:22) serta ketaatan mereka kepada Dia (4). Ia juga ingin mengajarkan pengalaman dalam peperangan kepada generasi baru itu (2). Namun bukan tentang bagaimana cara berperang, melainkan pada signifikansi peperangan melawan Kanaan.

Sebab kegagalan bangsa Israel dalam menyingkirkan bangsa Kanaan bukan karena mereka tidak mampu. Karena jika berbicara tentang kemampuan, sebenarnya bangsa Israel memiliki kisah penaklukan bangsa asing bersama Tuhan. Generasi muda Israel yang masuk ke tanah perjanjian tidak memahami bahwa perintah Tuhan harus ditaati dengan sungguh-sungguh. Meskipun perintah itu kelihatan susah, Allah pasti akan memampukan mereka menaatinya. Maka dalam kebaikan-Nya, Tuhan memakai penghukuman sebagai alat pendewasaan bagi generasi muda yang tidak berpengalaman itu. Dan kenyamanan yang dicari oleh Israel dipakai Tuhan untuk melatih iman mereka (2).

Dari pengalaman bangsa Israel bersama Tuhan kita belajar bahwa jika kenyamanan atau kesenangan berarti mengabaikan kehendak Tuhan, maka tidak seharusnya kita menghalalkan segala cara demi tercapainya kenyamanan atau kesenangan itu. Karena ketidaknyamanan atau kesusahan bisa saja merupakan ajang pembentukan dari Tuhan agar kita terlatih sehingga menjadi dewasa di dalam iman serta memiliki ketergantungan penuh kepada Tuhan.

Ayat Alkitab: Hakim-hakim 3:1-6
3:1 Inilah bangsa-bangsa yang dibiarkan TUHAN tinggal untuk mencobai orang Israel itu dengan perantaraan mereka, yakni semua orang Israel yang tidak mengenal perang Kanaan.
3:2 --Maksudnya hanyalah, supaya keturunan-keturunan orang Israel yang tidak mengenal perang yang sudah-sudah, dilatih berperang oleh TUHAN.
3:3 Yang tinggal ialah kelima raja kota orang Filistin dan semua orang Kanaan, orang Sidon dan orang Hewi, yang mendiami pegunungan Libanon, dari gunung Baal-Hermon sampai ke jalan yang menuju ke Hamat.
3:4 Mereka itu ada di sana, supaya Ia mencobai orang Israel dengan perantaraan mereka untuk mengetahui, apakah mereka mendengarkan perintah yang diberikan TUHAN kepada nenek moyang mereka dengan perantaraan Musa.
3:5 Demikianlah orang Israel itu diam di tengah-tengah orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.
3:6 Mereka mengambil anak-anak perempuan, orang-orang itu menjadi isteri mereka dan memberikan anak-anak perempuan mereka kepada anak-anak lelaki orang-orang itu, serta beribadah kepada allah orang-orang itu.

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN KRISTEN

RENUNGAN KRISTEN
Renungan Air Hidup            : lihat daftar isi Renungan Harian Online     : lihat daftar isiRenungan Harian Truth       : lihat daftar isiRenungan Santapan Harian : lihat daftar isiRenungan Kristen Teks        : lihat daftar isiKhotbah Kristen                 : lihat daftar isi

Khotbah Kristen Philip Mantofa

Posting ini berisi khotbah dari Ps. Philip Mantofa. Beliau adalah adalah orang yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Dalam pelayanannya banyak orang yang merasa terberkati, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan menerima mukjizat. karena apa yang disampaikan bukan hanya sekedar kata-kata motivasi dunia tapi semua berasal dari Alkitab yang adalah penuntun dan panduan bagaimana kita manusia seharusnya hidup di dunia ini.
Salah satu acara yang dibawakan Ps. Philip mantofa adalahbefore 30 show di global tvyang tayang setiap hari sabtu jam Pukul 12.00 WIB.


Silahkan pilih khotbah di bawah untuk di download.



Renungan Pemuda Kristen

Baca:  Amsal 22:1-16

"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu."Amsal 22:6






Dengarkan ►           Masa muda adalah masa 'emas' dalam perjalanan hidup seseorang.  Masa di mana seseorang sedang dalam puncak gejolak;  masa mengekspresikan segala potensi yang dimilikinya.  Namun juga bisa dikatakan sebagai masa 'rentan' terhadap segala pengaruh yang ada, apakah itu pengaruh baik yang membawanya kepada suatu keberhasilan, ataukah pengaruh buruk yang sewaktu-waktu bisa saja menjerumuskannya diarahkan secara tepat dan benar, sebab mereka itu sangat produktif dan bertalenta.

     Saat ini perkembangan dunia begitu pesat bukan hanya di bidang tertentu saja, tapi hampir di seluruh bidang kehidupan manusia.  Salah satunya adalah bidang teknologi:  ada internet, handphone super canggih, laptop, ipad dan sebagainya.  Muncul istilah email, facebook, twitter.  Mau tidak mau kemajuan teknologi i…